Chelsea harus menelan pil pahit pada leg pertama babak 16-besar
Europa League, Kamis (7/3). Betapa tidak, armada Rafael Benitez takluk
dari tim medioker, Steaua Bucuresti.
The Blues memang tampak kesulitan pada awal-awal babak pertama.
Pertahanan tuan rumah tampak kokoh dan sulit ditembus. Alhasil, Chelsea
cenderung mengandalkan skenario bola mati untuk menebar ancaman.
Petaka The Blues baru datang 10 menit jelang turun minum. Di kotak
terlarang, Ryan Bertrand mendorong Raul Rusescu hingga tersungkur. Para
penggawa Steaua lantas mengerubuni wasit.
Sang pengadil utama tak lantas mengambil putusan. Dia berkonsultasi
dengan wasit keempat, baru melayangkan kartu kuning untuk Bertrand.
Rusescu pun mengambil eksekusi titik putih dengan cukup dingin dan
mencatat namanya di papan skor.
Pada sisa paruh pertama, pasukan London Biru coba bangkit. Tak kurang
dari lima menit, Chelsea menebar ancaman melalui tembakan Yossi
Benayoun dan Fernando Torres. Sayang, kedua peluang berhasil dimentahkan
oleh penampilan penjaga gawang Ciprian Tatarusanu.
Benitez menerapkan beberapa perubahan pada babak kedua. Benayoun dan
Eden Hazard ditarik keluar, sedangkan Juan Mata dan Marko Marin masuk
sebagai pengganti.
Benar, intensitas The Blues melalui sisi sayap meningkat. Nama
terakhir sempat melepas umpan silang dari sisi kiri. Bratislav Ivanovic
menyambut dengan tandukan. Lagi-lagi, aksi heroik Tatarusanu menampik
gol penyeimbang tim tamu.
Dua menit jelang waktu normal berakhir, Marin juga sempat menyodorkan
bola ke Frank Lampard. Sayang, tendangan Lampard terlalu masih melebar
di sisi gawang. Peluit panjang dari wasit pun membuat publik Arena
Națională bersukacita.
Kendati demikian, Chelsea masih memiliki asa tersisa. Mereka akan
menjamu Steaua di Stamford Bridge pada leg kedua, Kamis (14/3).
SUmber: DuniaSoccer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar