Serie A 2012-13 masih menyisakan 11 partai. Secara matematis
keunggulan enam poin yang milik Juventus atas peringkat kedua, Napoli,
dan 11 angka dengan AC Milan selaku penghuni posisi ketiga, masih bisa
dikejar. Syaratnya, kedua pesaingnya itu rutin meraup tiga poin pada
laga sisa, sembari berharap I Bianconeri terpeleset dalam beberapa laga.
Melongok performa impresif beberapa partai terakhir, Napoli dan Milan
bisa memenuhi syarat pertama. Tapi, tidak dengan syarat kedua. Bukannya
apa-apa, sepanjang musim ini, Juventus tampil konsisten. Dari 27 laga,
skuad asuhan Antonio Conte itu baru empat kali kalah. Noda itu muncul
saat bersua tiga tim kuat yakni AS Roma, Inter Milan, dan Milan. Satu
kekalahan lagi terjadi ketika menjamu Sampdoria.
Dari 11 laga sisa, Juventus tinggal menyisakan Inter dan Milan
sebagai lawan paling berat. Artinya, andai sanggup menang pada sembilan
laga lainnya, Andrea Pirlo cs tetap tak bisa dilewati Napoli meski
kalah ketika bertemu dua tim asal Kota Milan.
Perbedaan poin dengan Napoli bukan satu-satunya penegasan kans Juventus meraih scudetto
musim ini. Mereka pun didukung sejarah. Dalam 10 musim terakhir, tim yang berada di puncak klasemen pada giornata
ke-27, punya kecenderungan mempertahankan posisi hingga akhir musim.
Pengecualiannya terjadi pada 2004-05 dan 2011-12. Gelar juara melayang
dari tangan Milan meski pada giornata
ke-27 kokoh di puncak klasemen.
Sumber: DuniaSoccer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar