Sabtu, 02 November 2013

Arsenal vs Liverpool: Duel Kreativitas Mempertaruhkan Puncak Klasemen

Ya tak terasa bulan November telah tiba, di awal bulan ini kita disajikan oleh pertandingan luar biasa yang akan mempertemukan Arsenal yang diasuh Arsene Wenger sang Profesor melawan Liverpool yang diasuh Brendan Rodgers. Pertandingan ini akan sangat menarik untuk dilihat, mengapa? Karena kita akan melihat duel Mesut Oezil sang assister Arsenal beradu kreativitas melawan Steven Gerrard, kapten sekaligus skipper Liverpool. Oezil yang baru didatangkan dari Real Madrid musim panas ini tentu tidak ingin timnya kalah di duel sengit ini. Gerrard pun demikian, sang komandan Liverpool akan memberikan hasil yang terbaik untuk timnya. Selain itu kita akan melihat duel antara Olivier Giroud melawan SAS atau Suarez and Stturidge. Giroud saat ini menempati top skor Arsenal dengan koleksi 4 gol. Sedangkan SAS jika ditotal sudah menyumbangkan 14 gol. Luis Suarez diprediksi akan menentukan hasil akhir di Emirates Stadium.... SO, football lovers.. enjoy your weekend with this SUPER BIG MATCH!!

Kamis, 31 Oktober 2013

"Banyak Pemain Dortmund Layak Masuk Nominasi Ballon d'Or"

FIFA telah mengeluarkan 23 nama kandidat peraih FIFA Ballon d'Or 2013. Dari nama-nama tersebut Bayern Munchen mengirim enam calon untuk meraih penghargaan tertinggi sebagai pemain bola. Hal ini ternyata melecut tanda tanya dari seorang Sebastian Kehl.
Menurut kapten Borussia Dortmund itu, beberapa pemain dari timnya layak masuk dalam 23 daftar tersebut. Dari 23 nama tersebut, Dortmund hanya mengirim Robert Lewandowski sebagai wakilnya.
"Pertama-tama, aku belum melihat daftar tersebut secara keseluruhan, jadi bagiku ini adalah situasi baru. Tapi aku mengharapkan ada beberapa pemain Dortmund untuk masuk dalam daftar tersebut," ujar Kehl.
"Dan saya tidak membenarkan untuk melihat hanya satu pemain Dortmund yang ada dalam daftar itu. Mungkin saja orang-orang menilai Dortmund dari segi timnya, tapi tentu saja kami memiliki banyak individu hebat dalam tim ini," tambah dia.
Kehl sendiri tidak terlalu menyesali keputusan FIFA tersebut. Baginya, saat ini kesuksesan Dortmund memang terbentuk karena kompaknya tim, bukan satu atau dua pemain.
"Kami sukses secara tim, dan pada akhirnya aku pikir hal tersebut bukan hal yang layak kami debati," tukasnya.
Selain mengirim Lewandowski sebagai salah satu dari 23 pemain terbaik dunia, mereka juga mengirim pelatih mereka, Jurgen Klopp masuk dalam 10 nominasi peraih penghargaan pelatih terbaik.

Sumber: DuniaSoccer

"Pirlo Bukan Saingan Messi dan CR7"

Pelatih Juventus, Antonio Conte menilai, kans Andrea Pirlo meraih Ballon d'Or tahun ini sangat kecil. Apalagi Pirlo harus bersaing dengan sejumlah bintang lapangan hijau lainnya.
Dari 23 nomine, nama-nama seperti Franck Ribery, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo jelas diunggulkan. Namun Conte berpendapat, Pirlo layak meraih Ballon d'Or.
"Bagi saya, jika ada satu pemenang maka dia adalah Pirlo," beber Conte, dilansir La Gazzetta dello Sport .
"Saya tahu itu tidak mungkin terjadi. Pemain seperti Messi, Ronaldo, Ribery dan (Zlatan) Ibrahimovic berada di posisi unggulan, namun dia (Pirlo) layak meraihnya. Saya senang jika dia memenangkannya," lanjutnya.
Selain itu, Conte juga kecewa lantaran nama kapten AS Roma, Francesco Totti tidak masuk dalam daftar nomine peraih Ballon d'Or.
"Itu mengejutkan bahwa tidak ada Totti dalam daftar (nomine pemenang). Fifa telah melupakan dia," tandas allenatore berusia 44 tahun tersebut.

Sumber: DuniaSoccer

"Ibrahimovic Tak Laik Gondol Ballon d'Or"

Midfielder Queens Park Rangers, Joey Barton mendiskreditkan kapasitas Zlatan Ibrahimovic. Ibrahimovic diyakini tak laik merebut penghargaan Ballon d'Or.
Ibrahimovic masuk dalam daftar 23 nama calon nominasi untuk edisi tahun ini. Legiun asal Swedia itu bersanding dengan nama-nama tenar semisal Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Franck Ribery dan Robin van Persie.
"Tidak. Dia tidak pantas untuk Ballon d'Or. Dia bukanlah pemain terbaik di dunia," ucap Barton dalam wawancara bersama RMC.
Bukan rahasia lagi, Barton yang membela Olympique Marseille musim lalu, kerap bentrok dengan Ibrahimovic. Terlebih, pertemuan keduanya dipanaskan oleh duel sarat rivalitas, Le Classique.
"Aku tidak memiliki masalah dengan Zlatan. Dia merupakan seorang pemain hebat dengan kepribadian menari. Dia adalah pencetak gol luar biasa dan sepak bola membutuhkan pemain sepertnya," tambah Barton.

Sumber: DuniaSoccer

Beckham Segera Miliki Klub di Miami

Eks bintang dan kapten tim nasional Inggris, David Beckham dikabarkan telah memilih Miami sebagai tempat untuknya membuat sebuah klub yang bakal berkompetisi diMajor League Soccer, Amerika Serikat. Pemilihan Miami sebagai kota yang ingin dibuat sebuah klub sepak bola oleh Beckham tak lepas dari bahwa daerah tersebut menjadi target ekspansi MLS.
Saat masih bermain di Los Angeles Galaxy Beckham memiliki klausul kontrak pada tahun 2007 lalu yang di dalamnya terdapat pernyataan bahwa Beckham bisa membeli sebuah klub MLS dengan potongan harga hingga 25 juta dolla Amerika. Pemain yang mengakhiri karier di klub Prancis, Paris Saint-Germain itu pun mengaku tertarik untuk membangun sebuah klub di Amerika.
"Kenapa Amerika? Karena saat saya bergabung dengan LA Galaxy saya selalu berkomitmen kepada MLS dan saya juga berjanji untuk memabntu mengembangkan olahraga ini di negara itu," ujar Beckham kepada BBC. 
"Saya pikir hal ini tidak akan mencapai pada fase di mana sepak bola akan mengalahkan basket dan menjadi olahraga nomor satu di sana," tambah dia.
Saat ini, MLS masih memiliki 19 tim yang ikut berkompetisi, akan tetapi kompetisi teratas Amerika Serikat itu berencana mengembangkan kompetisi itu menjadi 24 klub yang akan bermain pada tahun 2020 nanti.

Sumber: DuniaSoccer

Pilih Spanyol, Costa Didukung Simeone

Keputusan Diego Costa memilih Spanyol daripada Brasil sebagai tim yang akan dibelanya sempat mendapat banyak kritikan. Akan tetapi, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mendukung keputusan sang striker haus gol tersebut.
Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF) menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan Costa. Pelatih tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari pun mengatakan bahwa Costa telah mengkhianati mimpi jutaan rakyat Brasil.
Kendati begitu, Simeone mendukung langkah yang telah diambil oleh Costa. Pelatih berkebangsaan Argentina itu juga menyangkal bahwa memengaruhi keputusan striker 25 tahun tersebut.
"Saya tak pernah memengaruhinya secara personal, dia selalu terpengaruh apa yang dibutuhkan oleh tim," ujar Simeone mengomentari keputusan Costa.
"Tentu saja ini akan memberikan dia ketenangan untuk lebih fokus apa yang akan dia lakukan ke depannya bersama tim nasional Spanyol dan kami," tambah dia.
Menurut Simeone, Costa mengambil keputusan ini berdasarkan pertimbangan yang matang. Dia pun percaya bahwa striker yang telah mengoleksi 11 gol di Liga BBVA itu akan semakin berusaha lebih baik lagi.
"Keputusan sudah dibuat. Saat seseorang telah membuat keputusan, dia sebelumnya sudah mengevaluasi alasan untuk mengambil pilihannya. Diego menunjukkan hal itu dan dia ingin terus bekerja keras setiap harinya," tutup Simeone.

Sumber: DuniaSoccer

Maradona: Aguero Seorang Pengecut!

Diego Maradona merayakan ulang tahunnya yang ke-53 pada Rabu (30/10) dengan mengomentari menantunya, Sergio Aguero. Sosok yang menjadi legenda hidup Argentina itu menyebut bahwa striker Manchester City sebagai seorang pengecut. Aguero dan anak Maradona, Giannina Maradona berpisah pada Januari lalu dan anak mereka, Ben memilih bersama dengan sang ibu di Buenos Aires.
Maradona tak bias menyembunyikan kemarahannya setelah Aguero menyatakan bahwa tidak takut kepada siapapun. Namun, eks striker Atletico Madrid itu ternyata menghindari pertemuan dengan Maradona.
"Dia (Aguero) berujar kepada Giannina:'Aku tidak takut kepada siapapun'. Di pertemuan selanjutnya dengan pengacara saya ingin bersama dengan putriku untuk melihat apakah dia memiliki keberanian untuk mengatakan hal itu lagi," ungkap Maradona kepada Metro Radio. 
Sayang, saat pertemuan kedua digelar Aguero memilih waktu yang Maradona tak bisa hadir. Saat itu Maradona sedang berlibur ke Dubai, maka sang legenda tak bisa menghadiri pertemuan tersebut.
"Saya sangat marah. Dia pribadi yang lemah. Dia tahu bahwa saya sedang berada di Dubai, itulah mengapa dia datang ke pertemuan tersebut," rutuk Maradona.

Sumber: DuniaSoccer

Alonso: Beri Waktu bagi Bale!

Hijrah ke Real Madrid sebagai pemain termahal dunia, Gareth Bale sempat terlihat kesulitan menunjukkan performa terbaik. Namun, dia berhasil membuktikan kualitasnya saat melawan Sevilla (30/10). Bale mampu mencetak dua gol pada laga itu.
Tentu pujian sontak dilayangkan bagi mantan bintang Tottenham Hotspur tersebut. Salah satunya dari gelandang Xabi Alonso. Dia yakin Bale akan semakin tajam seiring berjalannya waktu.
"Kualitas Bale sangat jelas di mata kami. Dia akan jauh lebih berkembang ketika telah benar-benar beradaptasi," tutur Alonso kepada situs resmi klub.
"Dia butuh waktu penyesuaian di Liga BBVA lantaran semuanya sangat berbedan dengan Premier League. Kami butuh waktu untuk terbiasa dengan Bale, begitu juga sebaliknya," lanjut pemain berusia 31 tahun itu.
Bale sebelumnya memang sempat mengalami masalah dengan kebugaran sejak didatangkan dari Inggris. Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti pun sempat beberapa kali memarkirnya.

Sumber: DuniaSoccer

Comeback, Gelandang Andalan Madrid Girang

Sejak terjerat cedera cukup panjang, Xabi Alonso akhirnya kembali membela Real Madrid saat menghadapi Sevilla pada Rabu (30/10) kemarin. Alonso pun mengaku sangat bahagia dapat comeback, terlebih Madrid sanggup menang 7-3 pada laga tersebut.
"Aku sangat senang. Kini aku sudah tak mempunyai masalah dan berharap supaya aku terus bisa membantu tim secara perlahan," ungkapnya kepada situs resmi klub.
Alonso pula menilai pasukan Carlo Ancelotti sudah bermain cukup bagus sejak awal musim. Namun, dia ingin Cristiano Ronaldo cs tetap fokus dan mengevaluasi penampilan.
"Rasanya tim sudah kembali terbentuk dengan baik, tetapi masih ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki. Dengan terus mempertahankan perorma apik serta mengoreksi diri, kami pasti dapat jauh lebih baik. Semoga saja kami bisa melangkah jauh sesuai harapan," lanjut Alonso.
Madrid kini bercokol di peringkat tiga klasemen Liga BBVA. Mereka tertinggal enam poin dari sang rival abadi, Barcelona yang tengah kokoh di puncak.

Sumber: DuniaSoccer

Boyong Mata, PSG Siapkan Rp624 Miliar

Sukses menjadi salah satu penggawa sentral terbaik yang dimiliki Chelsea sepanjang musim lalu, Juan Mata justru kesulitan mendapat posisi dalam tim inti di bawah rezim Jose Mourinho.
Kenyataan ini pun lantas memunculkan rumor tentang adanya ketertarikan Paris Saint-Germain (PSG) terhadap sang pemain. Tak tanggung-tanggung, PSG rela menghamburkan dana sebesar 41 juta euro (setara dengan Rp624 miliar) demi memboyong sang playmaker.
Mata sendiri mengaku bahagia di Stamford Bridge. Dia senang dengan perlakuan para fans The Blues, tetapi dia tak memungkiri keinginannya untuk terus bermain secara reguler.
"Aku senang di Chelsea. Aku selalu merasakan dukungan dari para fans di setiap laga atau pun di jalan-jalan. Aku selalu berusaha untuk mencetak gol dan membuat mereka bahagia. Tentu aku ingin bermain sebanyak yang aku bisa," ungkapnya kepada Tuttosport.
Mata sendiri berhasil mendulang gol saat Chelsea menghadapi Arsenal pada ajang Capital One Cup pada Selasa (29/10) lalu. Namun, jika Mou terus mengesampingkan sang pemain, bukan tak mungkin Mata bakal hijrah ke klub lain. PSG sendiri diberitakan menjadi kandidat terkuat sebagai calon pembeli Mata untuk bursa transfer musim dingin mendatang.

Sumber: DuniaSoccer

Rekor-rekor di Bernabeu Semalam

Kemenangan 7-3 yang diraih oleh Real Madrid atas Sevilla semalam membuahkan beberapa rekor. Apa sajakah rekor-rekor tersebut?

Pada pertandingan yang dihelat di Santiago Bernabeu, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB, Madrid menang berkat tiga gol dari Cristiano Ronaldo, dua gol dari Karim Benzema, dan dua gol dari Gareth Bale.

Sementara, tiga gol Sevilla dihasilkan oleh Ivan Rakitic (dua gol) dan Carlos Bacca.

Kendati menang telak, Carlo Ancelotti menyebut bahwa Madrid masih butuh perbaikan. Kebobolan tiga gol menunjukkan bahwa Los Blancos masih kurang seimbang dalam menyerang dan bertahan.

Toh, tetap saja kemenangan 7-3 itu adalah kemenangan yang terbilang impresif.

Dalam catatan InfoStrada, ini adalah pertama kalinya dalam 46 tahun terakhir tercipta 10 atau lebih gol di Bernabeu. Rekor sebelumnya adalah ketika Madrid mengalahkan Real Sociedad 9-1 pada 1967.

Rekor lainnya adalah untuk Sevilla. Bagi tim asal Andalusia tersebut, ini adalah kekalahan paling telak yang pernah mereka dapatkan di liga. Rekor sebelumnya adalah ketika mereka takluk 3-6 dari Osasuna tahun 1935.

Kemenangan ini masih belum mengubah posisi Madrid di klasemen. Madrid masih tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi nilai 25, tertinggal dua angka dari Atletico Madrid dan enam angka dari Barcelona.

Sumber: detiksport

Inikah Trio Idealmu, Ancelotti?

Kemenangan 7-3 yang diraih Real Madrid atas Sevilla menunjukkan satu hal yang begitu jelas: Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale tampil begitu impresif di lini depan.

Sebelum pertandingan, Ancelotti mengatakan bahwa Benzema, yang sudah lama tidak mencetak gol sebelumnya, sudah pasti mendapatkan tempat di starting XI. Siapa dua pemain depan lainnya, dia tidak mau menyebutkan.

Ketika starting XI diumumkan, jelas siapa dua pemain lainnya --dan tidak begitu mengejutkan: Ronaldo dan Bale. Keduanya ditaruh sebagai flank di sisi kiri dan kanan. Sementara, Isco ditaruh sebagai gelandang serang di tengah, ditemani oleh Sami Khedira dan Asier Illarramendi sebagai gelandang bertahan.

Ronaldo, Benzema, dan Bale kemudian menunjukkan mengapa keputusan Ancelotti tersebut terbilang tepat. Secara kasat mata adalah statistik dari ketiganya: Ronaldo sukses mencetak hat-trick, sementara Benzema dan Bale menyumbang dua gol. Tidak hanya itu, Benzema dan Bale juga menyumbang dua assist.

Statistik lainnya, Ronaldo dan Bale juga jadi pemain Madrid yang paling agresif. Ronaldo melepaskan 6 attempts (4 on target) sepanjang laga, sementara Bale melepaskan 4 attempts (3 on target). Benzema lebih efektif: 2 attempts (2 on target) dan dua-duanya berbuah jadi gol.

Itu baru dari catatan statistik. Dari segi permainan, ketiganya juga terbilang cair dalam bergerak dan berpindah posisi. Hal ini terlihat dari bagaimana gol pertama Bale tercipta.

Pada gol tersebut, Benzema, yang tadinya berada di tengah, bergerak ke sisi kiri untuk menerima bola. Sementara Benzema menerima bola, Ronaldo, yang tadinya ada di sisi kiri, berlari masuk ke dalam kotak penalti, mengisi ruang kosong di sisi tiang jauh. Sedangkan Bale, yang tadinya berada di sisi kiri, masuk ke tengah mengisi ruang kosong yang ditinggalkan Benzema.

Gol itu berakhir dengan sederhana: Benzema memberikan bola kepada Bale, yang lantas melepaskan sepakan kaki kiri terarah. Kendati sederhana, pergerakan ketiganya terbilang menarik --dan demikianlah yang terjadi sepanjang laga.

Salah satu gol Benzema juga memperlihatkan bagaimana Bale sukses melihat pergerakan Benzema sebelum akhirnya memberikan umpan tarik kepada bomber asal Prancis tersebut.

Dengan ketiganya, Madrid bermain dengan kecepatan penuh. Mereka menekan tinggi pertahanan Sevilla dan tiap kali merebut bola langsung melakukan serangan balik cepat. Adanya Ronaldo dan Bale memungkinkan Los Blancos bermain dengan gaya ini.

"Kami memang ingin bermain dengan tempo cepat dan kami sudah membicarakannya di ruang ganti. Kami kemudian mencoba melakukannya dan semuanya berjalan dengan baik," ujar Asier Illarramendi di situs resmi klub.

Di sisi lain, pertahanan Madrid terbilang mengkhawatirkan. Dalam dua laga terakhir di liga, gawang mereka kebobolan lima gol. Ancelotti pun menyebut bahwa timnya kurang seimbang dalam bertahan dan menyerang. Ini pun jadi pekerjaan rumah baru untuknya.

Sumber: detiksport

Setelah Dua Bulan, Benzema Akhirnya Bikin Gol Lagi di La Liga

Setelah cukup lama tak bikin gol untuk Real Madrid, Karim Benzema akhirnya mengakhiri puasanya itu. Ia langsung menandainya dengan dua gol.

Gol-gol dari penyerang Prancis berusia 25 tahun itu lahir dalam kemenangan 7-3 yang dipetik Madrid atas Sevilla dalam laga La Liga Primera, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB.

Ini mengakhiri puasa gol Benzema bersama Madrid selama dua bulan lebih di La Liga, mengingat kali terakhir ia melakukannya adalah saat mencetak gol tunggal kemenangan El Real atas Granada tanggal 26 Agustus lalu--di ajang Liga Champions Benzema sempat bikin dua gol ke gawang Galatasaray pada tanggal 17 September lalu.

Selain gol, ada nilai tambah untuk Benzema dalam laga lawan Sevilla tersebut karena ia juga berhasil mencatatkan dua assist sebagaimana dicatat ESPN.

Menilik catatan tersebut maka yang lega dan gembira niscaya bukan cuma Benzema, melainkan juga Entrenador Carlo Ancelotti karena penyerang tengah andalannya itu sudah tampil oke.

"Itu adalah sebuah laga yang gila. Kami memulai dengan sangat baik kemudian kehilangan kendali, tapi kami akhirnya mencetak banyak gol dan ada performa sip terutama dari tiga pemain depan. Kami bermain lebih cepat, kami tampil lebih vertikal. (Gareth) Bale, (Cristiano) Ronaldo, dan Benzema berkombinasi dengan amat baik," kata Ancelotti di Daily Mail.

Di laga tersebut Bale mencetak dua gol dan Ronaldo membukukan trigol.

Tentu saja kini Madrid dan Ancelotti berharap Benzema akan bisa tampil lebih konsisten sehingga tak perlu lagi menunggu satu atau bahkan dua bulan untuk kemunculan gol berikutnya.

Sumber: detiksport

Capital One Cup: 7 Tim Premier League Kepung 1 Tim Divisi Championship

Piala Liga babak keempat hampir rampung. Tujuh tiket ke perempat final telah ludes.
Satu tiket bersisa akan diperebutkan oleh Sunderland dan Southampton. Laga tersebut baru akan dimainkan oleh dua tim belang merah-putih itu pada 6 November mendatang.
Tujuh tiket sisa lainnya sudah didapatkan Manchester City, Leicester City, Stoke City, Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan West Ham United.
Menarik melihat keberhasilan Leicester City menyeruak ke perempat final setelah menyisihkan Fulham. The Foxes menjadi satu-satunya wakil Football League (non-Premier League) yang tersisa.
Tantangan berat akan dihadapi di perempat final. Sebab, Leicester akan ditantang tim bertabur bintang, Manchester City di Stadion King Power. (jalu)
Jadwal Perempat Final (16 Desember 2013):
Leicester vs Man. City
Stoke vs Man. United
Sunderland/Southampton vs Chelsea
Tottenham vs West Ham

Sumber: detiksport

Illaramendi Sambut Gembira Kembalinya Xabi Alonso

Setelah absen berbulan-bulan, Xabi Alonso akhirnya bermain lagi. Asier Illarramendi menyambut gembira kembalinya gelandang internasional Spanyol itu.

Xabi udah absen sejak akhir musim lalu karena menjalani operasi pemulihan cedera pangkal paha. Namun belum sempat bermain di musim yang baru, dia kembali diterpa cedera patah tulang metatarsal Agustus lalu.

Pada laga melawan Sevilla di Santiago Bernabeu, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB, Xabi tidak tampil sebagai starter. Dia baru masuk pada menit ke-64 menggantikan Illarramendi.

"Dia adalah pemain penting buat kami. Dia sudah lama berada di sini dan selalu jadi pemain penting," ujar Illarramendi di situs resmi klub.

Carlo Ancelotti menyebut bahwa Illarramendi dan Xabi sulit untuk dimainkan bersamaan. Kendati demikian, Illarramendi tidak khawatir. Dia yakin dengan pulihnya Xabi dia tidak akan kehilangan kesempatan.

"Akan ada kompetisi yang lebih ketat di sini dan itu bagus untuk kami. Itu akan membantu kami berkembang."

"Kami akan bertanding setiap tiga hari sekali dan harus melakukan rotasi supaya pemain bisa mendapatkan rehat. Yang paling penting adalah bermain seperti gaya kami saat ini, siapapun yang dimainkan di lapangan," kata Illarramendi.

Sumber: detiksport

Gantikan Hart, Pantilimon Tuai Pujian

Posisi kiper utama Manchester City pada laga Piala Liga versus Newcastle United ditempati Costel Pantilimon. Kiper jangkung asal Rumania itu tampil apik dan menghindarkan gawangnya dari kemasukan.
Sejumlah pujian diterima Pantilimon. Mereka menilai Pantilimon memang pantas diberikan kepercayaan untuk tampil.
"Pantilimon hebat. Dia telah bekerja keras saat latihan. Ini adalah kali kedua dia tak memasukan pada pertandingan Piala Liga. Dia menunjukkan perkembangan," puji striker Edin Dzeko.
Manajer Manuel Pellegrini juga gembira dengan performa sang pemain. Namun, dia tak kaget karena memang mengetahui kualitas Pantilimon.
"Pantilimon selalu mendapatkan kepercayaan dari saya maupun tim. Dia pemain bagus. Karena itulah, dia membela klub ini," sanjung Pellegrini.
"Dia mungkin tak banyak mendapatkan kesempatan bermain karena ada Joe Hart. Tapi, saya tetap memercayainya," tambah manajer asal Cile itu.
Penampilan apik Pantilimon ini tentu bisa mengancam posisi Hart. Apalagi, kiper timnas Inggris itu membuat blunder saat kalah dari Chelsea, akhir pekan lalu.

Sumber: DuniaSoccer.com

Adu Kuat Arsenal-Liverpool di Emirates Akhir Pekan Ini

Akhir pekan ini big match Liga Inggris adalah Arsenal versus Liverpool. Mereka akan bertempur di Emirates Stadium dalam posisi yang berdekatan di papan atas.

Sama-sama baru kalah satu kali dari sembilan pertandingan, The Gunners sedang di puncak klasemen, sedangkan The Reds di urutan ketiga dengan jarak hanya dua poin. Tim yang berada di antara mereka, Chelsea, akan melawat ke markas Newcastle United.

Bagi Arsenal ini akan menjadi laga besar keduanya di liga musim ini. Kala menghadapi tetangga terdekatnya, Tottenham Hotspur, mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0.

Kemarin Per Mertesacker dkk. memang kalah dari Chelsea, tapi itu di Piala Liga, yang memang terlanjur dianggap kurang penting oleh mereka. Hanya saja, kekalahan itu tetap saja mengurangi sebuah trofi yang bisa dimenangi di musim ini.

Selain menghibur fans yang tak suka timnya dikalahkan Chelsea, kemenangan atas Liverpool hari Sabtu (2/11/2013) lusa akan menggaransi Arsenal untuk tetap bercokol sebagai pimpinan kompetisi. Jika berhasil, maka itu akan menjadi modal psikologis yang sangat baik karena selanjutnya Arsenal akan menghadapi Borussia Dortmund di Liga Champions dan Manchester United pekan depan.

Di sisi Liverpool, inilah big match kedua mereka di liga musim ini, setelah pada 1 September sukses menaklukkan MU 1-0 di Anfield -- walaupun 24 hari kemudian dikalahkan tim yang sama, juga dengan skor 0-1, di Capital One Cup.

Pendukung Liverpool sedang dalam gairah yang sangat tinggi karena sejauh ini pasukan Brendan Rodgers tampil bagus. Penyerangan mereka juga sedang ciamik, dengan menghasilkan rata-rata tiga gol per game dalam empat laga terakhir. Dan dua ujung tombak mereka, Luis Suarez dan Daniel Sturridge, tengah memperlihatkan sesuatu yang menyenangkan.

Musim lalu Liverpool tak bisa mengalahkan lawannya itu. Mereka tumbang 0-2 di Anfield, dan hanya mampu bermain imbang 2-2 di Emirates.

Prediksi Anda, apa hasil pertandingan nanti?

 Sumber: detiksport

Andik Ingin Segera Bermain di J-League

Bintang tim nasional Indonesia U-23, Andik Vermansyah menyatakan hasratnya untuk berkompetisi di liga teratas Jepang, J-League. Pemain yang memiliki keunggulan dalam kecepatan itu sebelumnya memang telah melakukan uji coba dengan klub Jepang, Ventforet Kofu.
Pada uji coba yang dilakukan bulan lalu kontra Shimizu S-Pulse Andik berhasil mencetak gol. Namun, di laga uji coba itu tim Andik harus menelan kekalahan 3-1. Andik pun berharap bisa menandatangani kontrak profesional dengan Ventforet. Baginya, bermain di kompetisi J-League akan membuat dirinya lebih berkembang.
"Aku berharap pindah ke J-League, meskipun semuanya kini bergantung dengan Tuhan, dan pelatih Ventforet akan memutuskan apakah aku akan dikontrak atau tidak," ungkap Andik, seperti dilansir situs resmi FIFA.
"Ini adalah klub hebat dan aku merasa disambut di sini. Level permainan di Jepang sangat tinggi, pertandingan sangat ketat dan cepat. Anda pun tidak diberikan banyak ruang untuk men-dribble bola seperti di Indonesia. Aku yakin akan berkembang pesat jika bermain di sini," jelas Andik lebih jauh.
Saat ditanya tentang kesempatannya untuk melewati pencapaian dua legenda sepak bola Indonesia, Ramang dan Bambang Pamungkas, Andik tak ingin tergesa-gesa. Menurutnya, saat ini dia ingin menjadi pesepak bola yang baik.
"Itu bukanlah tujuanku saat ini. Aku hanya memikirkan bagaimana caranya menjadi seorang pemain yang bagus dan bermain konsisten. Aku harap bisa menyamai pencapaian mereka," tukas Andik.

 Sumber: DuniaSoccer.com

Gol Tandukan Keenam Batalkan Kemenangan Milan

Setelah ditaklukkan Parma, Milan tak jua keluar dari tren negatif. Armada Massimiliano Allegri harus tertahan saat menjamu Lazio, Rabu (30/10). Pada laga ini, pertahanan tuan rumah mempertegas rapor merah dalam duel udara.
I Rossoneri menebar dua ancaman beruntun pada 20 menit pertama. Aktornya serupa, yakni Ricardo Kaka. Sayang, percobaan Kaka masih bisa dimentahkan Federico Marchetti dan melebar di sisi gawang.
Pada sisa paruh pertama, kedua tim lebih banyak berjibaku di lini tengah. Alhasil, skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Sembilan menit usai kick-off  babak kedua, kebuntuan tuan rumah baru terpecahkan. Dari pinggir lapangan, Balotelli menyodorkan bola kepada Kaka. Nama terakhir mendekati tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan ke pojok kiri atas gawang Lazio. Federico Marchetti pun cuma bisa terdiam melihat bola menggetarkan jalanya.
Namun, Milan lengah dan tak mampu mempertahankan keunggulan. Pada menit ke-72, Antonio Candreva mengirim umpan silang dari sisi kanan. Meski diadang oleh Nigel De Jong, Michael Ciani sukses menanduk bola ke tiang dekat. Inilah gol tandukan keenam yang diderita di Serie-A musim ini.
Tiga menit berselang, Massimiliano Allegri bereaksi dengan dua pergantian sekaligus. Sulley Muntari dan Valter Birsa ditarik keluar. Sedangkan Andrea Poli dan Alessandro Matri masuk mengisi kekosongan.
Alih-alih bangkit, Milan justru semakin terkurung. Skenario comeback  hampir saja terjadi andai Gabriel tak mengantisipasi percobaan Miroslav Klose dan Candreva pada sepuluh menit terakhir laga. Tak ayal, tiada gol tambahan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Milan turun satu strip ke posisi sebelas klasemen sementara. Sementara itu, Udinese yang sukses menaklukkan Sassuolo, berhak menggusur Milan.

 Sumber: DuniaSoccer.com

Juventus Gasak Catania, Napoli Bungkam Fiorentina

Juventus tampil superior dalam giornata ke-10, Rabu (30/10). Menjamu Catania di Juventus Stadium, tim asuhan Antonio Conte menuai kemenangan besar.
Catania punya rekor bermain yang cukup apik saat bertemu Juventus. Dalam 12 pertemuan sejak 2006-07, Catania tidak pernah kalah dari Juventus sebelum laga ini digelar.
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-26. Arturo Vidal menghujam gawang Catania dengan tendangan mendatar setelah menerima assist Carlos Tevez.
Delapan menit berselang, Tevez dilanggar pemain Catania tak jauh dari luar kotak penalti. Andrea Pirlo yang ditunjuk sebagai eksekutor tendangan bebas sukses melakukan tugasnya.
Pada babak kedua, I Bianconeri memperlebar jarak dari Catania. Kini giliran Tevez yang mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-65 setelah bekerja sama dengan Fernando Llorente.
Hanya butuh empat menit bagi Juventus untuk mencetak gol keempat. Leonardo Bonucci menyarangkan bola ke gawang tim tamu setelah menerima umpan silang Sebastian Giovinco hasil operan pendek Pirlo dari sepak pojok.
Bak jatuh tertimpa tangga, Catania harus bermain sepuluh orang setelah Tiberio Guarente mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-84.
Juventus tak membiarkan Catania memperoleh gol penghibur. Hingga wasit meniup peluit panjang, La Vechia Signora sukses menjaga keunggulan 4-0 atas Catania.
Tambahan tiga poin dari laga ini membuat posisi Juventus mantap di peringkat ketiga klasemen Serie-A. Anak asuh Antonio Conte meraih 25 poin dari sepuluh laga, menyamai perolehan Napoli yang menghuni peringkat kedua.
Di pertandingan lain, Napoli juga mengamankan tiga poin saat bertandang ke markas Napoli, Stadion San Paolo, berkat kemenangan dengan skor 2-1.
Napoli unggul lebih dulu pada menit ke-12. Winger asal Spanyol, Jose Callejon merobek gawang Fiorentina yang dikawal oleh Neto berkat assist Gonzalo Higuain.
Namun Fiorentina mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-28 lewat gol Giuseppe Rossi dari titik putih. Poin maksimal direbut Napoli setelah Dries Mertens mencetak gol, kembali dari assist Higuain.

Sumber: DuniaSoccer.com

120 Menit, Negredo & Dzeko Empaskan The Magpies

Manchester City bangkit usai kekalahan dari Chelsea. Saat bertandang ke markas Newcastle United dalam rangka Capital One Cup, Rabu (30/10), pasukan Manuel Pellegrini menuai hasil lewat gol Alvaro Negredo dan Edin Dzeko.
Sejatinya, publik St James Park sempat mendapat asa saat tandukan Papiss Cisse menggetarkan gawang Costel Pantilimon pada menit ke-32. Namun, hakim garis mengangkat bendera sebagai penanda posisi offside untuk Cisse.
Tim tamu balas menebar lebih banyak ancaman pada paruh kedua. Sayang, saat berhadapan satu lawan satu dengan Tim Krul pada menit ke-63, tembakan Jesus Navas masih melambung di atas mistar.
Pun demikian dengan peluang Alvaro Negredo sembilan menit berselang. Striker asal Spanyol tersebut terlalu lama menahan bola. Alhasil, tembakannya masih bisa diblok pemain belakang The Magpies. Skor kacamata bertahan hingga waktu normal berakhir.
Kebuntuan tim tamu baru terpecahkan saat extra-time berlangsung sembilan menit. Edin Dzeko coba menggiring bola ke daerah enam yard terakhir. Bola bergulir dan disambar Negredo hingga menggetarkan gawang Krul.
Gol ini memantik semangat The Citizens. Enam menit berselang, Dzeko ikut mencatatkan nama di papan skor setelah melakukan kerja sama satu dua dengan David Silva.
Skor 0-2 bertahan hingga peluit panjang. Armada Manuel Pellegrini pun berhak melaju ke babak kelima

 Sumber: DuniaSoccer.com

Drama 10 Gol, Ronaldo Lampaui Bale

Gareth Bale mencetak dua gol dan mewarnai kemenangan hujan gol yang terjadi pada partai Real Madrid kontra Sevilla, Rabu (30/10). Namun, dengan torehan trigol, Cristiano Ronaldo membalap capaian Bale.
Bale mengawali hujan gol pada partai ini. Saat laga belum genap 15 menit, legiun asal Wales ini menerima sodoran Karim Benzema dan mengarahkan bola ke pojok kiri gawang Antonio Alberto.
Tiga belas menit berselang, Bale menambah pundi-pundi golnya. Cristiano Ronaldo memberi eksekusi free-kick untuk Bale. Benar saja, bola hasil percobaan Bale sempat membentur pagar sebelum bergulir melewati garis gawang.
Los Blancos hanya butuh lima menit untuk menggenapkan keunggulan tiga gol. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran terhadap Isco di kotak terlarang. Kali ini, Ronaldo mengambil sendiri eksekusi dan menembak bola ke pojok kanan bawah.
Hanya saja, pertahanan tuan rumah pada tujuh menit terakhir paruh pertama. Ivan Rakitic memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti yang dipicu pelanggaran Sergio Ramos. Dua menit berselang tembakan Carlos Bacca dari jarak enam yards mengubah kedudukan menjadi 3-2, yang bertahan hingga turun minum.
Drama lima gol tampaknya belum cukup bagi kedua tin. Terutama untuk Madrid, yang ingin mencari ajang pelampiasan usai luka di El Clasico.
Alhasil, delapan menit setelah kick-off,  Bale mengirim umpan silang ke tiang dekat dan disontek Benzema ke pojok bawah gawang.
Ronaldo ambil giliran lagi pada menit ke-60. Namun, sorotan tertuju kepada Bale. Nama terakhir sempat mengelabui beberapa pemain sebelum melepaskan umpan yang disambut tembakan keras Ronaldo.
Rakitic kembali memperkecil kedudukan tiga menit berselang. Setelah menerima umpan matang Diego Perotti, Rakitic melancarkan tembakan keras ke pojok atas gawang Diego Lopez.
Ronaldo mempertegas predikat sebagai top skorer pada laga ini. Pada menit ke-71, dia menerima bola di sisi kanan dan melancarkan cut-inside.  Ronaldo pun menutupnya dengan tendangan lambung yang gagal dijangkau Antonio Alberto.
Sepuluh menit jelang waktu normal berakhir, Benzema menggenapkan laga jadi drama 10 gol. Memanfaatkan umpan silang Marcelo dari sisi kiri, tandukan Benzema bermukim di gawang Sevilla. Lesakan Benzema sekaligus menjadi penutup.
Dengan hasil ini, Madrid sukses memangkas jarak dengan Atletico Madrid. Namun, selisih bisa kembali melebar bila Atletico menaklukkan Granada, Kamis (31/10).

Sumber: DuniaSoccer.com

Jumat, 10 Mei 2013

David Moyes Manajer Baru Man. United

Teka-teki manajer baru MU setelah ditinggal Sir Alex Ferguson yang pensiun terjawab sudah. Dia adalah David Moyes. Moyes saat ini masih menjadi manajer Everton, namun kontraknya habis di penghujung musim ini. Dia pun langsung dikontrak United selama 6 tahun. Penunjukan Moyes tidak lain karena saran Fergie sendiri. Fergie memang sejak lama mengagumi sosok Moyes di dalam maupun luar lapangan. Soal loyalnya dia di klub, dia hanya kalah oleh Fergie (27 tahun), dan Arsene Wenger (17 tahun), manajer Arsenal saat ini. Moyes menjadi manajer Everton sejak 2002 atau sudah 10-11 tahun yang lalu. Penunjukan Moyes ini memang ditujukan agar dia mengikuti jejak Fergie yang juga lama di Man. United.

Musim PErtama di MU, Moyes Langsung Raih Dua Trofi

Penunjukkan David Moyes sebagai manajer baru Manchester United berbuah positif. Pada musim pertamanya, Moyes langsung mempersembahkan dua trofi juara bagi Man.United. Tapi tunggu dulu. Ternyata pencapaian itu baru terjadi dalam simulasi game  keluaran Sports Interactive , Football Manager 2013.
Seperti dilansir Sportsmail , sebelum Moyes resmi ditunjuk sebagai suksesor Sir Alex Ferguson, Football Manager 2013  ternyata sudah melakukan simulasi dengan beberapa kemungkinan.
Dalam simulasi tersebut, Moyes, yang selama 11 tahun bersama Everton gagal mempersembahkan gelar juara, mampu finis di urutan teratas klasemen Premier League pada musim 2013-14. Man. United berhasil mengungguli Chelsea asuhan Jose Mourinho yang harus puas di posisi kedua.
Tak cuma itu, Moyes pun membawa Setan Merah melaju ke final Piala FA. Trofi kedua pun berhasil disabet setelah mengalahkan Stoke City dalam laga final di Stadion Wembley.
Tak berbeda jauh dengan Ferguson, Moyes pun cukup pasif pada bursa transfer. Musim panas 2013, Moyes hanya memboyong satu pemain, yakni mantan anak asuhnya di Everton, Leighton Baines seharga 19 juta pounds. Sedangkan penjualannya hanya gelandang Brasil, Anderson, yang dilepas ke Juventus dengan banderol 7 juta pounds.
Pada musim pertamanya itu, Moyes berhasi mengoptimalkan skuad peninggalan Ferguson. Duet Wayne Rooney dan Robin van Persie membukuman 40 gol di semua ajang. Sedangkan kiper David De Gea mampu mencatat 13 clean sheets .
Tak cuma Moyes, Football Manager 2013 juga menerapkan simulasi serupa dengan menempatkan Jose Mourinho sebagai manajer Man. United. Kenyataannya, dalam simulasi tersebut, Mourinho tak mampu sesukses Moyes.
Pada Januari 2014, Man.United asuhan Mourinho masih bertengger di urutan ketiga klasemen. Beberapa pemain gagal tampil baik, seperti Danny Welbeck, Antonio Valencia dan Anderson. Mourinho pun membeli Marouane Fellaini dari Everton dan Andre Schurle dari Bayer Leverkusen dengan total biaya 47 juta pounds.
Akan tetapi, pada akhir musim Mourinho tetap gagal membawa Man.United melewati tetangganya, Manchester City. Setan Merah haya duduk di peringkat kedua, terpaut dua angka dari City yang menjadi juara.
Serupa dengan Moyes, duet Van Persie dan Rooney pun tampil impresif bersama Mourinho, dengan membukukan total 40 gol dalam semusim. Sedangkan De Gea tampil impresif dengan hanya kebobolan 31 gol.
Mourinho sendiri hampir membawa timnya menjadi juara Piala FA dan Liga Champions. Akan tetapi, di final Piala FA, Red Devils kalah 2-3 dari Chelsea melalui babak perpanjangan waktu, sebelum dibungkam City di final Liga Champions dua pekan setelahnya.
Selain dua nama itu, Jurgen Klopp dan Ole Gunnar Solksjaer juga sempat disimulasi oleh Football Manager 2013.  Namun, pencapaian keduanya tak lebih baik dari Moyes dan Mourinho.Dari hasil simulasi tersebut, terbukti insting Man.Unitd menunjuk Moyes sebagai manajer anyar merupakan pilihan tepat.

Sumber: DuniaSoccer

Moyes Bawa Anak Asuhnya ke Old Trafford

David Moyes telah terpilih sebagai manajer baru Manchester United, menggantikan Sir Alex Ferguson. Diganjar kontrak enam tahun, Moyes bersiap melakukan sejumlah perubahan, termasuk dalam staf kepelatihan. Dikabarkan Daily Mail, Moyes siap membawa anak asuhnya di Everton, Phil Neville, untuk bergabung ke dalam staf pelatih.
Neville kini berpeluang mengikuti Moyes untuk kembali ke Old Trafford. Eks pemain Manchester United itu memang telah bersiap meninggalkan Everton pada akhir musim setelah masa delapan tahun karier di Goodison Park.
Neville sendiri sebelumnya sempat dikabarkan masuk sebagai kandidat pengganti Moyes di Everton. Hanya saja, Phil pernah menegaskan masih ingin melanjutkan kariernya sebagai pemain selagi fisiknya masih memungkinkan.
Kendati demikian, Moyes mungkin akan tetap berusaha membujuk Neville. Pasalnya, dia berharap memiliki orang yang bisa dipercayainya. Neville sendiri bisa menjadi figur penting untuk membantu Moyes, mengingat latar belakangnya dengan kedua klub, pernah membela Manchester United dan juga menjadi anak asuh Moyes.
Staf kepelatihan di Old Trafford sendiri tak perlu khawatir pekerjaannya akan terancam. Normalnya, ketika seorang manajer pergi, staf kepelatihan pun akan turut diganti seiring dengan kedatangan manajer baru. Tapi, tidak demikian halnya dengan perubahan yang terjadi di kubu Red Devils.
Diyakini, tak akan ada perubahan besar-besaran. Tapi, Moyes akan diperbolehkan membawa dua orang stafnya ke Old Trafford. Toh, hal ini tetap menyisakan tanda tanya terkait nasib asisten Ferguson, Mike Phelan dan pelatih tim utama, Rene Meulensteen. Phelan sendiri sudah hampir menjadi manajer pada 2010 lalu ketika mengadakan pembicaraan dengan Burnley. Kini, patut dinanti apakah karier keduanya di Old Trafford akan terus berlanjut.

SUmber: DuniaSoccer

"Suka Madrid? Dukung Casillas"

Kabar terus diabaikannya Iker Casillas oleh pelatih Real Madrid, Jose Mourinho ternyata mulai mengusik Vicente del Bosque. Arsitek timnas Spanyol itu meminta kepada fans Los Blancos untuk mencintai pemain berusia 31 tahun itu.
Sejak mengalami cedera beberapa waktu lalu, pos Casillas diambil alih Diego Lopez. Bahkan, Mourinho dengan tegas menyatakan masih akan memercayai pos penjaga gawang kepada eks Villarreal itu ketimbang sang kapten La Furia Roja.
"Seorang fans Madrid yang baik adalah dia yang mencintai Casillas sebagai bagian dari konsekuensi. Seperti Casillas, kami adalah bagian dari Real Madrid, klub lah yang membuat kami jadi seperti sekarang ini," ungkap Del Bosque kepada W Radio .
Di sisi lain, imbas dari perselisihan ini, nama Morinho santer diberitakan bakal segera menuju pintu keluar Santiago Bernabeu. Bahkan, keputusan The Special One  -julukannya, sudah membuat pemainnya sendiri semisal Pepe bereaksi keras.
Keberadaan Casillas yang selalu menghangatkan bangku cadangan juga bisa berefek pada posisinya di timnas. Jika terus tak bermain, sang kapten bisa saja diabaikan Del Bosque di Piala Konfederasi pertengahan tahun ini.

Sumber: DuniaSoccer

Sergio Ramos: Berhenti Bertengkar, Madrid!

Sergio Ramos meminta rekan-rekannya di Real Madrid untuk "menghentikan pertengkaran" dan fokus menyambut laga final Copa Del Rey menghadapi Atletico Madrid.
Belakangan, skuad Los Blancos memang diterpa isu tak sedap terkait perpecahan di ruang ganti. Semua berula dari keputusan pelatih Jose Mourinho terus mencadangkan kapten Iker Casillas
Pepe sempat melontarkan komentar pedas terkait keputusan itu. Mourinho lanta membalas dan tak memainkan Pepe pada laga kontra Malaga.
Terkait semua kisruh itu, Ramos mengaku sudah muak, termasuk dengan perdebatan lisan di media antara pemain. Dia menyerukan semua pihak untuk menempatkan ego mereka di belakang, dan menyelesaikan perbedaan mereka setelah musim berakhir.
"Mungkin sudah waktunya untuk mengakhiri kontroversi, untuk menghentikan percekcokan atas Iker, Pepe dan Mourinho," kata Ramos.
"Apa yang perlu kami lakukan adalah mencari kesatuan dalam tim. Sudah waktunya berhenti memikirkan ego sendiri dan berpikir tentang final. Setelah final Copa, baru waktu yang tepat untuk menyortir segala sesuatu."
Final Copa del Rey akan digelar pada 17 Mei di Santiago Bernabeu dan akan menjadi pertama kalinya dua tim Madrid ini bertemu sejak Atletico menang pada 1992.

Sumber: DuniaSoccer

Jumat, 26 April 2013

El Derbi Madrileno: Asa 14 Tahun

Atletico akan menjamu Real Madrid pada akhir pekan ini. (Foto: Getty Images)
Atletico akan menjamu Real Madrid pada akhir pekan ini. (Foto: Getty Images)
Melakoni sebuah laga derby  bagi Atletico Madrid ibarat sebuah perjuangan mahaberat. Bagaimana tidak, Real Madrid yang akan dihadapi akhir pekan ini merupakan kolektor gelar liga terbanyak sepanjang sejarah. Kekuatan mereka pun selalu stabil berkat kemampuan finansial dalam mendatangkan pemain bintang ke Santiago Bernabeu.
Perbedaan kualitas pemain itu membuat rekor pertemuan Atletico saat bersua Madrid terbilang buruk. Sejak kembali ke Liga BBVA usai dua musim tampil di kasta kedua (2000-2002), Los Colchoneros tak pernah menang di Stadion Vicente Calderon. Bahkan, terakhir kali mereka menang di laga El  Derbi Madrileno  kala dihelat di Vicente Calderon terjadi pada 12 Juni 1999. Saat itu, Juninho Paulista cs menang 3-1 pada jornada ke-37 Liga BBVA 2008-09.
Setelah itu, hasil maksimal yang diraih Los Colchoneros saat melakoni derby  di kandang sendiri adalah seri. Hasil itu pun hanya tecipta dua kali yakni pada 1999-00 dan 2006-07 saat Atletico mampu menahan Madrid dengan skor 1-1.
Beruntung, untuk musim ini kepercayaan diri para pemain Atletico sudah mulai tumbuh. Hal ini tak lepas dari grafik performa mereka yang terus meningkat dalam setahun terakhir sejak ditangani Diego Simeone pada Desember 2011. Bahkan, Simeone langsung mempersembahkan trofi Liga Europa dan Piala Super Eropa hanya dalam tempo enam bulan saja.

Sumber: DuniaSoccer

Adem Ljajic, Sosok Religius

Adem Ljajic merupakan seorang yang religius. (Foto: Nazif - Soccer)

Adem Ljajic  lahir  di Novi Pazar, daerah Distrik Raška yang berada di selatan Serbia. Daerah ini kuat dengan kultur masyarakat Bosnia. Sebagian penduduk kota tersebut beragama Islam. Termasuk keluarga Ljajic.
Sejak kecil, Ljajic dibesarkan di lingkungan keluarga muslim yang taat. Hal itu membawa pengaruh yang sangat kuat terhadap perkembangannya. Dalam sebuah wawancara, Ljajic mengakui ajaran Islam selalu dijalankannya. Termasuk ketika melakoni ibadah puasa Ramadan. “Semua berjalan dengan baik,” terang dia.
Ketaatan terhadap agama kerap ditunjukkan Ljajic kepada publik. Misalnya, sebelum pertandingan, dia selalu berdoa dengan menengadahkan tangan, khas muslim, seperti yang juga dilakukan Franck Ribéry.
Selain taat beragama, Ljajic juga peduli pada umat sesama. Pada saat akan dipanggil timnas Serbia di laga persahabatan kontra Spanyol, medio tahun lalu, dia menolak menyanyikan lagu kebangsaan Serbia. Penolakan itu membuat dia dicoret oleh pelatih Sinisa Mihajlovic.
Rumor yang berkembang, penolakan menyanyikan lagu itu lantaran di kecewa terhadap pemerintah Serbia yang kurang memperhatikan kelompok muslim di daerah asalnya.“Aku minta maaf. Aku cinta Serbia, tapi aku harus menghormati kepercayaanku. Aku selalu ingin bermain untuk negara ini. Pelatih Mihajlovic memintaku untuk menyanyikan lagu nasional, tapi bila Anda tak menghormatiku Anda sendiri, maka tak ada yang akan menghormati Anda,” kata dia.

Sumber: DuniaSoccer

Casillas Seperti Bocah Yang Menunggu Debut

Iker Casillas menunggu kesempatan. (Getty Images)

Kabar perselisihan antara Jose Mourinho dengan Iker Casillas semakin mencuat. Apalagi, belakangan Mourinho itu masih enggan memainkan Casillas di bawah mistar gawang Real Madrid. Casillas sendiri sejauh ini masih cuek dengan segala isu tersebut.
Bagi Casillas, terpenting adalah kepentingan klub. Dan soal nasibnya, dia sadar keputusan mutlak bukan berada di tangannya, melainkan pelatih.
"Hubungan profesional kami sangat saling menghargai. Namun secara personal, jelas kami tak punya relasi serupa.Xabi Alonso mengatakan hal serupa dan aku tak merasa kami perlu berputar di tempat yang sama. Aku terus mengatakan, kepentingan tim di atas segalanya," tegas Casillas.
Sejak merasa sembuh dari cedera, Casillas tak lagi mendapat kesempatan bermain. Posisinya disingkirkan kiper anyar, Diego Lopez. Namun, Casillas berjanji akan profesional bersaing memperebutkan posisinya lagi.
"Aku merasa sudah siap tampil. Aku selalu tak mendapat posisi dari pelatih dan tetap membantu tim, tapi orang lain yang memutuskan, bukan aku. Aku senang karena selama beberapa bulan lenganku sudah semakin baik. Sekarang yang perlu kulakukan adalah menunggu kesempatan dan memanfaatkannya ketika datang," sambungnya.
"Setelah tiga bulan tak bermain, sekarang aku seperti bocah yang menunggu kesempatan debut. Namun, ini bagus untuk Diego, karena aku akan mengancam dan dia tak bisa bersantai. Dia melalui masa bagus. Dia banyak membantu tim," pungkas Casillas.

Sumber: DuniaSoccer

Gol Telat Luiz Antar Chelsea Kalahkan Basel di St. Jakob-Park

Chelsea berhasil mencuri kemenangan pada leg I babak semifinal Liga Europa di kandang FC Basel. Melalui laga dramatis, gol David Luiz membuat The Blues pulang mengantongi keunggulan 2-1.
Meski bertindak sebagai tim tamu, Chelsea lebih dulu menyengat. Serangan bertubi langsung dilancarkan skuad asuhan Rafael Benitez ke lini belakang Basel.
Bahkan, The Blues sudah berhasil unggul cepat saat laga baru berjalan 12 menit. Memanfaatkan sepak pojok Frank Lampard, Branslav Ivanovic menyambar bola dengan kepala sebelum dibelokkan oleh Victor Moses. Gawang Yann Sommer pun bergetar.
Gol itu membuat semangat juang Chelsea kian meninggi. Upaya menambah keunggulan terus dilakukan. Pada menit ke-36, Torres punya peluang emas yang sialnya masih digagalkan Sommer.
Pun peluang Ramires yang kembali ditepis sang kiper tiga menit berselang. Skor 1-0 untuk Chelsea akhirnya bertahan hingga laga jeda.
Pada babak kedua, Basel mulai meningkatkan tempo permainan. Anak asuh Murat Yakin ini mulai mendapat angin segar hingga mampu mengimbangi tekanan tim tamu.
Pada menit ke-54, Chelsea kembali memperoleh kesempatan emas. Aksi Eden Hazard menusuk ke dalam kotak penalti dilanjutkan umpan silang ke arah Torres. Sial bagi Torres, bola sepakan kaki kirinya hanya menerpa sisi kanan tiang gawang Sommer.
Petaka bagi Chelsea akhirnya hadir pada menit ke-87. Serangan cepat Basel membuahkan hasil saat Cesar Azpilicueta divonis melanggar Valentin Stocker di dalam kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih. Fabian Schar yang ditunjuk sebagai algojo denga sempurna menjebol gawang Petr Cech.
Saat laga seolah akan berakhir imbang, David Luiz muncul sebagai penentu. Publik St, Jakob Park terdiam saat bola tendangan bebas Luiz melesak mulus ke dalam gawang Sommer. Chelsea pun mengakhiri laga dnegan kemenangan 2-1.
Hasil ini membuat langkah Chelsea kian mudah demi asa melaju ke babak final. Paslanya, pada leg II, mereka akan gantian menjamu Basel di Stadion Stamford Bridge.
Susunan Pemain
Basel: Sommer; Degen (Salah 78), Schar, Dragovic, Park; F. Frei; Salah, Serey Die (Diaz 61), El Nenny (Zoua), Stocker; Streller.
Chelsea: Cech; Azpilicueta, Ivanovic, Terry, Cole; Luiz, Lampard (Oscar 79); Ramires, Hazard (Mata 71), Moses; Torres.
Statistik
Ball-possessions: 61%-39%
Total shots: 12-16
Shots on target: 4-6
Corner: 8-8
Offside: 2-1
Pelanggaran:
Kartu kuning: Dragovic 70, Salah 81, Schar 89 (Basel) - Cole 69, Luiz 83 (Chelsea)
Kartu merah: -

Sumber: DuniaSoccer

Jumat, 12 April 2013

Carlos Tevez, Sang Pembunuh Chelsea

Stiker asal Argentina, Carlos Tevez, merupakan salah satu striker yang penampilannya paling mengilap bersama Manchester City sepanjang musim ini. Dari 27 laga di ajang Premier League, Carlos Tevez sudah menjaringkan 10 gol. Jumlah ini sama dengan torehan Sergio Aguero dan hanya kalah dari Edin Dzeko yang mengemas 12 gol.
Akan tetapi, ada faktor lain yang membuat Tevez bakal diandalkan oleh manajer Man. City, Roberto Mancini, saat menghadapi Chelsea. Dia terbilang sering menjebol gawang The Blues. Selama berkiprah di Premier League, dia sudah mencetak delapan gol dari 11 pertemuan.
Gol-gol tersebut ditoreh bersama tiga klub berbeda, yakni West Ham United, Manchester United, dan Man. City. Kalau dibandingkan, rekor terbaik dibuat bersama The Citizens. Sejak bergabung ke Stadion Etihad pada 2009-10, Tevez mengemas enam gol dari tujuh penampilan. Selain itu, Tevez juga belum pernah merasakan kekalahan dari Chelsea saat membela Man. City.
Fakta tersebut membuat Tevez bakal menjadi sorotan saat kedua tim kembali bertemu di semifinal Piala FA, Minggu (14/8) nanti. Kalau tidak diantisipasi dengan baik, bukan mustahil dia kembali menorehkan luka untuk The Blues.

Sumber: DuniaSoccer

Europa League: Meski Kalah, Chelsea Tetap Lolos Ke Semi-FInal

Hasil kurang baik didapat Chelsea kala bekunjung ke markas Rubin Kazan, (11/4), Sempat unggul dua kali, The Blues harus rela pulang mengantongi kekalahan 2-3. Meski begitu, Chelsea tetap berhak lolos ke babak semifinal dengan mengantongi keunggulan agregat 5-4.
Chelsea yang menyambangi Rubin dengan modal kemenangan 3-1 di Stamford Bridge, tampil begitu percaya diri. Bahkan, laga baru berjalan lima menit, juara bertahan Liga Champions ini sudah mampu membuka skor melalui Fernando Torres.
Namun, gol cepat itu tak lantas membuat Rubin patah arang. Tuan rumah coba meningkatkan tekanan dan coba mengimbangi permainan tim tamu. Namun, hingga jeda, mereka masih belum berhasil menjebol gawang Chelsea.
Baru pada babak kedua upaya Rubin membuahkan hasil. Marcano mengubah skor menjadi 1-1 usai menyambar umpan matang gelandang Spanyol, Pablo Orbaiz.
Akan tetapi, Chelsea kembali bereaksi positif menyambut gol penyeimbang itu. Empat menit berselang, giliran Victor Moses yang ikut mencatatkan namanya di papan skor memanfaatkan assist Ramires.
Akan tetapi, perjuangan Chelsea hanya sampai di situ. Rubin mampu menambah dua gol menjealang laga berakhir. Gokdeniz Karadeniz membuat skor kembali imbang pada menit ke-62. Sebelum penalti Bibras Natcho kembali memaksa Petr Cech memungut bola dari gawangnya.
Cgelsea pun tak sanggup mengejar ketinggalan 2-3 itu dan harus rela pulang dengan kekalahan. Meski begitu, Chelsea tetap berhak ke semifinal setelah mengantongi keunggulan agregat 5-4.

Sumber: DuniaSoccer

Jumat, 08 Maret 2013

Perburuan Juara Serie A: Juara Bertahan Tetap Juara

Serie A 2012-13 masih menyisakan 11 partai. Secara matematis keunggulan enam poin yang milik Juventus atas peringkat kedua, Napoli, dan 11 angka dengan AC Milan selaku penghuni posisi ketiga, masih bisa dikejar. Syaratnya, kedua pesaingnya itu rutin meraup tiga poin pada laga sisa, sembari berharap I Bianconeri terpeleset dalam beberapa laga.
Melongok performa impresif beberapa partai terakhir, Napoli dan Milan bisa memenuhi syarat pertama. Tapi, tidak dengan syarat kedua. Bukannya apa-apa, sepanjang musim ini, Juventus tampil konsisten. Dari 27 laga, skuad asuhan Antonio Conte itu baru empat kali kalah. Noda itu muncul saat bersua tiga tim kuat yakni AS Roma, Inter Milan, dan Milan. Satu kekalahan lagi terjadi ketika menjamu Sampdoria.
Dari 11 laga sisa, Juventus tinggal menyisakan Inter dan Milan sebagai lawan paling berat. Artinya, andai sanggup menang pada sembilan laga lainnya, Andrea Pirlo cs  tetap tak bisa dilewati Napoli meski kalah ketika bertemu dua tim asal Kota Milan.
Perbedaan poin dengan Napoli bukan satu-satunya penegasan kans Juventus meraih scudetto  musim ini. Mereka pun didukung sejarah. Dalam 10 musim terakhir, tim yang berada di puncak klasemen pada giornata ke-27, punya kecenderungan mempertahankan posisi hingga akhir musim. Pengecualiannya terjadi pada 2004-05 dan 2011-12. Gelar juara melayang dari tangan Milan meski pada giornata ke-27 kokoh di puncak klasemen.

Sumber: DuniaSoccer

Perburuan Juara Premier League: 80% Milik Setan Merah

Ada fakta menarik bila membandingkan komposisi klasemen Premier League pada awal Maret musim ini dengan musim lalu. Komposisi lima tim teratas pada periode tersebut dihuni oleh tim yang sama. Selain diisi duo Manchester, persaingan papan atas juga diramaikan trio London, yakni Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Arsenal.
Meski komposisinya sama, ada beberapa perubahan dalam peta persaingan. Manchester City yang musim lalu berada di puncak kali ini harus merelakan takhtanya kepada tetangga sekota, Manchester United. Faktor pembeda lainnya adalah tingkat persaingan juara yang lebih renggang.
Musim lalu, jarak antara Man. City dan Man. United di posisi satu dan dua hanya dua poin. The Citizens mendulang 66 poin, sedangkan Red Devils mengoleksi 64 angka. Bahkan, ketatnya persaingan terjadi sampai pekan terakhir. Keberhasilan Man. City tampil sebagai juara disebabkan keunggulan selisih gol atas Man. United.
Beda halnya dengan musim ini. Memasuki awal Maret, Red Devils bisa duduk dengan nyaman di puncak klasemen berkat keunggulan 12 poin atas The Citizens. Alhasil, tim asuhan Sir Alex Ferguson tersebut diramal bakal meraih gelar juara liga yang ke-20. Sebab, dengan hanya mengantongi 59 angka, sulit bagi Man. City mengejar perolehan poin Man. United yang sudah mengoleksi 71 poin.
Selisih poin yang besar dengan peringkat kedua diyakini bakal memuluskan langkah Man. United. Sejak era Premier League, setidaknya ada lima kasus ketika tim pemuncak klasemen pada awal Maret unggul dua digit atas rivalnya. Hasilnya, mereka berhasil mengakhiri musim dengan status juara

Sumber: DuniaSoccer

Stramaccioni Sesali dan Puji Gol Bale

Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni membeberkan beberapa penyesalan setelah kekalahan 0-3 dari Tottenham Hotspur, Kamis (7/3). Kekesalan sang pelatih merujuk pada dua dari tiga gol yang diderita I Nerazzurri.
Gol pertama dan ketiga yang dilesakkan The Spurs memang tercipta melalui skenario identik. Para pemain belakang Inter tak mampu mengantisipasi umpan lambung yang dilancarkan I tuan rumah.
"Sejujurnya, Tottenham lebih superior malam ini. Kami menderita karena duel fisik yang diperagakan mereka," ungkap Stramaccioni seperti dilansir Football Italia.
"Dua dari tiga gol lahir dari situasi serupa. Kami tidak mampu mengantisipasi tinggi pemain lawan dan kalah duel udara. Tapi, penyesalan terbesar yakni kami tidak mampu menuntaskan tiga peluang emas," sambung Stramaccioni.
Namun, gol pertama yang dicetak Gareth Bale turut mengundang pujian dari Stramaccioni. Sang pelatih mengaku takjub terkait kemampuan Bale dalam duel udara.
"Saya telah mengatakan dirinya sebagai salah satu pemain menentukan di Eropa. Dengan tandukan kepalanya, dia seperti seorang tengah," tandas Stramaccioni.

Sumber: DuniaSoccer

Modal Negatif Chelsea dari Arena Națională

Chelsea harus menelan pil pahit pada leg pertama babak 16-besar Europa League, Kamis (7/3). Betapa tidak, armada Rafael Benitez takluk dari tim medioker, Steaua Bucuresti.
The Blues memang tampak kesulitan pada awal-awal babak pertama. Pertahanan tuan rumah tampak kokoh dan sulit ditembus. Alhasil, Chelsea cenderung mengandalkan skenario bola mati untuk menebar ancaman.
Petaka The Blues baru datang 10 menit jelang turun minum. Di kotak terlarang, Ryan Bertrand mendorong Raul Rusescu hingga tersungkur. Para penggawa Steaua lantas mengerubuni wasit.
Sang pengadil utama tak lantas mengambil putusan. Dia berkonsultasi dengan wasit keempat, baru melayangkan kartu kuning untuk Bertrand. Rusescu pun mengambil eksekusi titik putih dengan cukup dingin dan mencatat namanya di papan skor.
Pada sisa paruh pertama, pasukan London Biru coba bangkit. Tak kurang dari lima menit, Chelsea menebar ancaman melalui tembakan Yossi Benayoun dan Fernando Torres. Sayang, kedua peluang berhasil dimentahkan oleh penampilan penjaga gawang Ciprian Tatarusanu.
Benitez menerapkan beberapa perubahan pada babak kedua. Benayoun dan Eden Hazard ditarik keluar, sedangkan Juan Mata dan Marko Marin masuk sebagai pengganti.
Benar, intensitas The Blues melalui sisi sayap meningkat. Nama terakhir sempat melepas umpan silang dari sisi kiri. Bratislav Ivanovic menyambut dengan tandukan. Lagi-lagi, aksi heroik Tatarusanu menampik gol penyeimbang tim tamu.
Dua menit jelang waktu normal berakhir, Marin juga sempat menyodorkan bola ke Frank Lampard. Sayang, tendangan Lampard terlalu masih melebar di sisi gawang. Peluit panjang dari wasit pun membuat publik Arena Națională bersukacita.
Kendati demikian, Chelsea masih memiliki asa tersisa. Mereka akan menjamu Steaua di Stamford Bridge pada leg kedua, Kamis (14/3).

SUmber: DuniaSoccer

Jumat, 01 Maret 2013

Terancam Dipecat, Bielsa Bela Diri

Wakil Presiden Athletic Bilbao, Jose Angel Corres angkat bicara soal masa depan pelatih Marcelo Bielsa. Menurutnya, Bielsa kemungkinan dipecat pada akhir musim.
Penampilan buruk Bilbao melatarbelakangi pemecatan Bielsa. Padahal, Fernando Llorente dan kawan-kawan tampil gemilang musim lalu, bahkan mampu menembus final Europa League.
"Dalam kehidupan ini, tidak ada yang sempurna, khususnya jika hasil tidak memuaskan. Bielsa tidak memberikan tantangan, namun kami jelas menghargai usahanya. Kami menyayangkan tim berbeda drastis dari tahun lalu," ujar Corres kepada RNE .
Bielsa tidak tinggal diam menyusul komentar yang diucapkan petinggi klub besutannya itu. Entrenador asal Argentina tersebut tidak mengerti mengapa dirinya kemungkinan diberhentikan musim depan.
"Satu hal yang tidak pernah saya lakukan adalah menentukan tanggung jawab. Saya tidak pernah merasa keterbatasan kebutuhan membatasi kemampuan dalam bekerja. Saya tidak butuh sesuatu dari siapapun," tegas Bielsa, seperti dilansir Football Espana .
"Corres seorang ahli ekonomi bukan? Saya tidak tahu tujuan dari apa yang dia lakukan. Tidak ada seorang pun yang bisa mengatakan keadaan akan menjadi lebih baik atau buruk, saat kami berada dalam langkah yang berkebalikan dari yang seharusnya," tutupnya.

Sumber: DuniaSoccer

Klub Premier League Wajib Pakai Teknologi Garis Gawang

Klub-klub Premier League Inggris akan diwajibkan menggunakan teknologi garis gawang mulai musim 2013-14. Demikian dinyatakan oleh direktur komunikasi Premier League, Dan Johnson.
FIFA sendiri telah mengonfirmasi sistem teknologi garis gawang akan diimplementasikan pada ajang Piala Konfederasi 2013 pada musim panas nanti. Pun pada ajang Piala Dunia 2014.
Sebuah pertemuan Jajaran Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) yang digelar pada Sabtu (2/3) nanti akan menjabarkan laporan mengenai penggunaan teknologi garis gawang yang terbilang sukses pada gelaran Piala Dunia Antarklub di Jepang lalu.
Dan, tampaknya Premier League berniat mengikuti langkah inovatif tersebut. Hal tersebut telah diamini Dan Johnson. Bahkan, dikatakannya, klub-klub Premier League tidak boleh mengingkari kebijakan baru teknologi garis gawang yang akan berlaku mulai musim depan.
"Kami sedang dalam diskusi lebih lanjut dengan dua perusahaan (Hawkeye dan GoalRef ) yang menyediakan sistem tersebut dan tengah bekerja untuk memasang teknologi garis gawang tepat sebelum awal musim depan," tuturnya.
"Semua klub, tak terkecuali klub-klub promosi, wajib memiliki sistem ini untuk memastikan integritas universal dalam kompetisi," lanjut dia.

Sumber: DuniaSoccer

"Sejak Kecil, Bale Lebih Bagus Dari Walcott"

Eks manajer Southampton, George Burley, mengatakan penilaiannya terhadap Gareth Bale dan Theo Walcott pada masa lampau saat ini telah terbukti kebenarannya. Menurutnya, sejak kanak-kanak bintang Tottenham Hotspur itu bermain lebih baik ketimbang sang bintang Arsenal.
Burley memberikan kesempatan kepada Bale untuk melakoni debutnya di St. Mary's tiga bulan setelah Walcott dijual ke Arsenal. Dan, menurutnya, keputusan untuk bertahan lebih lama di Soton telah menjadi kunci bagi Bale untuk menapaki karier sebagai bintang sejak bergabung ke Tottenham.
Duo pemain termuda yang pernah berkostum The Saints itu kini sudah berusia 23 tahun. Keduanya akan berhadapan dalam Derby London Utara pada Minggu (3/3) mendatang.
Soal siapa yang lebih baik, Burley pun yakin sepenuhnya Bale memilih potensi yang lebih besar ketimbang Walcott. Ucapan Burley itu terbukti dari pundi gol yang dikoleksi Bale. Sang pemain sudah mencetak sembilan gol dalam tujuh laga terakhir bersama klub dan negaranya. Burley pun yakin Bale akan bisa menjadi penakluk dunia.
"Saya selalu berpikir Gareth adalah prospek yang lebih baik sejak dulu. Theo memiliki atribut berbeda. Gareth adalah paket ang lebih lengkap dalam hal kualitas saat mengolah bola," paparnya.
"Theo meninggalkan Southampton saat berusia 16 tahun. Itu adalah usia yang benar-benar muda untuk kariernya. Dia tak memiliki banyak pengalaman bertanding. Sementara, Gareth memiliki dua musim (di Soton). Saya pikir karenanya Gareth telah berkembang menjadi pemain yang lebih baik," imbuh dia.
Sementara itu, Burley juga bercerita soal debut Bale pada April 2006. Saat itu, Bale barulah berusia 16 tahun 275 hari. Dia menjadi pemain termuda kedua yang tampil bagi tim senior Soton setelah Theo Walcott yang lebih muda 132 hari.
"Selama dua tahun dia bermain dalam setiap pertandingan. Dia memiliki kemampuan luar biasa dengan kaki kiri yang magis. Jelas, saat itu dia masih bermain sebagai bek kiri. Meski begitu, dia tetap luar biasa," kenang Burley

Sumber: DuniaSoccer

Jamu Arsenal, Bale Berhasrat Balas Dendam

Pemain sayap andalan Tottenham Hotspur, Gareth Bale, berharap timnya mampu membalas dendam terhadap sang rival sekota, Arsenal. Tottenham menderita kekalahan telak dengan skor 2-5 saat bertanding menghadapi pasukan Arsene Wenger di Emirates Stadium pada pertemuan pertama di liga musim ini.
Saat ini, The Lilywhites sendiri tengah bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara Premier League, sementara The Gunners berada di peringkat ke-5 dengan tautan 4 poin di antara keduanya.
Namun, keunggulan sementara ini tidak membuat Bale merasa di atas angin jelang pertemuan kedua tim, Minggu (3/3). Terlebih, kedua klub juga masih bersaing untuk menembus zona aman Liga Champions.
"Kami hanya ingin menang. Terakhir kali, kami mengawali laga dengan baik, tetapi pengusiran (terhadap Emmanuel Adebayor) itu menjadi sebuah masalah," ungkapnya.
"Kami ingin memperbaiki diri dan berharap untuk meraih tiga poin. Kami akan bermain dengan percaya diri, mendapatkan poin sempurna akan membantu kami untuk menembus zona Liga Champions nantinya. Ini merupakan laga besar. Kami tahu seberapa besar itu, tidak hanya buat kami, tetapi juga bagi para fans," pungkasnya.

Sumber: DuniaSoccer

Napoli vs. Juventus: Ayo Pangkas Poin!

Napoli tengah berupaya untuk bangkit dari serentetan hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir. Namun anak asuh Walter Mazzarri harus menghadapi jalan terjal. Napoli dijadwalkan menjamu Juventus di San Paolo, Jumat (1/3).
Tiga poin jelas dibutuhkan kedua tim untuk menjaga impian merebut scudetto musim ini. Dengan kemenangan, Napoli mampu memangkas jarak enam poin dari Juventus yang duduk nyaman di puncak klasemen Serie-A.
Kekalahan merupakan hasil yang diharamkan bagi kedua kubu. Jika kalah, Napoli tentu semakin sulit mengejar ketinggalan poin dari Juventus. Begitu pula Juventus yang mengincar hasil positif di markas Napoli untuk mengokohkan posisi mereka.
Lini belakang Juventus dipastikan bakal kembali diperkuat Giorgio Chiellini yang absen sejak Desember akibat cedera. Hal ini menjadi ujian tersendiri bagi striker Napoli yang menjadi top skorer sementara, Edinson Cavani. (Yosua)
REKOR PERTEMUAN
  • Dalam enam pertemuan terakhir di San Paolo pada ajang Serie-A, Napoli belum sekali pun kalah dari Juventus
  • Kemenangan tandang terbesar Juventus di kandang Napoli terjadi pada musim 1974-75 dengan skor 6-2
  • Juventus belum terkalahkan dalam empat laga terakhir di Serie-A melawan klub asal kota Naples
NAPOLI
  • Dalam lima laga terakhi di berbagai ajang, Napoli tidak pernah meraih kemenangan
  • Tiga laga terakhir di Serie-A, Napoli hanya mampu bermain imbang menghadapi lawannya
  • Edinson Cavani belum mencetak gol dalam 500 menit terakhir saat tampil di lapangan hijau
JUVENTUS
  • Musim ini, Juventus hanya menelan dua kekalahan tandang, masing-masing dari AC Milan dan AS Roma dengan skor 0-1
  • Pertandingan tandang terakhir, Juventus harus takluk 0-1 dari AS Roma di Olimpico
PRAKIRAAN LINE-UP
Napoli (3-4-1-2): De Sanctis, Campagnaro, Cannavaro, Britos, Mesto, Behrami, Inler, Armero, Hamsik, Cavani, Insigne
Juventus (3-5-2): Buffon, Barzagli, Bonucci, Chiellini, Lichtsteiner, Vidal, Pirlo, Marchisio, Asamoah, Vucinic, Giovinco
PREDIKSI DUNIASOCCER
Napoli menang: 30%
Seri: 30%
Juventus menang: 40%

Sumber: DuniaSoccer

Raphael Varane, The Next Bernabeu Legend

Awal Januari 2013, Pepe dinyatakan absen selama sebulan. Bek tengah Real Madrid itu diharuskan menjalani operasi pada engkel kaki kanannya. Pendukung Madrid menduga Raul Albiol akan diplot untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Pepe, seperti yang sudah ditunjukkan selama ini.
Entrenador  Jose Mourinho rupanya punya pandangan lain. Dia memilih Raphael Varane, bek berumur 20 tahun, untuk menggantikan Pepe. Publik sempat terhenyak dengan putusan itu. Maklum, meski sudah mengenal kultur Madrid selama setahun, reputasi Varane tak terlalu gemilang. Musim lalu, dia hanya tampil sembilan kali.
Di luar dugaan, Varane mampu menyita perhatian. Ketika diberi kepercayaan penuh, dia mampu tampil memesona. Terbukti, Mourinho memberinya kepercayaan sebagai pemain inti dari pekan ke-18 hingga 24. Puncak penampilannya terjadi pada leg 1 semifinal Copa del Rey kontra Barcelona, akhir Januari lalu. Bek yang baru saja dipanggil timnas senior Prancis tersebut tampil apik. Selain taktis, dia mencetak satu gol yang menyelamatkan Madrid dari kekalahan.
Usai pertandingan, media-media Spanyol memuji penampilan mantan pemain Lens tersebut. “Seorang kaisar telah lahir. Dia memberi napas di El Clasico . Dia menggagalkan satu gol dan menyelamatkan Madrid lewat penyelesaiannya yang sempurna,” tulis El Mundo . “Barca tak bisa menjaga Varane,” judul di Harian El Pais .
Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizarreta, juga mengakui talenta dan kehebatan Varane. “Dia sangat luar biasa. Performanya tidak mengejutkan saya. Anda harus menjadi pemain bagus untuk bisa mengenakan kostum Real Madrid,” ucapnya.
Toh, pujian itu tak membuat Varane berbesar hati. Meski demikian, dia mengaku bangga karena musim ini dia mampu membuktikan kualitasnya. “Seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” sebutnya.

Sumber: DuniaSoccer

Diego Lopez Siap Bungkam El Barca Untuk Kedua Kalinya

Kemenangan berhasil diraih Real Madrid kala menyambangi markas Barcelona, Camp Nou, pada leg 2 babak semifinal Copa Del Rey. Hasil itu membawa Madrid melaju ke final guna menantang Atletico Madrid. Tak cuma itu, rasa percaya diri Madrid pun meninggi, hingga optimistis bisa meraih hasil serupa pada laga El Clasico jilid VI, Sabtu (2/3) menatang.
Di Liga BBVA, Madrid memang masih sekali lagi bersua Barcelona, Dan kesempatan itu akan tersaji di Santiago Bernabeu. Dengan modal hasil kemenangan pada kunjungan terakhir ke Camp Nou, kiper El Real, Diego Lopez yakin pencapaian positif bisa diraih lagi.
"Laga yang sempurna. Hasil itu memberikan rasa percaya diri. Liga BBVA ajang yang berbeda dan mereka akan mengejar kemenangan. Jadi, kami bisa menjadikan laga itu (semifinal Copa Del Rey) sebagai contoh untuk direplika," ujar kiper yang baru didatangkan kembali pada Januari lalu itu.
Berkat penampilan apik di Camp Nou, Lopez pun merasa timnya sangat tenang menyambut pertemuan berikutnya. "Laga penting melawan tim hebat dan kami bermain di pertandingan level atas. Ambisi kami adalah tak kalah dan kami sangat santai menyambut laga tersebut," pungkas dia

Sumber: DuniaSoccer

El Clasico di Bernabeu, Casillas Berpeluang Tampil

Kabar baik menghampiri kubu Real Madrid. Pasalnya, penjaga gawang andalan sekaligus kapten mereka, Iker Casillas, kondisinya kian membaik.
Casillas absen sejak akhir Januari lalu akibat cedera jari tangan sebelah kiri. Akibat cedera tersebut, penjaga gawang berusia 31 tahun tersebut bahkan telah kembali berlatih.
Seperti dikutip dari AS , Casillas diberi porsi latihan terpisah dengan menggunakan bola untuk pertama kalinya setelah menjalani operasi tangan di pusat latihan Valdebas, Kamis (28/2) pagi waktu setempat.
Meski begitu, Casillas masih memerlukan proses rehabilitasi lanjutan untuk memulihkan cedera tangan yang dialaminya. Madrid tentu berharap, Casillas bisa tampil saat menghadapi Barcelona di Santiago Bernabeu dalam lanjutan Liga BBVA, Sabtu (2/3).
Selain Casillas, dua pilar Madrid lainnya pun mulai kembali secara terpisah berlatih pascapulih dari cedera. Mereka adalah Jose Callejon dan juga Raul Albiol.

Sumber: DuniaSoccer

Ronaldo vs Messi: Bagai Saudara Kembar

Setiap kali Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dipertemukan, selalu muncul pertanyaan siapa yang terbaik di antara keduanya. Debat ini rasanya masih jauh dari usai. Seperti halnya perjalanan kedua megabintang tersebut di sepak bola dunia. Bahkan debat itu sepertinya akan tetap ada walaupun keduanya telah sama-sama gantung sepatu.
Menilik performa dalam dua musim terakhir, Ronaldo harus mengakui kegemilangan Messi. Sepanjang 2012, La Pulga  mampu menorehkan 91 gol di semua ajang. Sepanjang musim 2011-12 pun dia sanggup mencetak rekor gol terbanyak dalam semusim dengan koleksi 50 gol.
Kegemilangan La Pulga  itu seolah menenggelamkan CR7 . Meski demikian, pemain asal Portugal itu sebenarnya punya kontribusi besar bagi Real Madrid. Total 24 gol yang telah dicetak musim ini di Liga BBVA merupakan 38% dari total gol yang dikoleksi Madrid musim ini.
Di sisi lain, meski kalah dalam urusan teknis di lapangan, Ronaldo mampu menunjukkan kebaikan hatinya di luar lapangan. Banyak pihak menyebut Ronaldo sosok yang arogan dan sombong. Ternyata, CR7 masih menyimpan hati yang lembut dan dikenal sangat dermawan.
Harian Portugal, A Bola , beberapa waktu lalu merilis foto yang menunjukkan kelembuhan hati CR7. Usai bertanding melawan Granada, Ronaldo didekati seorang anak laki-laki. Ronaldo menyambut anak laki-laki itu dengan mengusap kepala dan menggandengnya hingga pihak keamanan stadion menjemput si anak.
Anak laki-laki tersebut juga mencoba mendekati Messi usai laga Granada kontra Barcelona di lain pekan. Tapi, sambutan yang diberikan Messi berbeda. Messi yang dikenal rendah hati ini justru terkesan dingin. Fakta ini menunjukkan jika Messi pun bisa bersikap sombong seperti yang selama ini seolah diplot sebagai sifat Ronaldo.
Ronaldo dan Messi memang laik masuk jajaran pemain terbaik yang pernah ada. Namun, mereka tetap manusia biasa. Perdebatan siapa yang terbaik rasanya belum mendekati akhir. Keduanya punya kekurangan dan kelebihan yang akan terus dibicarakan hingga akhir zaman.

Sumber: DuniaSoccer

Jumat, 22 Februari 2013

Liverpool Tersingkir Dari Europa League, Rodgers Tidak Salahkan Carragher

Sebuah kesalahan krusial dari Jamie Carragher mewarnai tersingkirnya Liverpool dari ajang Liga Europa. Namun, Manajer Liverpool Brendan Rodgers tidak menyalahkan bek seniornya itu.

Setelah kalah 0-2 dari Zenit St. Petersburg di laga leg I babak 32 besar lalu, Liverpool pun menjalani laga leg II di Anfield dengan misi untuk membalikkan agregat tersebut.

Sialnya, di awal laga yang dihelat Jumat (22/2/2013) dinihari WIB tersebut, gawang Liverpool justru bobol lebih dulu pada menit 19, ketika sebuah kesalahan Carragher dalam melakukan backpass membuat Hulk bisa bikin Zenit unggul.

Setelah itu 'Si Merah' perlahan bangkit dan kemudian melesakkan tiga gol balasan dan berbalik menang 3-1, untuk bikin agregat jadi 3-3.

Akan tetapi, gol Hulk yang lahir dari kesalahan Carragher di laga ini terbukti menentukan, karena Zenit lantas diuntungkan berkat kemampuan bikin gol tandang. Zenit lolos, Liverpool out.

Pun begitu, Rodgers enggan mengambinghitamkan Carragher atas tersingkirnya Liverpool. Terlebih bek 35 tahun itu disebutnya jarang bikin kesalahan, bahkan dalam latihan.

"Itu mungkin kesalahan pertama yang pernah saya lihat dia lakukan semenjak saya datang ke klub ini, dan itupun termasuk dalam sesi latihan setiap harinya," kata Rodgers di situs Liverpool.

"Tak ada kesalahan yang ditimpakan kepadanya. Saya pikir malam ini ia tampil brilian dalam caranya mengendalikan Hulk, yang mana merupakan ancaman besar dengan kekuatannya. Ini cuma salah satu kesialan yang bisa menimpa seorang pemain."

"Saya ikut kecewa buat Carra karena ia adalah seorang profesional hebat dan ia pantas masuk ke babak berikutnya. Sayangnya tidak demikian kenyataannya," sesal Rodgers.

Sumber: detikSport

City vs Chelsea: Runtuhkan Keangkeran Etihad!

Keangkeran Etihad Stadium akan dapat ujian serius di akhir pekan ini saat Manchester City menjamu Chelsea. The Blues adalah tim dengan catatan kemenangan terbanyak di kandang The Citizens itu.

Setelah kalah mengejutkan dengan skor 1-3 dari lawatan ke Southampton, City makin tercecer dari Manchester United di persaingan puncak klasemen. Duo asal Manchester itu kini berselisih 12 poin, dengan Premier League tinggal menyisakan 12 pertandingan.

Upaya The Citizens merapatkan kembali jaraknya dengan The Red Devils dapat hadangan serius di akhir pekan ini karena yang mereka hadapi adalah Chelsea, sang penghuni posisi tiga klasemen.

City memang punya catatan bagus di kandang setelah cuma kalah sekali (dari MU) dari 42 pertandingan terakhir di Liga Inggris. Namun The Blues seperti punya penangkal atas angkernya Etihad Stadium.

Lihatlah catatan catatan impresif yang dipunya 'Si Biru', di mana mereka berhasil meraih 10 kemenangan dalam 15 kali kunjungan ke sana. Tapi Chelsea juga harus bekerja keras dalam laga tersebut karena 10 kemenangan tersebut didapat dari 12 lawatan pertama ke kandang City. Sementara di tiga laga terakhir Chelsea selalu pulang membawa kekalahan.

Berikut data dan fakta pertemuan City vs MU seperti dikutip dari Eurosport:

- Manchester City hanya sekali memetik kemenangan dari empat pertandingan terakhirnya menghadapi Chelsea di ajang Premier League.

- Chelsea memetik 10 kemenangan dari 12 lawatan pertamanya ke City di ajang Premier League. Tapi dalam tiga pertemuan terakhir The Blues selalu kalah.

- Selain Chelsea, cuma Arsenal yang bisa mencatatkan 10 kemenangan di kandang The Citizens.

- Rata-rata poin yang didapat City saat menjamu Chelsea hanya 0,87. Itu merupakan jumlah terendah yang dicatatkan City sepanjang sejarah di Premier League.

- Jika bikin gol ke kandang City, itu akan menjadi gol kelima Lampard secara beruntun di Premier League. Sebelumnya dia pernah dua kali melakukan itu yakni di tahun 2005 dan 2010.

- Sepanjang musim ini, Lampard telah mencetak 11 gol di 13 kesempatan dia dipasang sebagai starter.

- Di kubu City, Edin Dzeko sedang menjalani periode suburnya. Dari tujuh penampilan terakhir di Premier League dia sudah melesakkan enam gol.

- Roberto Mancini menjadi manager yang paling banyak melakukan pergantian di Premier League musim ini.

- Chelsea menjadi klub yang paling banyak dapat penalti musim ini (8 kali). Sementara sejak awal musim lalu City suda mendapat 14 penalti, dan dalam kurun tersebut hanya Manchester United yang mendapat penalti lebih banyak.

- Sebanyak 30 dari 33 penalti terakhir yang didapat City di ajang Premier League didapat saat bertanding di kandang.

Sumber: detikSport

Tersingkir di 32-Besar, Pemain Muda Ajax Syok

Pemain sayap Ajax Amsterdam, Viktor Fischer terpukul dengan kegagalan timnya lolos dari babak 32-Besar Europa League musim ini. Ajax disingkirkan Steaua Bucuresti lewat drama adu penalti, Kamis (21/2).
Ajax memperoleh keunggulan dua gol tanpa balas di leg pertama saat tampil di Amsterdam Arena. Namun Steaua berhasil membalas dengan kedudukan yang sama di kandang sendiri dalam waktu normal dan memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti.
"Apa yang harus aku katakan? Ini seperti insiden dan kami tidak bermain dengan baik," sesal Fischer kepada RTL 7 , setelah pertandingan berakhir.
"Kami memulainya dengan sangat baik, namun dengan mudahnya kemasukan gol. Dan, gol kedua mereka adalah keberuntungan. Itu tidak seharusnya terjadi," sambung pemain berusia 18 tahun tersebut.
Meski gagal, Fischer tidak ingin terlarut dalam kekecewaan yang mendalam. Dia pun mengajak rekan-rekan setimnya untuk membangun konsentrasi tampil di kompetisi lain yang harus dihadapi Ajax.
"Setelah Sabtu, semua ini harus berakhir. Minggu kami akan kembali bertanding. Sekarang kami harus memberikan segalanya untuk trofi juara liga (Eredivisie) dan Piala Belanda," tandasnya.
Ajax masih berpeluang menyabet gelar juara liga. Anak asuh Frank De Boer menempati peringkat kedua dengan selisih tiga poin dari PSV Eindhoven di puncak klasemen. Ajax juga berhasil menembus semifinal Piala Belanda dan berjumpa dengan AZ Alkmar.

Sumber: DuniaSoccer

Chelsea Menang, Terry Tidak Senang

Chelsea berhasil lolos ke-16 besar Europa League setelah menang agregat 2-1. Kapten The Blues, John Terry, mengaku senang dengan keberhasilan dramatis yang berhasil diraih timnya tersebut.
Pada Kamis (21/2), Chelsea memang hanya bermain imbang 1-1 dengan Sparta Praha. Tapi, kemenangan pada leg pertama membuat mereka berhak melaju setelah unggul agregat.
Chelsea sendiri hampir saja menjalani babak tambahan setelah Sparta mencetak gol pada menit ke-17 lewat David Lafata. Hingga waktu normal berakhir The Blues tak kunjung bisa menciptakan gol penyama kedudukan. Beruntung, Eden Hazard akhirnya mencetak gol penentu pada menit ke-2 injury time .
Meski senang dengan keberhasilan timnya melaju, Terry sadar performa Chelsea dalam laga tersebut bukanlah yang terbaik. "Kami senang bisa melaju. Itu bukan performa terbaik kami, tapi kami sudah berada di putaran selanjutnya dan kami senang karenanya," ungkap Terry.
"Mereka memiliki uda serangan balik dalam lima menit terakhir, itu tidak bagus sama sekali. Secara keseluruhan, itu bukan penampilan terbaik kami, tapi kami senang dengan hal ini. Kami melaju. Dalam 80 menit awal, tak ada apa pun yang terjadi bagi kami. Kami kecewa karena tersingkir dari Liga Champions, tapi itu menjadi motivasi yang cukup bagi kami untuk melaju di kompetisi ini," pungkasnya.

Sumber: DuniaSoccer

Zidane "Utusan" Madrid

Legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane hadir di kursi penonton Stade de Gerland, saat Olympique Lyonnais menjamu Tottenham Hotspur dalam babak 32-Besar Europa League, Kamis (21/2). Bersama Zizou -sapaan Zidane-hadir pula beberapa nama penting, seperti Presiden Federasi Sepak Bola Eropa, Michel Platini dan pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps.
Selain tengah menjalani kursus kepelatihan di kota Lyon, Zidane rupanya punya misi khusus. Dikutip dari AS , kedatangan Zidane ke markas Lyon bertujuan untuk menyaksikan performa apik pemain sayap lincah Spurs, Gareth Bale. Zidane kabarnya menjadi "mata-mata" Real Madrid yang gencar memburu Bale sejak awal musim.
Zidane memang telah hengkang dari jabatan Penasihat Presiden Madrid, Florentino Perez, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, seperti yang diketahui, Zidane punya kedekatan khusus dengan klub terakhir yang dibelanya semasa menjadi pemain itu.
Semasa menjabat di Madrid, Zidane berperan besar terhadap perekrutan bek belia asal Prancis, Raphael Varane. Terbukti, Varane pun mulai menunjukkan pesonanya sebagai salah satu calon bek inti Los Blancos. Kejelian pria berumur 40 tahun tersebut dalam melihat bakat pemain, dimanfaatkan Madrid untuk memantau permainan Bale.
Bale tampil cukup gemilang dan mencetak assist atas terciptanya gol Moussa Dembele jelang laga usai. Pemain asal Wales itu berhasil membawa The Lilywhites meraih tiket ke babak 16-Besar berkat hasil seri 1-1 di Stade de Gerland. Pada leg pertama pekan lalu, Spurs meraih kemenangan 2-1 di White Hart Lane.
Ketertarikan Madrid terhadap pemain sayap lincah Spurs tersebut bukan lagi rahasia umum. Berkali-kali, Madrid dikabarkan siap menggelontorkan dana selangit hingga mencapai 55 juta pounds untuk memboyong Bale ke Santiago Bernabeu.

Sumber: DuniaSoccer

'El Real' Incar Kiper 'Setan Merah' Untuk Gantikan Casillas

Real Madrid dikabarkan berminat memboyong David de Gea menjadi kiper nomor satu mereka untuk jangka panjang. Dilansir The Mirror , Madrid akan menyiapkan kiper Manchester United itu untuk menjadi suksesor jangka panjang dari Iker Casillas.
Kiper usia 22 tahun itu rupanya dilihat kubu Los Blancos berumur cukup muda dan memiliki potensi untuk menjadi kiper kelas dunia. Di sisi lain, El Real memang harus mulai mempertimbangkan sejumlah nama untuk menjadi penerus Casillas di Santiago Bernabeu.
Casillas memang telah lama diakui sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Akan tetapi, saat ini dia harus absen akibat cedera jari tangan. Sementara, dengan usia Casillas yang sudah 31 tahun, Madrid pun harus mempersiapkan penggantinya.
Diyakini, Madrid sudah siap untuk melakukan pergerakan mengincar De Gea pada musim panas ini, tak peduli apakah Jose Mourinho bertahan atau meniggalkan klub tersebut. Sebab, rupanya mengincar De Gea merupakan keputusan yang dibuat jajaran klub.
Sir Alex Ferguson merekrut De Gea dengan nilai transfer 17 juta pounds dua tahun lalu. Fergie sendiri selalu membela De Gea ketika kiper muda tersebut melakukan sejumlah kesalahan saat mengawal gawang Setan Merah.
Di luar sejumlah kesalahannya yang terkadang merugikan tim, penampilan De Gea saat laga leg pertama 16-besar Liga Champions melawan Madrid patut diacungi jempol. Hal ini tentu membuat Los Blancos tambah tertarik untuk merekrutnya.
Man.United sendiri dikabarkan masih ingin memperkokoh skuadnya dengan menambah satu penjaga gawang. Adalah kiper Stoke, Asmir Begovic yang dirumorkan bakal diincar pada musim panas nanti.

Sumber: DuniaSoccer

Senin, 18 Februari 2013

"Milan Telah Temukan Pirlo Baru"

Meski telah berbaju rivalnya, Juventus, sosok Andrea Pirlo masih akan terus diingat kubu AC Milan. Pasalnya, semasa bermain bersama I Rossoneri, dirinya memiliki pengaruh cukup besar pada permainan tim.
Selama 11 musim memakai kostum merah hitam ala Milan, Pirlo sukses mempersembahkan masing-masing dua gelar Serie A dan Liga Champions serta sebuah trofi Piala Dunia Antarklub. Kini, Wakil Presiden I Rossoneri, Adriano Galliani mengklaim telah menemukan calon pengganti sepadan bagi sang maestro.
Hal itu disampaikannya usai partai kontra Parma yang dimenangkan Mario Balotelli cs (15/2). "Kami tak bermain bagus pada babak pertama akan tetapi (Riccardo) Montolivo tampil apik dan mungkin tengah berada pada puncak kariernya. Kami telah menemukan Pirlo baru," ungkap Galliani kepada situs resmi klub.
Memang, meski telah berusia 33 tahun, daya magis Pirlo seakan tak ada habisnya. Pada musim pertamanya di Juventus Stadium, dirinya berhasil menyabet gelar Scudetto dan mengantar Italia jadi finalis Euro 2012. Kini, mampukah Montolivo menyamai prestasinya?

Meski Dikartu Merah, Ramos Bawa Madrid Menang

Pertandingan derby  berlangsung di Estadio Santiago Bernabeu kala Real Madrid menjamu Rayo Vallecano (17/2). Seperti yang sudah diprediksi, El Real mampu membungkam tamunya 2-0 lewat lesakkan Alvaro Morata dan Sergio Ramos.
Laga baru dimulai, Los Blancos telah unggul cepat pada menit ke-3. Berawal dari akselarasi Kaka di tengah lapangan, umpannya ke Mesut Ozil diteruskan pria asal Jerman itu ke Morata. Dengan tenang, penyerang belia itu menceploskan bola ke gawang dan merubah kedudukan jadi 1-0.
Madrid seakan bermain tanpa beban pada pertandingan kali ini. Berselang tiga menit, Kaka hampir saja menambah keunggulan jika tendangannya hasil umpan Cristiano Ronaldo tak menyamping tipis ke sisi kanan gawang.
Tuan rumah akhirnya bisa memperlebar jarak lewat aksi Sergio Ramos. Ozil lagi-lagi jadi aktor melalui umpannya dari bola mati, sundulan mematikan Ramos tak mampu dihalau kiper Ruben. Skor berubah jadi 2-0 pada menit ke-12.
Namun, penampilan Ramos pada laga kali ini hanya bertahan selama 18 menit saja. Pasalnya, dirinya mendapat kartu kuning kedua akibat kedapatan handball . Padahal, Ramos baru mendapat kartu kuning pertama, satu menit sebelumnya.
Guna menyeimbangkan permainan, pencetak gol pertama, Morata harus ditarik keluar untuk digantikan dengan Raul Albiol. Hingga setengah jam laga berlangsung, giliran Vallecano yang banyak mengancam salah satunya lewat Chori Dominguez.
Namun, setelah itu Los Blancos kembali memegang kendali permainan. Hidupnya performa Kaka dan Ozil di lini tengah membuat serangan Madrid kian berbahaya.
Babak pertama berakhir dengan skor 2-0. Tiga menit babak kedua berjalan, Vallecano merasa perlu mendapatkan hadiah penalti usai bola terlihat mengenai lengan Fabio Coentrao akan tetapi, wasit punya pendapat lain.
Lassane Bangoura hampir saja membuat Vallecano memperkecil kedudukan menit ke-59. Sayang, tembakan kerasnya masih menyamping tipis di sisi gawang Diego Lopez.
Hingga menit ke-75, Sami Khedira dua kali memiliki peluang emas. Rapatnya barisan pertahanan Rayo membuat pemain asal Jerman itu sedikit frustrasi.
Menit ke-77, salah satu peluang emas tim tamu akhirnya hanya membentur tiang gawang. Dominguez yang melakukan tendangan setengah voli gagal mengoyak jala gawang Madrid.
Leo Baptistao hampir membuat fans tuan rumah terhenyak. Namun, kali ini sundulannya masih gagal menembus mistar Lopez.
Sampai bubaran, Los Blancos unggul dua gol tanpa balas atas rival sekotanya tersebut. Hasil ini tak mengubah posisi keduanya dimana El Real berada di peringkat ketiga sedangkan Vallecano nangkring  di pos ketujuh klasemen sementara Liga BBVA.

Sumber: DuniaSoccer

Minggu, 03 Februari 2013

Man City vs Liverpool: Suarez-Stturidge Siap Remuk City

Manchester City tengah berjuang untuk bangkit dan mengincar poin penuh demi memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Manchester United. Namun langkah The Citizens tidak mudah, mengingat lawan mereka selanjutnya adalah Liverpool.
Di pertandingan terakhir, laju Man. City sedikit terhambat. Pasalnya, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan tim juru kunci, Queens Park Rangers. Upaya mereka untuk mengejar Man. United jelas menjadi lebih berat. Apalagi, rival sekota mereka baru saja meraih kemenangan 1-0 atas Fulham.
Sektor belakang Man. City cukup mengkhawatirkan pascacedera yang dialami Vincent Kompany. Kondisi Matija Nastasic juga belum pulih benar setelah mengalami cedera lutut beberapa waktu lalu. Keadaan ini bukan tidak mungkin jadi keuntungan bagi Liverpool yang dihuni oleh sederetan penyerang yang mumpuni.
Ada satu hal yang jadi target striker Liverpool, Daniel Sturridge. Sejak meninggalkan Etihad pada 2009, dia belum pernah membobol gawang mantan timnya. Duetnya bersama Luis Suarez juga kian padu. Apabila sebelumnya Suarez menjadi ujung tombak, kini keduanya bergantian dalam memberikan dukungan dalam menekan barisan pertahanan lawan. (Yosua)
REKOR PERTEMUAN
  • Man. City hanya menang dua kali dari 17 pertemuan terakhir dengan Liverpool di kompetisi domestik (dua menang, delapan seri dan tujuh kalah)
  • Liverpool tidak mampu mencetak gol dalam tiga kunjungan terakhir ke Etihad di ajang Premier League
MANCHESTER CITY
  • Man. City menang 32 kali dari 36 laga kandang terakhir di Premier League
  • Man. City tidak kebobolan dalam empat laga terakhir di liga
  • Musim ini, Man. City meraih empat clean sheets dan menyamai rekor yang pernah mereka bukukan sebelumnya di ajang Premier League
  • Carlos Tevez belum mencetak gol dalam delapan laga terakhir di liga
  • Hingga pekan ke-24, jumlah gol Man. City lebih sedikit ketimbang musim lalu pada waktu yang sama
LIVERPOOL
  • Lima dari enam laga tandang terakhir di Premier League, Liverpool minimal kebobolan dua gol
  • Liverpool selalu mencetak gol dalam 11 laga terakhir
  • Anak asuh Brendan Rodgers gagal meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir di liga apabila kebobolan terlebih dahulu (tiga menang dan lima kalah)
  • Menurut statistik Opta , Liverpool merupakan klub dengan tingkat keakuratan tertinggi dalam hal umpan panjang (69 persen)
PRAKIRAAN LINE-UP
Man. City (4-2-3-1): Hart, Zabaleta, Lescott, Nastasic, Barry, Garcia, Milner, Aguero, Silva, Dzeko
Liverpool (4-3-3): Reina, Johnson, Skrtel, Agger, Enrique, Henderson, Lucas, Gerrard, Sterling, Sturridge, Suarez

PREDIKSI
Man City Menang: 45%
Seri: 10%
Liverpool Menang: 45%

Sumber: DuniaSoccer

'Setan Merah' Unggul 10 Poin Atas 'The Citizen'

Manchester United terus menjauhkan diri dari pesaingnya dan mengamankan posisi puncak klasemen Premier League sementara. Setan Merah memetik kemenangan dengan skor tipis 0-1 atas Fulham di Craven Cottage, Sabtu (2/2).
Pertandingan berjalan menarik sejak peluit dibunyikan. Fulham langsung mengancam gawang Man. United lewat aksi Ashkan Dejagah yang diawali pergerakan Hugo Rodallega.
Kemelut terjadi di depan gawang Fulham pada menit ketujuh. Robin van Persie melepaskan tendangan yang berhasil dihalau Mark Schwarzer dan bola liar gagal dimaksimalkan Wayne Rooney.
David De Gea melakukan penyelamatan gemilang. Kiper asal Spanyol tersebut berhasil menepis tendangan keras bek kiri Fulham, John Arne Riise dari luar kotak penalti Man. United.
Gawang Man. United nyaris kebobolan lagi. Beruntungnya, tembakan Bryan Ruiz masih membentur tiang dan berbuah tendangan gawang bagi anak asuh Sir Alex Ferguson.
Aksi selanjutnya Wayne Rooney dan Antonio Valencia juga belum mampu memecah kebuntuan bagi Man. United. Sementara itu, Dejagah kembali gagal memaksimalkan peluan, setelah tembakan melengkungnya masih melebar dari jala Man. United.
Dewi fortuna tampaknya masih belum berpihak kepada tim tamu. Cleverley memberikan operan mendatar yang langsung ditendang Rooney. Namun sepakan bomber tim nasional Inggris itu kembali membentur mistar gawang.
Jelang akhir babak pertama, pertandingan sempat terhenti. Pasalnya, lampu stadion padam dan wasit memutuskan untuk menunda laga hingga penerangan kembali menyala.
Tidak lama setelah laga kembali dimulai, Van Persie melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mampu diamankan Schwarzer. Dengan begitu, kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.
Pada awal babak kedua, Fulham kembali menekan ke jantung pertahanan Man. United. Namun tembakan Giorgios Karagounis dari luar kotak penalti masih melebar dari gawang yang dikawal De Gea.
Meski terus ditekan tuan rumah, Man. United mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun usaha mereka masih mampu digagalkan oleh kiper lawan yang tampil cukup impresif di laga itu.
Kali ini, giliran Rafael da Silva yang sukses mengamankan gawang timnya. Sundulan Bryan Ruiz memanfaatkan umpan Damien Duff dari sepak pojok berhasil dihalaunya juga dengan sundulan.
Gol yang ditunggu-tunggu Man. United akhirnya datang pada menit ke-79. Setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang, Rooney dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kiri gawang Fulham.
Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan Man. United tetap bertahan. Tiga poin dari pertandingan ini mengantarkan Man. United unggul sepuluh poin dari rival sekota mereka, Manchester City yang duduk di posisi kedua klasemen.

El Real Menelan Kekalahan Kelimanya Musim Ini Akibat Gol Bunuh Diri CR7

Real Madrid secara mengejutkan berhasil dikalahkan oleh klub medioker, Granada di Nuevo Los Carmenes, Sabtu (2/2). Nahasnya, Cristiano Ronaldo yang biasa menjadi tumpuan Madrid dalam urusan membobol gawang lawan, justru mencetak gol bunuh diri.
Madrid langsung melancarkan serangan setelah peluit dibunyikan. Umpan Sergio Ramos disambut tembakan keras Cristiano Ronaldo dari luar kotak penalti Granada. Namun bola masih mampu diamankan kiper lawan.
Ronaldo akhirnya mencetak gol pada menit ke-21. Bukan untuk timnya, justru gol bunuh diri yang membawa Granada unggul 1-0 atas Madrid. Padahal, pemain asal Portugal itu berniat untuk menyundul bola dari tembakan Inigo Lopez.
Saat laga memasuki menit ke-30, Ronaldo ingin menebus kesalahannya. Kendati demikian, upaya CR7 gagal setelah tendangan jarak jauhnya tidak jauh melenceng dari gawang Granada. Keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Pelatih Madrid, Jose Mourinho membuat sejumlah perubahan pada babak kedua. Tepatnya pada menit ke-61, Los Blancos bisa saja menyamakan kedudukan apabila usaha Ronaldo tidak digagalkan Tono Martinez.
Madrid terus berupaya untuk setidaknya meraup satu poin dari pertandingan ini. Akan tetapi, Karim Benzema tidak mampu memaksimalkan peluangnya pada menit ke-84 yang diawali pergerakan Jose Callejon.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang dan skor 1-0 bagi tuan rumah tidak berubah. Ini merupakan kekalahan pertama Los Blancos sejak 41 tahun terakhir dari Granada.

Sumber: DuniaSoccer

Sabtu, 02 Februari 2013

Roberto Mancini Kagum Kepada Luis Suarez

Laga sulit kontra Liverpool, Minggu (3/2) bakal dilakoni Manchester City. Perhatian Manajer Roberto Mancini terpaku pada satu sosok, yakni Luis Suarez.
Mancini sendiri mengaku kagum terhadap kiprah Suarez sepanjang musim ini. Catatan 17 gol dari 23 laga Premier League memang bisa jadi baromoter kualitas striker berkebangsaan Uruguay ini.
"Bagi saya, Suarez merupakan pemain papan atas. Saya menyukainya karena dia sangat kuat dan bekerja keras," ungkap Mancini seperti dilansir Goal.
"Dia adalah salah satu striker terbaik di Inggris. Saya mengagumi kualitasnya. Dia berkualitas tinggi dan sangat kuat," sambung Mancini.
Seiring kepergian Mario Balotelli, lini depan The Citizen sendiri tinggal menyisakan tiga pemain. Namun, Mancini justru melontarkan jawaban diplomatis terkait peluang menggaet Suarez. "Dia adalah pemain Liverpool," tandasnya.

AS Roma Pecat Zdenek Zeman

Catatan nihil kemenangan pada lima partai terakhir Serie-A yang dilakoni AS roma berimbas buruk pada posisi Pelatih Zdenek Zeman. Satu hari setelah kekalahan kandang dari Cagliari, Jumat (1/2), manajemen melayangkan surat pemecatan untuk pelatih berkebangsaan Republik Cheska ini.
Seperti dilaporkan Football Italia,  putusan ini diambil setelah rapat tiga jam yang melibatkan beberapa direktur semisal Franco Baldini, Walter Sabatini dan Italo Zanzi. Usai rapat, Baldini pun menghubungi Presiden James Palotta yang tengah berada di Boston.
Baldini menjelaskan situasi pasca kekalahan dari Cagliari. Sekedar informasi, 500 fans memang melancarkan protes dan tuntutan agar Zeman dipecat setelah partai kontra Cagliari.
Langkah krusial lantas diambil Palotta. Jabatan Zeman dicopot dan Aurelio Andreazzoli ditugaskan mengisi kekosongan sampai manajemen menemukan pengganti. Andreazzoli merupakan pelatih teknik dari rezim Luciano Spalletti hingga Zeman.
Beberapa pelatih tenar, dikumandangkan media-media Italia, jadi kandidat suksesor Zeman. Sebut saja Massimiliano Allegri, Laurent Blanc dan Carlo Ancelotti. Nama terakhir memang kerap membuka peluang untuk menangani I Giallorossi.
Sayang, sulit bagi ketiga kandidat tersebut untuk meninggalkan klubnya pada tengah kompetisi. Eks Pelatih Cesena musim lalu, Marco Giampaolo pun disinyalir bakal menjabat caretaker hingga akhir musim.

Sumber: DuniaSoccer

Jumat, 01 Februari 2013

Real Madrid 1 - 1 Barcelona

Pertandingan dalam ajang Copa del Rey atau yang biasa disebut Piala Raja ini mempertemukan dua raksasa Spanyol, yakni El Barca -julukan Barcelona- dan El Real -julukan Real-. Pertandingan ini dihelat di Santiago Bernabeu, markas Real pada hari rabu malam (30/1) waktu setempat. Real Madrid yang turun tanpa pasukan utamanya, yaitu Iker Casillas, Sergio Ramos, Pepe, Fabio Coentrao, serta Angel Di Maria berhasil menahan seri Barcelona dengan skor sama kuat 1-1. Real yang turun dengan duet bek tengah Ricardo Carvalho dan Raphael Varane sukses menjinakkan Lionel Messi dkk. Hasil seri ini juga merupakan berkat penampilan apik penjaga gaawang baru El Real, yakni Diego Lopez yang notabene merupakan jebolan akademi Real. Pertandingan berjalan cukup seimbang hingga babak pertama ditutup dengan skor 0-0. Namun Barca langsung menaikkan tempo permainan di babak kedua. Terbukti hasilnya, pada menit ke-50 Cesc Fabregas yang menerima umpan terobosan lannsung menceploskan bola ke dalam gawang tanpa dihalau Diego Lopez. Barca dan Real juga memiliki beberapa peluang apik di depan gawang namun sayangnya belum bisa dikonversi menjadi gol oleh kedua kubu. Diantaranya peluang Pedro Rodriguez saat sudah satu lawan satu dengan Diego Lopez, tetapi tendangannya masih melenceng dari gawang. Real juga memilki beberapa peluang lewat winger andalannya, Cristiano Ronaldo. Berkali-kali mencoba menembus pertahanan Barca, akhirnya Real berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan bek muda Raphael Varane pada menit ke-80. Setelah gol itu tidak ada gol lagi yang tercipta pada pertandingan ini, dan skor akhir menunjukkan skor 1-1. Pertandingan leg kedua akan dimainkan di markas Barca, Nou Camp pada bulan Februari tanggal 23.