Pemain sayap Ajax Amsterdam, Viktor Fischer terpukul dengan kegagalan
timnya lolos dari babak 32-Besar Europa League musim ini. Ajax
disingkirkan Steaua Bucuresti lewat drama adu penalti, Kamis (21/2).
Ajax memperoleh keunggulan dua gol tanpa balas di leg pertama saat
tampil di Amsterdam Arena. Namun Steaua berhasil membalas dengan
kedudukan yang sama di kandang sendiri dalam waktu normal dan memaksa
pertandingan ditentukan lewat adu penalti.
"Apa yang harus aku katakan? Ini seperti insiden dan kami tidak bermain dengan baik," sesal Fischer kepada RTL 7
, setelah pertandingan berakhir.
"Kami memulainya dengan sangat baik, namun dengan mudahnya kemasukan
gol. Dan, gol kedua mereka adalah keberuntungan. Itu tidak seharusnya
terjadi," sambung pemain berusia 18 tahun tersebut.
Meski gagal, Fischer tidak ingin terlarut dalam kekecewaan yang
mendalam. Dia pun mengajak rekan-rekan setimnya untuk membangun
konsentrasi tampil di kompetisi lain yang harus dihadapi Ajax.
"Setelah Sabtu, semua ini harus berakhir. Minggu kami akan kembali
bertanding. Sekarang kami harus memberikan segalanya untuk trofi juara
liga (Eredivisie) dan Piala Belanda," tandasnya.
Ajax masih berpeluang menyabet gelar juara liga. Anak asuh Frank De
Boer menempati peringkat kedua dengan selisih tiga poin dari PSV
Eindhoven di puncak klasemen. Ajax juga berhasil menembus semifinal
Piala Belanda dan berjumpa dengan AZ Alkmar.
Sumber: DuniaSoccer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar