Sebuah kesalahan krusial dari Jamie Carragher mewarnai tersingkirnya
Liverpool dari ajang Liga Europa. Namun, Manajer Liverpool Brendan
Rodgers tidak menyalahkan bek seniornya itu.
Setelah kalah 0-2
dari Zenit St. Petersburg di laga leg I babak 32 besar lalu, Liverpool
pun menjalani laga leg II di Anfield dengan misi untuk membalikkan
agregat tersebut.
Sialnya, di awal laga yang dihelat Jumat
(22/2/2013) dinihari WIB tersebut, gawang Liverpool justru bobol lebih
dulu pada menit 19, ketika sebuah kesalahan Carragher dalam melakukan
backpass membuat Hulk bisa bikin Zenit unggul.
Setelah itu 'Si Merah' perlahan bangkit dan kemudian melesakkan tiga gol balasan dan berbalik menang 3-1, untuk bikin agregat jadi 3-3.
Akan
tetapi, gol Hulk yang lahir dari kesalahan Carragher di laga ini
terbukti menentukan, karena Zenit lantas diuntungkan berkat kemampuan
bikin gol tandang. Zenit lolos, Liverpool out.
Pun
begitu, Rodgers enggan mengambinghitamkan Carragher atas tersingkirnya
Liverpool. Terlebih bek 35 tahun itu disebutnya jarang bikin kesalahan,
bahkan dalam latihan.
"Itu mungkin kesalahan pertama yang pernah
saya lihat dia lakukan semenjak saya datang ke klub ini, dan itupun
termasuk dalam sesi latihan setiap harinya," kata Rodgers di situs
Liverpool.
"Tak ada kesalahan yang ditimpakan kepadanya. Saya
pikir malam ini ia tampil brilian dalam caranya mengendalikan Hulk, yang
mana merupakan ancaman besar dengan kekuatannya. Ini cuma salah satu
kesialan yang bisa menimpa seorang pemain."
"Saya ikut kecewa
buat Carra karena ia adalah seorang profesional hebat dan ia pantas
masuk ke babak berikutnya. Sayangnya tidak demikian kenyataannya," sesal
Rodgers.
Sumber: detikSport
In life, as in football, you won't go far unless you know where the goalposts are. - Arnold H. Glasow
Jumat, 22 Februari 2013
City vs Chelsea: Runtuhkan Keangkeran Etihad!
Keangkeran Etihad Stadium akan dapat ujian serius di akhir pekan ini saat Manchester City menjamu Chelsea. The Blues adalah tim dengan catatan kemenangan terbanyak di kandang The Citizens itu.
Setelah kalah mengejutkan dengan skor 1-3 dari lawatan ke Southampton, City makin tercecer dari Manchester United di persaingan puncak klasemen. Duo asal Manchester itu kini berselisih 12 poin, dengan Premier League tinggal menyisakan 12 pertandingan.
Upaya The Citizens merapatkan kembali jaraknya dengan The Red Devils dapat hadangan serius di akhir pekan ini karena yang mereka hadapi adalah Chelsea, sang penghuni posisi tiga klasemen.
City memang punya catatan bagus di kandang setelah cuma kalah sekali (dari MU) dari 42 pertandingan terakhir di Liga Inggris. Namun The Blues seperti punya penangkal atas angkernya Etihad Stadium.
Lihatlah catatan catatan impresif yang dipunya 'Si Biru', di mana mereka berhasil meraih 10 kemenangan dalam 15 kali kunjungan ke sana. Tapi Chelsea juga harus bekerja keras dalam laga tersebut karena 10 kemenangan tersebut didapat dari 12 lawatan pertama ke kandang City. Sementara di tiga laga terakhir Chelsea selalu pulang membawa kekalahan.
Berikut data dan fakta pertemuan City vs MU seperti dikutip dari Eurosport:
- Manchester City hanya sekali memetik kemenangan dari empat pertandingan terakhirnya menghadapi Chelsea di ajang Premier League.
- Chelsea memetik 10 kemenangan dari 12 lawatan pertamanya ke City di ajang Premier League. Tapi dalam tiga pertemuan terakhir The Blues selalu kalah.
- Selain Chelsea, cuma Arsenal yang bisa mencatatkan 10 kemenangan di kandang The Citizens.
- Rata-rata poin yang didapat City saat menjamu Chelsea hanya 0,87. Itu merupakan jumlah terendah yang dicatatkan City sepanjang sejarah di Premier League.
- Jika bikin gol ke kandang City, itu akan menjadi gol kelima Lampard secara beruntun di Premier League. Sebelumnya dia pernah dua kali melakukan itu yakni di tahun 2005 dan 2010.
- Sepanjang musim ini, Lampard telah mencetak 11 gol di 13 kesempatan dia dipasang sebagai starter.
- Di kubu City, Edin Dzeko sedang menjalani periode suburnya. Dari tujuh penampilan terakhir di Premier League dia sudah melesakkan enam gol.
- Roberto Mancini menjadi manager yang paling banyak melakukan pergantian di Premier League musim ini.
- Chelsea menjadi klub yang paling banyak dapat penalti musim ini (8 kali). Sementara sejak awal musim lalu City suda mendapat 14 penalti, dan dalam kurun tersebut hanya Manchester United yang mendapat penalti lebih banyak.
- Sebanyak 30 dari 33 penalti terakhir yang didapat City di ajang Premier League didapat saat bertanding di kandang.
Sumber: detikSport
Setelah kalah mengejutkan dengan skor 1-3 dari lawatan ke Southampton, City makin tercecer dari Manchester United di persaingan puncak klasemen. Duo asal Manchester itu kini berselisih 12 poin, dengan Premier League tinggal menyisakan 12 pertandingan.
Upaya The Citizens merapatkan kembali jaraknya dengan The Red Devils dapat hadangan serius di akhir pekan ini karena yang mereka hadapi adalah Chelsea, sang penghuni posisi tiga klasemen.
City memang punya catatan bagus di kandang setelah cuma kalah sekali (dari MU) dari 42 pertandingan terakhir di Liga Inggris. Namun The Blues seperti punya penangkal atas angkernya Etihad Stadium.
Lihatlah catatan catatan impresif yang dipunya 'Si Biru', di mana mereka berhasil meraih 10 kemenangan dalam 15 kali kunjungan ke sana. Tapi Chelsea juga harus bekerja keras dalam laga tersebut karena 10 kemenangan tersebut didapat dari 12 lawatan pertama ke kandang City. Sementara di tiga laga terakhir Chelsea selalu pulang membawa kekalahan.
Berikut data dan fakta pertemuan City vs MU seperti dikutip dari Eurosport:
- Manchester City hanya sekali memetik kemenangan dari empat pertandingan terakhirnya menghadapi Chelsea di ajang Premier League.
- Chelsea memetik 10 kemenangan dari 12 lawatan pertamanya ke City di ajang Premier League. Tapi dalam tiga pertemuan terakhir The Blues selalu kalah.
- Selain Chelsea, cuma Arsenal yang bisa mencatatkan 10 kemenangan di kandang The Citizens.
- Rata-rata poin yang didapat City saat menjamu Chelsea hanya 0,87. Itu merupakan jumlah terendah yang dicatatkan City sepanjang sejarah di Premier League.
- Jika bikin gol ke kandang City, itu akan menjadi gol kelima Lampard secara beruntun di Premier League. Sebelumnya dia pernah dua kali melakukan itu yakni di tahun 2005 dan 2010.
- Sepanjang musim ini, Lampard telah mencetak 11 gol di 13 kesempatan dia dipasang sebagai starter.
- Di kubu City, Edin Dzeko sedang menjalani periode suburnya. Dari tujuh penampilan terakhir di Premier League dia sudah melesakkan enam gol.
- Roberto Mancini menjadi manager yang paling banyak melakukan pergantian di Premier League musim ini.
- Chelsea menjadi klub yang paling banyak dapat penalti musim ini (8 kali). Sementara sejak awal musim lalu City suda mendapat 14 penalti, dan dalam kurun tersebut hanya Manchester United yang mendapat penalti lebih banyak.
- Sebanyak 30 dari 33 penalti terakhir yang didapat City di ajang Premier League didapat saat bertanding di kandang.
Sumber: detikSport
Tersingkir di 32-Besar, Pemain Muda Ajax Syok
Pemain sayap Ajax Amsterdam, Viktor Fischer terpukul dengan kegagalan
timnya lolos dari babak 32-Besar Europa League musim ini. Ajax
disingkirkan Steaua Bucuresti lewat drama adu penalti, Kamis (21/2).
Ajax memperoleh keunggulan dua gol tanpa balas di leg pertama saat tampil di Amsterdam Arena. Namun Steaua berhasil membalas dengan kedudukan yang sama di kandang sendiri dalam waktu normal dan memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti.
"Apa yang harus aku katakan? Ini seperti insiden dan kami tidak bermain dengan baik," sesal Fischer kepada RTL 7 , setelah pertandingan berakhir.
"Kami memulainya dengan sangat baik, namun dengan mudahnya kemasukan gol. Dan, gol kedua mereka adalah keberuntungan. Itu tidak seharusnya terjadi," sambung pemain berusia 18 tahun tersebut.
Meski gagal, Fischer tidak ingin terlarut dalam kekecewaan yang mendalam. Dia pun mengajak rekan-rekan setimnya untuk membangun konsentrasi tampil di kompetisi lain yang harus dihadapi Ajax.
"Setelah Sabtu, semua ini harus berakhir. Minggu kami akan kembali bertanding. Sekarang kami harus memberikan segalanya untuk trofi juara liga (Eredivisie) dan Piala Belanda," tandasnya.
Ajax masih berpeluang menyabet gelar juara liga. Anak asuh Frank De Boer menempati peringkat kedua dengan selisih tiga poin dari PSV Eindhoven di puncak klasemen. Ajax juga berhasil menembus semifinal Piala Belanda dan berjumpa dengan AZ Alkmar.
Sumber: DuniaSoccer
Ajax memperoleh keunggulan dua gol tanpa balas di leg pertama saat tampil di Amsterdam Arena. Namun Steaua berhasil membalas dengan kedudukan yang sama di kandang sendiri dalam waktu normal dan memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti.
"Apa yang harus aku katakan? Ini seperti insiden dan kami tidak bermain dengan baik," sesal Fischer kepada RTL 7 , setelah pertandingan berakhir.
"Kami memulainya dengan sangat baik, namun dengan mudahnya kemasukan gol. Dan, gol kedua mereka adalah keberuntungan. Itu tidak seharusnya terjadi," sambung pemain berusia 18 tahun tersebut.
Meski gagal, Fischer tidak ingin terlarut dalam kekecewaan yang mendalam. Dia pun mengajak rekan-rekan setimnya untuk membangun konsentrasi tampil di kompetisi lain yang harus dihadapi Ajax.
"Setelah Sabtu, semua ini harus berakhir. Minggu kami akan kembali bertanding. Sekarang kami harus memberikan segalanya untuk trofi juara liga (Eredivisie) dan Piala Belanda," tandasnya.
Ajax masih berpeluang menyabet gelar juara liga. Anak asuh Frank De Boer menempati peringkat kedua dengan selisih tiga poin dari PSV Eindhoven di puncak klasemen. Ajax juga berhasil menembus semifinal Piala Belanda dan berjumpa dengan AZ Alkmar.
Sumber: DuniaSoccer
Chelsea Menang, Terry Tidak Senang
Chelsea berhasil lolos ke-16 besar Europa League setelah menang
agregat 2-1. Kapten The Blues, John Terry, mengaku senang dengan
keberhasilan dramatis yang berhasil diraih timnya tersebut.
Pada Kamis (21/2), Chelsea memang hanya bermain imbang 1-1 dengan Sparta Praha. Tapi, kemenangan pada leg pertama membuat mereka berhak melaju setelah unggul agregat.
Chelsea sendiri hampir saja menjalani babak tambahan setelah Sparta mencetak gol pada menit ke-17 lewat David Lafata. Hingga waktu normal berakhir The Blues tak kunjung bisa menciptakan gol penyama kedudukan. Beruntung, Eden Hazard akhirnya mencetak gol penentu pada menit ke-2 injury time .
Meski senang dengan keberhasilan timnya melaju, Terry sadar performa Chelsea dalam laga tersebut bukanlah yang terbaik. "Kami senang bisa melaju. Itu bukan performa terbaik kami, tapi kami sudah berada di putaran selanjutnya dan kami senang karenanya," ungkap Terry.
"Mereka memiliki uda serangan balik dalam lima menit terakhir, itu tidak bagus sama sekali. Secara keseluruhan, itu bukan penampilan terbaik kami, tapi kami senang dengan hal ini. Kami melaju. Dalam 80 menit awal, tak ada apa pun yang terjadi bagi kami. Kami kecewa karena tersingkir dari Liga Champions, tapi itu menjadi motivasi yang cukup bagi kami untuk melaju di kompetisi ini," pungkasnya.
Sumber: DuniaSoccer
Pada Kamis (21/2), Chelsea memang hanya bermain imbang 1-1 dengan Sparta Praha. Tapi, kemenangan pada leg pertama membuat mereka berhak melaju setelah unggul agregat.
Chelsea sendiri hampir saja menjalani babak tambahan setelah Sparta mencetak gol pada menit ke-17 lewat David Lafata. Hingga waktu normal berakhir The Blues tak kunjung bisa menciptakan gol penyama kedudukan. Beruntung, Eden Hazard akhirnya mencetak gol penentu pada menit ke-2 injury time .
Meski senang dengan keberhasilan timnya melaju, Terry sadar performa Chelsea dalam laga tersebut bukanlah yang terbaik. "Kami senang bisa melaju. Itu bukan performa terbaik kami, tapi kami sudah berada di putaran selanjutnya dan kami senang karenanya," ungkap Terry.
"Mereka memiliki uda serangan balik dalam lima menit terakhir, itu tidak bagus sama sekali. Secara keseluruhan, itu bukan penampilan terbaik kami, tapi kami senang dengan hal ini. Kami melaju. Dalam 80 menit awal, tak ada apa pun yang terjadi bagi kami. Kami kecewa karena tersingkir dari Liga Champions, tapi itu menjadi motivasi yang cukup bagi kami untuk melaju di kompetisi ini," pungkasnya.
Sumber: DuniaSoccer
Zidane "Utusan" Madrid
Legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane hadir di kursi penonton
Stade de Gerland, saat Olympique Lyonnais menjamu Tottenham Hotspur
dalam babak 32-Besar Europa League, Kamis (21/2). Bersama Zizou
-sapaan Zidane-hadir pula beberapa nama penting, seperti Presiden
Federasi Sepak Bola Eropa, Michel Platini dan pelatih tim nasional
Prancis, Didier Deschamps.
Selain tengah menjalani kursus kepelatihan di kota Lyon, Zidane rupanya punya misi khusus. Dikutip dari AS , kedatangan Zidane ke markas Lyon bertujuan untuk menyaksikan performa apik pemain sayap lincah Spurs, Gareth Bale. Zidane kabarnya menjadi "mata-mata" Real Madrid yang gencar memburu Bale sejak awal musim.
Zidane memang telah hengkang dari jabatan Penasihat Presiden Madrid, Florentino Perez, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, seperti yang diketahui, Zidane punya kedekatan khusus dengan klub terakhir yang dibelanya semasa menjadi pemain itu.
Semasa menjabat di Madrid, Zidane berperan besar terhadap perekrutan bek belia asal Prancis, Raphael Varane. Terbukti, Varane pun mulai menunjukkan pesonanya sebagai salah satu calon bek inti Los Blancos. Kejelian pria berumur 40 tahun tersebut dalam melihat bakat pemain, dimanfaatkan Madrid untuk memantau permainan Bale.
Bale tampil cukup gemilang dan mencetak assist atas terciptanya gol Moussa Dembele jelang laga usai. Pemain asal Wales itu berhasil membawa The Lilywhites meraih tiket ke babak 16-Besar berkat hasil seri 1-1 di Stade de Gerland. Pada leg pertama pekan lalu, Spurs meraih kemenangan 2-1 di White Hart Lane.
Ketertarikan Madrid terhadap pemain sayap lincah Spurs tersebut bukan lagi rahasia umum. Berkali-kali, Madrid dikabarkan siap menggelontorkan dana selangit hingga mencapai 55 juta pounds untuk memboyong Bale ke Santiago Bernabeu.
Sumber: DuniaSoccer
Selain tengah menjalani kursus kepelatihan di kota Lyon, Zidane rupanya punya misi khusus. Dikutip dari AS , kedatangan Zidane ke markas Lyon bertujuan untuk menyaksikan performa apik pemain sayap lincah Spurs, Gareth Bale. Zidane kabarnya menjadi "mata-mata" Real Madrid yang gencar memburu Bale sejak awal musim.
Zidane memang telah hengkang dari jabatan Penasihat Presiden Madrid, Florentino Perez, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, seperti yang diketahui, Zidane punya kedekatan khusus dengan klub terakhir yang dibelanya semasa menjadi pemain itu.
Semasa menjabat di Madrid, Zidane berperan besar terhadap perekrutan bek belia asal Prancis, Raphael Varane. Terbukti, Varane pun mulai menunjukkan pesonanya sebagai salah satu calon bek inti Los Blancos. Kejelian pria berumur 40 tahun tersebut dalam melihat bakat pemain, dimanfaatkan Madrid untuk memantau permainan Bale.
Bale tampil cukup gemilang dan mencetak assist atas terciptanya gol Moussa Dembele jelang laga usai. Pemain asal Wales itu berhasil membawa The Lilywhites meraih tiket ke babak 16-Besar berkat hasil seri 1-1 di Stade de Gerland. Pada leg pertama pekan lalu, Spurs meraih kemenangan 2-1 di White Hart Lane.
Ketertarikan Madrid terhadap pemain sayap lincah Spurs tersebut bukan lagi rahasia umum. Berkali-kali, Madrid dikabarkan siap menggelontorkan dana selangit hingga mencapai 55 juta pounds untuk memboyong Bale ke Santiago Bernabeu.
Sumber: DuniaSoccer
'El Real' Incar Kiper 'Setan Merah' Untuk Gantikan Casillas
Real Madrid dikabarkan berminat memboyong David de Gea menjadi kiper nomor satu mereka untuk jangka panjang. Dilansir The Mirror
, Madrid akan menyiapkan kiper Manchester United itu untuk menjadi suksesor jangka panjang dari Iker Casillas.
Kiper usia 22 tahun itu rupanya dilihat kubu Los Blancos berumur cukup muda dan memiliki potensi untuk menjadi kiper kelas dunia. Di sisi lain, El Real memang harus mulai mempertimbangkan sejumlah nama untuk menjadi penerus Casillas di Santiago Bernabeu.
Casillas memang telah lama diakui sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Akan tetapi, saat ini dia harus absen akibat cedera jari tangan. Sementara, dengan usia Casillas yang sudah 31 tahun, Madrid pun harus mempersiapkan penggantinya.
Diyakini, Madrid sudah siap untuk melakukan pergerakan mengincar De Gea pada musim panas ini, tak peduli apakah Jose Mourinho bertahan atau meniggalkan klub tersebut. Sebab, rupanya mengincar De Gea merupakan keputusan yang dibuat jajaran klub.
Sir Alex Ferguson merekrut De Gea dengan nilai transfer 17 juta pounds dua tahun lalu. Fergie sendiri selalu membela De Gea ketika kiper muda tersebut melakukan sejumlah kesalahan saat mengawal gawang Setan Merah.
Di luar sejumlah kesalahannya yang terkadang merugikan tim, penampilan De Gea saat laga leg pertama 16-besar Liga Champions melawan Madrid patut diacungi jempol. Hal ini tentu membuat Los Blancos tambah tertarik untuk merekrutnya.
Man.United sendiri dikabarkan masih ingin memperkokoh skuadnya dengan menambah satu penjaga gawang. Adalah kiper Stoke, Asmir Begovic yang dirumorkan bakal diincar pada musim panas nanti.
Sumber: DuniaSoccer
Kiper usia 22 tahun itu rupanya dilihat kubu Los Blancos berumur cukup muda dan memiliki potensi untuk menjadi kiper kelas dunia. Di sisi lain, El Real memang harus mulai mempertimbangkan sejumlah nama untuk menjadi penerus Casillas di Santiago Bernabeu.
Casillas memang telah lama diakui sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Akan tetapi, saat ini dia harus absen akibat cedera jari tangan. Sementara, dengan usia Casillas yang sudah 31 tahun, Madrid pun harus mempersiapkan penggantinya.
Diyakini, Madrid sudah siap untuk melakukan pergerakan mengincar De Gea pada musim panas ini, tak peduli apakah Jose Mourinho bertahan atau meniggalkan klub tersebut. Sebab, rupanya mengincar De Gea merupakan keputusan yang dibuat jajaran klub.
Sir Alex Ferguson merekrut De Gea dengan nilai transfer 17 juta pounds dua tahun lalu. Fergie sendiri selalu membela De Gea ketika kiper muda tersebut melakukan sejumlah kesalahan saat mengawal gawang Setan Merah.
Di luar sejumlah kesalahannya yang terkadang merugikan tim, penampilan De Gea saat laga leg pertama 16-besar Liga Champions melawan Madrid patut diacungi jempol. Hal ini tentu membuat Los Blancos tambah tertarik untuk merekrutnya.
Man.United sendiri dikabarkan masih ingin memperkokoh skuadnya dengan menambah satu penjaga gawang. Adalah kiper Stoke, Asmir Begovic yang dirumorkan bakal diincar pada musim panas nanti.
Sumber: DuniaSoccer
Senin, 18 Februari 2013
"Milan Telah Temukan Pirlo Baru"
Meski telah berbaju rivalnya, Juventus, sosok Andrea Pirlo masih akan
terus diingat kubu AC Milan. Pasalnya, semasa bermain bersama I
Rossoneri, dirinya memiliki pengaruh cukup besar pada permainan tim.
Selama 11 musim memakai kostum merah hitam ala Milan, Pirlo sukses mempersembahkan masing-masing dua gelar Serie A dan Liga Champions serta sebuah trofi Piala Dunia Antarklub. Kini, Wakil Presiden I Rossoneri, Adriano Galliani mengklaim telah menemukan calon pengganti sepadan bagi sang maestro.
Hal itu disampaikannya usai partai kontra Parma yang dimenangkan Mario Balotelli cs (15/2). "Kami tak bermain bagus pada babak pertama akan tetapi (Riccardo) Montolivo tampil apik dan mungkin tengah berada pada puncak kariernya. Kami telah menemukan Pirlo baru," ungkap Galliani kepada situs resmi klub.
Memang, meski telah berusia 33 tahun, daya magis Pirlo seakan tak ada habisnya. Pada musim pertamanya di Juventus Stadium, dirinya berhasil menyabet gelar Scudetto dan mengantar Italia jadi finalis Euro 2012. Kini, mampukah Montolivo menyamai prestasinya?
Selama 11 musim memakai kostum merah hitam ala Milan, Pirlo sukses mempersembahkan masing-masing dua gelar Serie A dan Liga Champions serta sebuah trofi Piala Dunia Antarklub. Kini, Wakil Presiden I Rossoneri, Adriano Galliani mengklaim telah menemukan calon pengganti sepadan bagi sang maestro.
Hal itu disampaikannya usai partai kontra Parma yang dimenangkan Mario Balotelli cs (15/2). "Kami tak bermain bagus pada babak pertama akan tetapi (Riccardo) Montolivo tampil apik dan mungkin tengah berada pada puncak kariernya. Kami telah menemukan Pirlo baru," ungkap Galliani kepada situs resmi klub.
Memang, meski telah berusia 33 tahun, daya magis Pirlo seakan tak ada habisnya. Pada musim pertamanya di Juventus Stadium, dirinya berhasil menyabet gelar Scudetto dan mengantar Italia jadi finalis Euro 2012. Kini, mampukah Montolivo menyamai prestasinya?
Meski Dikartu Merah, Ramos Bawa Madrid Menang
Pertandingan derby
berlangsung di Estadio Santiago Bernabeu kala Real Madrid menjamu Rayo
Vallecano (17/2). Seperti yang sudah diprediksi, El Real mampu
membungkam tamunya 2-0 lewat lesakkan Alvaro Morata dan Sergio Ramos.
Laga baru dimulai, Los Blancos telah unggul cepat pada menit ke-3. Berawal dari akselarasi Kaka di tengah lapangan, umpannya ke Mesut Ozil diteruskan pria asal Jerman itu ke Morata. Dengan tenang, penyerang belia itu menceploskan bola ke gawang dan merubah kedudukan jadi 1-0.
Madrid seakan bermain tanpa beban pada pertandingan kali ini. Berselang tiga menit, Kaka hampir saja menambah keunggulan jika tendangannya hasil umpan Cristiano Ronaldo tak menyamping tipis ke sisi kanan gawang.
Tuan rumah akhirnya bisa memperlebar jarak lewat aksi Sergio Ramos. Ozil lagi-lagi jadi aktor melalui umpannya dari bola mati, sundulan mematikan Ramos tak mampu dihalau kiper Ruben. Skor berubah jadi 2-0 pada menit ke-12.
Namun, penampilan Ramos pada laga kali ini hanya bertahan selama 18 menit saja. Pasalnya, dirinya mendapat kartu kuning kedua akibat kedapatan handball . Padahal, Ramos baru mendapat kartu kuning pertama, satu menit sebelumnya.
Guna menyeimbangkan permainan, pencetak gol pertama, Morata harus ditarik keluar untuk digantikan dengan Raul Albiol. Hingga setengah jam laga berlangsung, giliran Vallecano yang banyak mengancam salah satunya lewat Chori Dominguez.
Namun, setelah itu Los Blancos kembali memegang kendali permainan. Hidupnya performa Kaka dan Ozil di lini tengah membuat serangan Madrid kian berbahaya.
Babak pertama berakhir dengan skor 2-0. Tiga menit babak kedua berjalan, Vallecano merasa perlu mendapatkan hadiah penalti usai bola terlihat mengenai lengan Fabio Coentrao akan tetapi, wasit punya pendapat lain.
Lassane Bangoura hampir saja membuat Vallecano memperkecil kedudukan menit ke-59. Sayang, tembakan kerasnya masih menyamping tipis di sisi gawang Diego Lopez.
Hingga menit ke-75, Sami Khedira dua kali memiliki peluang emas. Rapatnya barisan pertahanan Rayo membuat pemain asal Jerman itu sedikit frustrasi.
Menit ke-77, salah satu peluang emas tim tamu akhirnya hanya membentur tiang gawang. Dominguez yang melakukan tendangan setengah voli gagal mengoyak jala gawang Madrid.
Leo Baptistao hampir membuat fans tuan rumah terhenyak. Namun, kali ini sundulannya masih gagal menembus mistar Lopez.
Sampai bubaran, Los Blancos unggul dua gol tanpa balas atas rival sekotanya tersebut. Hasil ini tak mengubah posisi keduanya dimana El Real berada di peringkat ketiga sedangkan Vallecano nangkring di pos ketujuh klasemen sementara Liga BBVA.
Sumber: DuniaSoccer
Laga baru dimulai, Los Blancos telah unggul cepat pada menit ke-3. Berawal dari akselarasi Kaka di tengah lapangan, umpannya ke Mesut Ozil diteruskan pria asal Jerman itu ke Morata. Dengan tenang, penyerang belia itu menceploskan bola ke gawang dan merubah kedudukan jadi 1-0.
Madrid seakan bermain tanpa beban pada pertandingan kali ini. Berselang tiga menit, Kaka hampir saja menambah keunggulan jika tendangannya hasil umpan Cristiano Ronaldo tak menyamping tipis ke sisi kanan gawang.
Tuan rumah akhirnya bisa memperlebar jarak lewat aksi Sergio Ramos. Ozil lagi-lagi jadi aktor melalui umpannya dari bola mati, sundulan mematikan Ramos tak mampu dihalau kiper Ruben. Skor berubah jadi 2-0 pada menit ke-12.
Namun, penampilan Ramos pada laga kali ini hanya bertahan selama 18 menit saja. Pasalnya, dirinya mendapat kartu kuning kedua akibat kedapatan handball . Padahal, Ramos baru mendapat kartu kuning pertama, satu menit sebelumnya.
Guna menyeimbangkan permainan, pencetak gol pertama, Morata harus ditarik keluar untuk digantikan dengan Raul Albiol. Hingga setengah jam laga berlangsung, giliran Vallecano yang banyak mengancam salah satunya lewat Chori Dominguez.
Namun, setelah itu Los Blancos kembali memegang kendali permainan. Hidupnya performa Kaka dan Ozil di lini tengah membuat serangan Madrid kian berbahaya.
Babak pertama berakhir dengan skor 2-0. Tiga menit babak kedua berjalan, Vallecano merasa perlu mendapatkan hadiah penalti usai bola terlihat mengenai lengan Fabio Coentrao akan tetapi, wasit punya pendapat lain.
Lassane Bangoura hampir saja membuat Vallecano memperkecil kedudukan menit ke-59. Sayang, tembakan kerasnya masih menyamping tipis di sisi gawang Diego Lopez.
Hingga menit ke-75, Sami Khedira dua kali memiliki peluang emas. Rapatnya barisan pertahanan Rayo membuat pemain asal Jerman itu sedikit frustrasi.
Menit ke-77, salah satu peluang emas tim tamu akhirnya hanya membentur tiang gawang. Dominguez yang melakukan tendangan setengah voli gagal mengoyak jala gawang Madrid.
Leo Baptistao hampir membuat fans tuan rumah terhenyak. Namun, kali ini sundulannya masih gagal menembus mistar Lopez.
Sampai bubaran, Los Blancos unggul dua gol tanpa balas atas rival sekotanya tersebut. Hasil ini tak mengubah posisi keduanya dimana El Real berada di peringkat ketiga sedangkan Vallecano nangkring di pos ketujuh klasemen sementara Liga BBVA.
Sumber: DuniaSoccer
Minggu, 03 Februari 2013
Man City vs Liverpool: Suarez-Stturidge Siap Remuk City
Manchester City tengah berjuang untuk bangkit dan mengincar poin
penuh demi memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Manchester United.
Namun langkah The Citizens tidak mudah, mengingat lawan mereka
selanjutnya adalah Liverpool.
Di pertandingan terakhir, laju Man. City sedikit terhambat. Pasalnya, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan tim juru kunci, Queens Park Rangers. Upaya mereka untuk mengejar Man. United jelas menjadi lebih berat. Apalagi, rival sekota mereka baru saja meraih kemenangan 1-0 atas Fulham.
Sektor belakang Man. City cukup mengkhawatirkan pascacedera yang dialami Vincent Kompany. Kondisi Matija Nastasic juga belum pulih benar setelah mengalami cedera lutut beberapa waktu lalu. Keadaan ini bukan tidak mungkin jadi keuntungan bagi Liverpool yang dihuni oleh sederetan penyerang yang mumpuni.
Ada satu hal yang jadi target striker Liverpool, Daniel Sturridge. Sejak meninggalkan Etihad pada 2009, dia belum pernah membobol gawang mantan timnya. Duetnya bersama Luis Suarez juga kian padu. Apabila sebelumnya Suarez menjadi ujung tombak, kini keduanya bergantian dalam memberikan dukungan dalam menekan barisan pertahanan lawan. (Yosua)
REKOR PERTEMUAN
Man. City (4-2-3-1): Hart, Zabaleta, Lescott, Nastasic, Barry, Garcia, Milner, Aguero, Silva, Dzeko
Liverpool (4-3-3): Reina, Johnson, Skrtel, Agger, Enrique, Henderson, Lucas, Gerrard, Sterling, Sturridge, Suarez
PREDIKSI
Man City Menang: 45%
Seri: 10%
Liverpool Menang: 45%
Sumber: DuniaSoccer
Di pertandingan terakhir, laju Man. City sedikit terhambat. Pasalnya, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan tim juru kunci, Queens Park Rangers. Upaya mereka untuk mengejar Man. United jelas menjadi lebih berat. Apalagi, rival sekota mereka baru saja meraih kemenangan 1-0 atas Fulham.
Sektor belakang Man. City cukup mengkhawatirkan pascacedera yang dialami Vincent Kompany. Kondisi Matija Nastasic juga belum pulih benar setelah mengalami cedera lutut beberapa waktu lalu. Keadaan ini bukan tidak mungkin jadi keuntungan bagi Liverpool yang dihuni oleh sederetan penyerang yang mumpuni.
Ada satu hal yang jadi target striker Liverpool, Daniel Sturridge. Sejak meninggalkan Etihad pada 2009, dia belum pernah membobol gawang mantan timnya. Duetnya bersama Luis Suarez juga kian padu. Apabila sebelumnya Suarez menjadi ujung tombak, kini keduanya bergantian dalam memberikan dukungan dalam menekan barisan pertahanan lawan. (Yosua)
REKOR PERTEMUAN
- Man. City hanya menang dua kali dari 17 pertemuan terakhir dengan Liverpool di kompetisi domestik (dua menang, delapan seri dan tujuh kalah)
- Liverpool tidak mampu mencetak gol dalam tiga kunjungan terakhir ke Etihad di ajang Premier League
- Man. City menang 32 kali dari 36 laga kandang terakhir di Premier League
- Man. City tidak kebobolan dalam empat laga terakhir di liga
- Musim ini, Man. City meraih empat clean sheets dan menyamai rekor yang pernah mereka bukukan sebelumnya di ajang Premier League
- Carlos Tevez belum mencetak gol dalam delapan laga terakhir di liga
- Hingga pekan ke-24, jumlah gol Man. City lebih sedikit ketimbang musim lalu pada waktu yang sama
- Lima dari enam laga tandang terakhir di Premier League, Liverpool minimal kebobolan dua gol
- Liverpool selalu mencetak gol dalam 11 laga terakhir
- Anak asuh Brendan Rodgers gagal meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir di liga apabila kebobolan terlebih dahulu (tiga menang dan lima kalah)
- Menurut statistik Opta , Liverpool merupakan klub dengan tingkat keakuratan tertinggi dalam hal umpan panjang (69 persen)
Man. City (4-2-3-1): Hart, Zabaleta, Lescott, Nastasic, Barry, Garcia, Milner, Aguero, Silva, Dzeko
Liverpool (4-3-3): Reina, Johnson, Skrtel, Agger, Enrique, Henderson, Lucas, Gerrard, Sterling, Sturridge, Suarez
PREDIKSI
Man City Menang: 45%
Seri: 10%
Liverpool Menang: 45%
Sumber: DuniaSoccer
'Setan Merah' Unggul 10 Poin Atas 'The Citizen'
Manchester United terus menjauhkan diri dari pesaingnya dan
mengamankan posisi puncak klasemen Premier League sementara. Setan Merah
memetik kemenangan dengan skor tipis 0-1 atas Fulham di Craven Cottage,
Sabtu (2/2).
Pertandingan berjalan menarik sejak peluit dibunyikan. Fulham langsung mengancam gawang Man. United lewat aksi Ashkan Dejagah yang diawali pergerakan Hugo Rodallega.
Kemelut terjadi di depan gawang Fulham pada menit ketujuh. Robin van Persie melepaskan tendangan yang berhasil dihalau Mark Schwarzer dan bola liar gagal dimaksimalkan Wayne Rooney.
David De Gea melakukan penyelamatan gemilang. Kiper asal Spanyol tersebut berhasil menepis tendangan keras bek kiri Fulham, John Arne Riise dari luar kotak penalti Man. United.
Gawang Man. United nyaris kebobolan lagi. Beruntungnya, tembakan Bryan Ruiz masih membentur tiang dan berbuah tendangan gawang bagi anak asuh Sir Alex Ferguson.
Aksi selanjutnya Wayne Rooney dan Antonio Valencia juga belum mampu memecah kebuntuan bagi Man. United. Sementara itu, Dejagah kembali gagal memaksimalkan peluan, setelah tembakan melengkungnya masih melebar dari jala Man. United.
Dewi fortuna tampaknya masih belum berpihak kepada tim tamu. Cleverley memberikan operan mendatar yang langsung ditendang Rooney. Namun sepakan bomber tim nasional Inggris itu kembali membentur mistar gawang.
Jelang akhir babak pertama, pertandingan sempat terhenti. Pasalnya, lampu stadion padam dan wasit memutuskan untuk menunda laga hingga penerangan kembali menyala.
Tidak lama setelah laga kembali dimulai, Van Persie melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mampu diamankan Schwarzer. Dengan begitu, kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.
Pada awal babak kedua, Fulham kembali menekan ke jantung pertahanan Man. United. Namun tembakan Giorgios Karagounis dari luar kotak penalti masih melebar dari gawang yang dikawal De Gea.
Meski terus ditekan tuan rumah, Man. United mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun usaha mereka masih mampu digagalkan oleh kiper lawan yang tampil cukup impresif di laga itu.
Kali ini, giliran Rafael da Silva yang sukses mengamankan gawang timnya. Sundulan Bryan Ruiz memanfaatkan umpan Damien Duff dari sepak pojok berhasil dihalaunya juga dengan sundulan.
Gol yang ditunggu-tunggu Man. United akhirnya datang pada menit ke-79. Setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang, Rooney dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kiri gawang Fulham.
Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan Man. United tetap bertahan. Tiga poin dari pertandingan ini mengantarkan Man. United unggul sepuluh poin dari rival sekota mereka, Manchester City yang duduk di posisi kedua klasemen.
Pertandingan berjalan menarik sejak peluit dibunyikan. Fulham langsung mengancam gawang Man. United lewat aksi Ashkan Dejagah yang diawali pergerakan Hugo Rodallega.
Kemelut terjadi di depan gawang Fulham pada menit ketujuh. Robin van Persie melepaskan tendangan yang berhasil dihalau Mark Schwarzer dan bola liar gagal dimaksimalkan Wayne Rooney.
David De Gea melakukan penyelamatan gemilang. Kiper asal Spanyol tersebut berhasil menepis tendangan keras bek kiri Fulham, John Arne Riise dari luar kotak penalti Man. United.
Gawang Man. United nyaris kebobolan lagi. Beruntungnya, tembakan Bryan Ruiz masih membentur tiang dan berbuah tendangan gawang bagi anak asuh Sir Alex Ferguson.
Aksi selanjutnya Wayne Rooney dan Antonio Valencia juga belum mampu memecah kebuntuan bagi Man. United. Sementara itu, Dejagah kembali gagal memaksimalkan peluan, setelah tembakan melengkungnya masih melebar dari jala Man. United.
Dewi fortuna tampaknya masih belum berpihak kepada tim tamu. Cleverley memberikan operan mendatar yang langsung ditendang Rooney. Namun sepakan bomber tim nasional Inggris itu kembali membentur mistar gawang.
Jelang akhir babak pertama, pertandingan sempat terhenti. Pasalnya, lampu stadion padam dan wasit memutuskan untuk menunda laga hingga penerangan kembali menyala.
Tidak lama setelah laga kembali dimulai, Van Persie melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mampu diamankan Schwarzer. Dengan begitu, kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.
Pada awal babak kedua, Fulham kembali menekan ke jantung pertahanan Man. United. Namun tembakan Giorgios Karagounis dari luar kotak penalti masih melebar dari gawang yang dikawal De Gea.
Meski terus ditekan tuan rumah, Man. United mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun usaha mereka masih mampu digagalkan oleh kiper lawan yang tampil cukup impresif di laga itu.
Kali ini, giliran Rafael da Silva yang sukses mengamankan gawang timnya. Sundulan Bryan Ruiz memanfaatkan umpan Damien Duff dari sepak pojok berhasil dihalaunya juga dengan sundulan.
Gol yang ditunggu-tunggu Man. United akhirnya datang pada menit ke-79. Setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang, Rooney dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kiri gawang Fulham.
Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan Man. United tetap bertahan. Tiga poin dari pertandingan ini mengantarkan Man. United unggul sepuluh poin dari rival sekota mereka, Manchester City yang duduk di posisi kedua klasemen.
El Real Menelan Kekalahan Kelimanya Musim Ini Akibat Gol Bunuh Diri CR7
Real Madrid secara mengejutkan berhasil dikalahkan oleh klub
medioker, Granada di Nuevo Los Carmenes, Sabtu (2/2). Nahasnya,
Cristiano Ronaldo yang biasa menjadi tumpuan Madrid dalam urusan
membobol gawang lawan, justru mencetak gol bunuh diri.
Madrid langsung melancarkan serangan setelah peluit dibunyikan. Umpan Sergio Ramos disambut tembakan keras Cristiano Ronaldo dari luar kotak penalti Granada. Namun bola masih mampu diamankan kiper lawan.
Ronaldo akhirnya mencetak gol pada menit ke-21. Bukan untuk timnya, justru gol bunuh diri yang membawa Granada unggul 1-0 atas Madrid. Padahal, pemain asal Portugal itu berniat untuk menyundul bola dari tembakan Inigo Lopez.
Saat laga memasuki menit ke-30, Ronaldo ingin menebus kesalahannya. Kendati demikian, upaya CR7 gagal setelah tendangan jarak jauhnya tidak jauh melenceng dari gawang Granada. Keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Pelatih Madrid, Jose Mourinho membuat sejumlah perubahan pada babak kedua. Tepatnya pada menit ke-61, Los Blancos bisa saja menyamakan kedudukan apabila usaha Ronaldo tidak digagalkan Tono Martinez.
Madrid terus berupaya untuk setidaknya meraup satu poin dari pertandingan ini. Akan tetapi, Karim Benzema tidak mampu memaksimalkan peluangnya pada menit ke-84 yang diawali pergerakan Jose Callejon.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang dan skor 1-0 bagi tuan rumah tidak berubah. Ini merupakan kekalahan pertama Los Blancos sejak 41 tahun terakhir dari Granada.
Sumber: DuniaSoccer
Madrid langsung melancarkan serangan setelah peluit dibunyikan. Umpan Sergio Ramos disambut tembakan keras Cristiano Ronaldo dari luar kotak penalti Granada. Namun bola masih mampu diamankan kiper lawan.
Ronaldo akhirnya mencetak gol pada menit ke-21. Bukan untuk timnya, justru gol bunuh diri yang membawa Granada unggul 1-0 atas Madrid. Padahal, pemain asal Portugal itu berniat untuk menyundul bola dari tembakan Inigo Lopez.
Saat laga memasuki menit ke-30, Ronaldo ingin menebus kesalahannya. Kendati demikian, upaya CR7 gagal setelah tendangan jarak jauhnya tidak jauh melenceng dari gawang Granada. Keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Pelatih Madrid, Jose Mourinho membuat sejumlah perubahan pada babak kedua. Tepatnya pada menit ke-61, Los Blancos bisa saja menyamakan kedudukan apabila usaha Ronaldo tidak digagalkan Tono Martinez.
Madrid terus berupaya untuk setidaknya meraup satu poin dari pertandingan ini. Akan tetapi, Karim Benzema tidak mampu memaksimalkan peluangnya pada menit ke-84 yang diawali pergerakan Jose Callejon.
Wasit akhirnya meniup peluit panjang dan skor 1-0 bagi tuan rumah tidak berubah. Ini merupakan kekalahan pertama Los Blancos sejak 41 tahun terakhir dari Granada.
Sumber: DuniaSoccer
Sabtu, 02 Februari 2013
Roberto Mancini Kagum Kepada Luis Suarez
Laga sulit kontra Liverpool, Minggu (3/2) bakal dilakoni Manchester
City. Perhatian Manajer Roberto Mancini terpaku pada satu sosok, yakni
Luis Suarez.
Mancini sendiri mengaku kagum terhadap kiprah Suarez sepanjang musim ini. Catatan 17 gol dari 23 laga Premier League memang bisa jadi baromoter kualitas striker berkebangsaan Uruguay ini.
"Bagi saya, Suarez merupakan pemain papan atas. Saya menyukainya karena dia sangat kuat dan bekerja keras," ungkap Mancini seperti dilansir Goal.
"Dia adalah salah satu striker terbaik di Inggris. Saya mengagumi kualitasnya. Dia berkualitas tinggi dan sangat kuat," sambung Mancini.
Seiring kepergian Mario Balotelli, lini depan The Citizen sendiri tinggal menyisakan tiga pemain. Namun, Mancini justru melontarkan jawaban diplomatis terkait peluang menggaet Suarez. "Dia adalah pemain Liverpool," tandasnya.
Mancini sendiri mengaku kagum terhadap kiprah Suarez sepanjang musim ini. Catatan 17 gol dari 23 laga Premier League memang bisa jadi baromoter kualitas striker berkebangsaan Uruguay ini.
"Bagi saya, Suarez merupakan pemain papan atas. Saya menyukainya karena dia sangat kuat dan bekerja keras," ungkap Mancini seperti dilansir Goal.
"Dia adalah salah satu striker terbaik di Inggris. Saya mengagumi kualitasnya. Dia berkualitas tinggi dan sangat kuat," sambung Mancini.
Seiring kepergian Mario Balotelli, lini depan The Citizen sendiri tinggal menyisakan tiga pemain. Namun, Mancini justru melontarkan jawaban diplomatis terkait peluang menggaet Suarez. "Dia adalah pemain Liverpool," tandasnya.
AS Roma Pecat Zdenek Zeman
Catatan nihil kemenangan pada lima partai terakhir Serie-A yang
dilakoni AS roma berimbas buruk pada posisi Pelatih Zdenek Zeman. Satu
hari setelah kekalahan kandang dari Cagliari, Jumat (1/2), manajemen
melayangkan surat pemecatan untuk pelatih berkebangsaan Republik Cheska
ini.
Seperti dilaporkan Football Italia, putusan ini diambil setelah rapat tiga jam yang melibatkan beberapa direktur semisal Franco Baldini, Walter Sabatini dan Italo Zanzi. Usai rapat, Baldini pun menghubungi Presiden James Palotta yang tengah berada di Boston.
Baldini menjelaskan situasi pasca kekalahan dari Cagliari. Sekedar informasi, 500 fans memang melancarkan protes dan tuntutan agar Zeman dipecat setelah partai kontra Cagliari.
Langkah krusial lantas diambil Palotta. Jabatan Zeman dicopot dan Aurelio Andreazzoli ditugaskan mengisi kekosongan sampai manajemen menemukan pengganti. Andreazzoli merupakan pelatih teknik dari rezim Luciano Spalletti hingga Zeman.
Beberapa pelatih tenar, dikumandangkan media-media Italia, jadi kandidat suksesor Zeman. Sebut saja Massimiliano Allegri, Laurent Blanc dan Carlo Ancelotti. Nama terakhir memang kerap membuka peluang untuk menangani I Giallorossi.
Sayang, sulit bagi ketiga kandidat tersebut untuk meninggalkan klubnya pada tengah kompetisi. Eks Pelatih Cesena musim lalu, Marco Giampaolo pun disinyalir bakal menjabat caretaker hingga akhir musim.
Sumber: DuniaSoccer
Seperti dilaporkan Football Italia, putusan ini diambil setelah rapat tiga jam yang melibatkan beberapa direktur semisal Franco Baldini, Walter Sabatini dan Italo Zanzi. Usai rapat, Baldini pun menghubungi Presiden James Palotta yang tengah berada di Boston.
Baldini menjelaskan situasi pasca kekalahan dari Cagliari. Sekedar informasi, 500 fans memang melancarkan protes dan tuntutan agar Zeman dipecat setelah partai kontra Cagliari.
Langkah krusial lantas diambil Palotta. Jabatan Zeman dicopot dan Aurelio Andreazzoli ditugaskan mengisi kekosongan sampai manajemen menemukan pengganti. Andreazzoli merupakan pelatih teknik dari rezim Luciano Spalletti hingga Zeman.
Beberapa pelatih tenar, dikumandangkan media-media Italia, jadi kandidat suksesor Zeman. Sebut saja Massimiliano Allegri, Laurent Blanc dan Carlo Ancelotti. Nama terakhir memang kerap membuka peluang untuk menangani I Giallorossi.
Sayang, sulit bagi ketiga kandidat tersebut untuk meninggalkan klubnya pada tengah kompetisi. Eks Pelatih Cesena musim lalu, Marco Giampaolo pun disinyalir bakal menjabat caretaker hingga akhir musim.
Sumber: DuniaSoccer
Jumat, 01 Februari 2013
Real Madrid 1 - 1 Barcelona
Pertandingan dalam ajang Copa del Rey atau yang biasa disebut Piala Raja
ini mempertemukan dua raksasa Spanyol, yakni El Barca -julukan
Barcelona- dan El Real -julukan Real-. Pertandingan ini dihelat di
Santiago Bernabeu, markas Real pada hari rabu malam (30/1) waktu
setempat. Real Madrid yang turun tanpa pasukan utamanya, yaitu Iker
Casillas, Sergio Ramos, Pepe, Fabio Coentrao, serta Angel Di Maria
berhasil menahan seri Barcelona dengan skor sama kuat 1-1. Real yang
turun dengan duet bek tengah Ricardo Carvalho dan Raphael Varane sukses
menjinakkan Lionel Messi dkk. Hasil seri ini juga merupakan berkat
penampilan apik penjaga gaawang baru El Real, yakni Diego Lopez yang
notabene merupakan jebolan akademi Real. Pertandingan berjalan cukup seimbang hingga babak pertama ditutup dengan skor 0-0. Namun Barca langsung menaikkan tempo permainan di babak kedua. Terbukti hasilnya, pada menit ke-50 Cesc Fabregas yang menerima umpan terobosan lannsung menceploskan bola ke dalam gawang tanpa dihalau Diego Lopez. Barca dan Real juga memiliki beberapa peluang apik di depan gawang namun sayangnya belum bisa dikonversi menjadi gol oleh kedua kubu. Diantaranya peluang Pedro Rodriguez saat sudah satu lawan satu dengan Diego Lopez, tetapi tendangannya masih melenceng dari gawang. Real juga memilki beberapa peluang lewat winger andalannya, Cristiano Ronaldo. Berkali-kali mencoba menembus pertahanan Barca, akhirnya Real berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan bek muda Raphael Varane pada menit ke-80. Setelah gol itu tidak ada gol lagi yang tercipta pada pertandingan ini, dan skor akhir menunjukkan skor 1-1. Pertandingan leg kedua akan dimainkan di markas Barca, Nou Camp pada bulan Februari tanggal 23.
Langganan:
Postingan (Atom)