Jumat, 10 Mei 2013

David Moyes Manajer Baru Man. United

Teka-teki manajer baru MU setelah ditinggal Sir Alex Ferguson yang pensiun terjawab sudah. Dia adalah David Moyes. Moyes saat ini masih menjadi manajer Everton, namun kontraknya habis di penghujung musim ini. Dia pun langsung dikontrak United selama 6 tahun. Penunjukan Moyes tidak lain karena saran Fergie sendiri. Fergie memang sejak lama mengagumi sosok Moyes di dalam maupun luar lapangan. Soal loyalnya dia di klub, dia hanya kalah oleh Fergie (27 tahun), dan Arsene Wenger (17 tahun), manajer Arsenal saat ini. Moyes menjadi manajer Everton sejak 2002 atau sudah 10-11 tahun yang lalu. Penunjukan Moyes ini memang ditujukan agar dia mengikuti jejak Fergie yang juga lama di Man. United.

Musim PErtama di MU, Moyes Langsung Raih Dua Trofi

Penunjukkan David Moyes sebagai manajer baru Manchester United berbuah positif. Pada musim pertamanya, Moyes langsung mempersembahkan dua trofi juara bagi Man.United. Tapi tunggu dulu. Ternyata pencapaian itu baru terjadi dalam simulasi game  keluaran Sports Interactive , Football Manager 2013.
Seperti dilansir Sportsmail , sebelum Moyes resmi ditunjuk sebagai suksesor Sir Alex Ferguson, Football Manager 2013  ternyata sudah melakukan simulasi dengan beberapa kemungkinan.
Dalam simulasi tersebut, Moyes, yang selama 11 tahun bersama Everton gagal mempersembahkan gelar juara, mampu finis di urutan teratas klasemen Premier League pada musim 2013-14. Man. United berhasil mengungguli Chelsea asuhan Jose Mourinho yang harus puas di posisi kedua.
Tak cuma itu, Moyes pun membawa Setan Merah melaju ke final Piala FA. Trofi kedua pun berhasil disabet setelah mengalahkan Stoke City dalam laga final di Stadion Wembley.
Tak berbeda jauh dengan Ferguson, Moyes pun cukup pasif pada bursa transfer. Musim panas 2013, Moyes hanya memboyong satu pemain, yakni mantan anak asuhnya di Everton, Leighton Baines seharga 19 juta pounds. Sedangkan penjualannya hanya gelandang Brasil, Anderson, yang dilepas ke Juventus dengan banderol 7 juta pounds.
Pada musim pertamanya itu, Moyes berhasi mengoptimalkan skuad peninggalan Ferguson. Duet Wayne Rooney dan Robin van Persie membukuman 40 gol di semua ajang. Sedangkan kiper David De Gea mampu mencatat 13 clean sheets .
Tak cuma Moyes, Football Manager 2013 juga menerapkan simulasi serupa dengan menempatkan Jose Mourinho sebagai manajer Man. United. Kenyataannya, dalam simulasi tersebut, Mourinho tak mampu sesukses Moyes.
Pada Januari 2014, Man.United asuhan Mourinho masih bertengger di urutan ketiga klasemen. Beberapa pemain gagal tampil baik, seperti Danny Welbeck, Antonio Valencia dan Anderson. Mourinho pun membeli Marouane Fellaini dari Everton dan Andre Schurle dari Bayer Leverkusen dengan total biaya 47 juta pounds.
Akan tetapi, pada akhir musim Mourinho tetap gagal membawa Man.United melewati tetangganya, Manchester City. Setan Merah haya duduk di peringkat kedua, terpaut dua angka dari City yang menjadi juara.
Serupa dengan Moyes, duet Van Persie dan Rooney pun tampil impresif bersama Mourinho, dengan membukukan total 40 gol dalam semusim. Sedangkan De Gea tampil impresif dengan hanya kebobolan 31 gol.
Mourinho sendiri hampir membawa timnya menjadi juara Piala FA dan Liga Champions. Akan tetapi, di final Piala FA, Red Devils kalah 2-3 dari Chelsea melalui babak perpanjangan waktu, sebelum dibungkam City di final Liga Champions dua pekan setelahnya.
Selain dua nama itu, Jurgen Klopp dan Ole Gunnar Solksjaer juga sempat disimulasi oleh Football Manager 2013.  Namun, pencapaian keduanya tak lebih baik dari Moyes dan Mourinho.Dari hasil simulasi tersebut, terbukti insting Man.Unitd menunjuk Moyes sebagai manajer anyar merupakan pilihan tepat.

Sumber: DuniaSoccer

Moyes Bawa Anak Asuhnya ke Old Trafford

David Moyes telah terpilih sebagai manajer baru Manchester United, menggantikan Sir Alex Ferguson. Diganjar kontrak enam tahun, Moyes bersiap melakukan sejumlah perubahan, termasuk dalam staf kepelatihan. Dikabarkan Daily Mail, Moyes siap membawa anak asuhnya di Everton, Phil Neville, untuk bergabung ke dalam staf pelatih.
Neville kini berpeluang mengikuti Moyes untuk kembali ke Old Trafford. Eks pemain Manchester United itu memang telah bersiap meninggalkan Everton pada akhir musim setelah masa delapan tahun karier di Goodison Park.
Neville sendiri sebelumnya sempat dikabarkan masuk sebagai kandidat pengganti Moyes di Everton. Hanya saja, Phil pernah menegaskan masih ingin melanjutkan kariernya sebagai pemain selagi fisiknya masih memungkinkan.
Kendati demikian, Moyes mungkin akan tetap berusaha membujuk Neville. Pasalnya, dia berharap memiliki orang yang bisa dipercayainya. Neville sendiri bisa menjadi figur penting untuk membantu Moyes, mengingat latar belakangnya dengan kedua klub, pernah membela Manchester United dan juga menjadi anak asuh Moyes.
Staf kepelatihan di Old Trafford sendiri tak perlu khawatir pekerjaannya akan terancam. Normalnya, ketika seorang manajer pergi, staf kepelatihan pun akan turut diganti seiring dengan kedatangan manajer baru. Tapi, tidak demikian halnya dengan perubahan yang terjadi di kubu Red Devils.
Diyakini, tak akan ada perubahan besar-besaran. Tapi, Moyes akan diperbolehkan membawa dua orang stafnya ke Old Trafford. Toh, hal ini tetap menyisakan tanda tanya terkait nasib asisten Ferguson, Mike Phelan dan pelatih tim utama, Rene Meulensteen. Phelan sendiri sudah hampir menjadi manajer pada 2010 lalu ketika mengadakan pembicaraan dengan Burnley. Kini, patut dinanti apakah karier keduanya di Old Trafford akan terus berlanjut.

SUmber: DuniaSoccer

"Suka Madrid? Dukung Casillas"

Kabar terus diabaikannya Iker Casillas oleh pelatih Real Madrid, Jose Mourinho ternyata mulai mengusik Vicente del Bosque. Arsitek timnas Spanyol itu meminta kepada fans Los Blancos untuk mencintai pemain berusia 31 tahun itu.
Sejak mengalami cedera beberapa waktu lalu, pos Casillas diambil alih Diego Lopez. Bahkan, Mourinho dengan tegas menyatakan masih akan memercayai pos penjaga gawang kepada eks Villarreal itu ketimbang sang kapten La Furia Roja.
"Seorang fans Madrid yang baik adalah dia yang mencintai Casillas sebagai bagian dari konsekuensi. Seperti Casillas, kami adalah bagian dari Real Madrid, klub lah yang membuat kami jadi seperti sekarang ini," ungkap Del Bosque kepada W Radio .
Di sisi lain, imbas dari perselisihan ini, nama Morinho santer diberitakan bakal segera menuju pintu keluar Santiago Bernabeu. Bahkan, keputusan The Special One  -julukannya, sudah membuat pemainnya sendiri semisal Pepe bereaksi keras.
Keberadaan Casillas yang selalu menghangatkan bangku cadangan juga bisa berefek pada posisinya di timnas. Jika terus tak bermain, sang kapten bisa saja diabaikan Del Bosque di Piala Konfederasi pertengahan tahun ini.

Sumber: DuniaSoccer

Sergio Ramos: Berhenti Bertengkar, Madrid!

Sergio Ramos meminta rekan-rekannya di Real Madrid untuk "menghentikan pertengkaran" dan fokus menyambut laga final Copa Del Rey menghadapi Atletico Madrid.
Belakangan, skuad Los Blancos memang diterpa isu tak sedap terkait perpecahan di ruang ganti. Semua berula dari keputusan pelatih Jose Mourinho terus mencadangkan kapten Iker Casillas
Pepe sempat melontarkan komentar pedas terkait keputusan itu. Mourinho lanta membalas dan tak memainkan Pepe pada laga kontra Malaga.
Terkait semua kisruh itu, Ramos mengaku sudah muak, termasuk dengan perdebatan lisan di media antara pemain. Dia menyerukan semua pihak untuk menempatkan ego mereka di belakang, dan menyelesaikan perbedaan mereka setelah musim berakhir.
"Mungkin sudah waktunya untuk mengakhiri kontroversi, untuk menghentikan percekcokan atas Iker, Pepe dan Mourinho," kata Ramos.
"Apa yang perlu kami lakukan adalah mencari kesatuan dalam tim. Sudah waktunya berhenti memikirkan ego sendiri dan berpikir tentang final. Setelah final Copa, baru waktu yang tepat untuk menyortir segala sesuatu."
Final Copa del Rey akan digelar pada 17 Mei di Santiago Bernabeu dan akan menjadi pertama kalinya dua tim Madrid ini bertemu sejak Atletico menang pada 1992.

Sumber: DuniaSoccer