Kemenangan 7-3 yang diraih Real Madrid atas Sevilla menunjukkan satu hal
yang begitu jelas: Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale
tampil begitu impresif di lini depan.
Sebelum pertandingan,
Ancelotti mengatakan bahwa Benzema, yang sudah lama tidak mencetak gol
sebelumnya, sudah pasti mendapatkan tempat di starting XI. Siapa dua pemain depan lainnya, dia tidak mau menyebutkan.
Ketika starting XI diumumkan, jelas siapa dua pemain lainnya --dan tidak begitu mengejutkan: Ronaldo dan Bale. Keduanya ditaruh sebagai flank
di sisi kiri dan kanan. Sementara, Isco ditaruh sebagai gelandang
serang di tengah, ditemani oleh Sami Khedira dan Asier Illarramendi
sebagai gelandang bertahan.
Ronaldo, Benzema, dan Bale kemudian
menunjukkan mengapa keputusan Ancelotti tersebut terbilang tepat. Secara
kasat mata adalah statistik dari ketiganya: Ronaldo sukses mencetak hat-trick, sementara Benzema dan Bale menyumbang dua gol. Tidak hanya itu, Benzema dan Bale juga menyumbang dua assist.
Statistik lainnya, Ronaldo dan Bale juga jadi pemain Madrid yang paling agresif. Ronaldo melepaskan 6 attempts (4 on target) sepanjang laga, sementara Bale melepaskan 4 attempts (3 on target). Benzema lebih efektif: 2 attempts (2 on target) dan dua-duanya berbuah jadi gol.
Itu
baru dari catatan statistik. Dari segi permainan, ketiganya juga
terbilang cair dalam bergerak dan berpindah posisi. Hal ini terlihat
dari bagaimana gol pertama Bale tercipta.
Pada gol tersebut,
Benzema, yang tadinya berada di tengah, bergerak ke sisi kiri untuk
menerima bola. Sementara Benzema menerima bola, Ronaldo, yang tadinya
ada di sisi kiri, berlari masuk ke dalam kotak penalti, mengisi ruang
kosong di sisi tiang jauh. Sedangkan Bale, yang tadinya berada di sisi
kiri, masuk ke tengah mengisi ruang kosong yang ditinggalkan Benzema.
Gol itu berakhir dengan sederhana: Benzema memberikan bola kepada Bale,
yang lantas melepaskan sepakan kaki kiri terarah. Kendati sederhana,
pergerakan ketiganya terbilang menarik --dan demikianlah yang terjadi
sepanjang laga.
Salah satu gol Benzema juga memperlihatkan
bagaimana Bale sukses melihat pergerakan Benzema sebelum akhirnya
memberikan umpan tarik kepada bomber asal Prancis tersebut.
Dengan
ketiganya, Madrid bermain dengan kecepatan penuh. Mereka menekan tinggi
pertahanan Sevilla dan tiap kali merebut bola langsung melakukan
serangan balik cepat. Adanya Ronaldo dan Bale memungkinkan Los Blancos bermain dengan gaya ini.
"Kami
memang ingin bermain dengan tempo cepat dan kami sudah membicarakannya
di ruang ganti. Kami kemudian mencoba melakukannya dan semuanya berjalan
dengan baik," ujar Asier Illarramendi di situs resmi klub.
Di
sisi lain, pertahanan Madrid terbilang mengkhawatirkan. Dalam dua laga
terakhir di liga, gawang mereka kebobolan lima gol. Ancelotti pun
menyebut bahwa timnya kurang seimbang dalam bertahan dan menyerang. Ini
pun jadi pekerjaan rumah baru untuknya.
Sumber: detiksport
Tidak ada komentar:
Posting Komentar