FIFA telah mengeluarkan 23 nama kandidat peraih FIFA Ballon d'Or
2013. Dari nama-nama tersebut Bayern Munchen mengirim enam calon untuk
meraih penghargaan tertinggi sebagai pemain bola. Hal ini ternyata
melecut tanda tanya dari seorang Sebastian Kehl.
Menurut kapten Borussia Dortmund itu, beberapa pemain dari timnya
layak masuk dalam 23 daftar tersebut. Dari 23 nama tersebut, Dortmund
hanya mengirim Robert Lewandowski sebagai wakilnya.
"Pertama-tama, aku belum melihat daftar tersebut secara keseluruhan,
jadi bagiku ini adalah situasi baru. Tapi aku mengharapkan ada beberapa
pemain Dortmund untuk masuk dalam daftar tersebut," ujar Kehl.
"Dan saya tidak membenarkan untuk melihat hanya satu pemain Dortmund
yang ada dalam daftar itu. Mungkin saja orang-orang menilai Dortmund
dari segi timnya, tapi tentu saja kami memiliki banyak individu hebat
dalam tim ini," tambah dia.
Kehl sendiri tidak terlalu menyesali keputusan FIFA tersebut.
Baginya, saat ini kesuksesan Dortmund memang terbentuk karena kompaknya
tim, bukan satu atau dua pemain.
"Kami sukses secara tim, dan pada akhirnya aku pikir hal tersebut bukan hal yang layak kami debati," tukasnya.
Selain mengirim Lewandowski sebagai salah satu dari 23 pemain terbaik
dunia, mereka juga mengirim pelatih mereka, Jurgen Klopp masuk dalam 10
nominasi peraih penghargaan pelatih terbaik.
Sumber: DuniaSoccer
In life, as in football, you won't go far unless you know where the goalposts are. - Arnold H. Glasow
Kamis, 31 Oktober 2013
"Pirlo Bukan Saingan Messi dan CR7"
Pelatih Juventus, Antonio Conte menilai, kans Andrea Pirlo meraih
Ballon d'Or tahun ini sangat kecil. Apalagi Pirlo harus bersaing dengan
sejumlah bintang lapangan hijau lainnya.
Dari 23 nomine, nama-nama seperti Franck Ribery, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo jelas diunggulkan. Namun Conte berpendapat, Pirlo layak meraih Ballon d'Or.
"Bagi saya, jika ada satu pemenang maka dia adalah Pirlo," beber Conte, dilansir La Gazzetta dello Sport .
"Saya tahu itu tidak mungkin terjadi. Pemain seperti Messi, Ronaldo, Ribery dan (Zlatan) Ibrahimovic berada di posisi unggulan, namun dia (Pirlo) layak meraihnya. Saya senang jika dia memenangkannya," lanjutnya.
Selain itu, Conte juga kecewa lantaran nama kapten AS Roma, Francesco Totti tidak masuk dalam daftar nomine peraih Ballon d'Or.
"Itu mengejutkan bahwa tidak ada Totti dalam daftar (nomine pemenang). Fifa telah melupakan dia," tandas allenatore berusia 44 tahun tersebut.
Sumber: DuniaSoccer
Dari 23 nomine, nama-nama seperti Franck Ribery, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo jelas diunggulkan. Namun Conte berpendapat, Pirlo layak meraih Ballon d'Or.
"Bagi saya, jika ada satu pemenang maka dia adalah Pirlo," beber Conte, dilansir La Gazzetta dello Sport .
"Saya tahu itu tidak mungkin terjadi. Pemain seperti Messi, Ronaldo, Ribery dan (Zlatan) Ibrahimovic berada di posisi unggulan, namun dia (Pirlo) layak meraihnya. Saya senang jika dia memenangkannya," lanjutnya.
Selain itu, Conte juga kecewa lantaran nama kapten AS Roma, Francesco Totti tidak masuk dalam daftar nomine peraih Ballon d'Or.
"Itu mengejutkan bahwa tidak ada Totti dalam daftar (nomine pemenang). Fifa telah melupakan dia," tandas allenatore berusia 44 tahun tersebut.
Sumber: DuniaSoccer
"Ibrahimovic Tak Laik Gondol Ballon d'Or"
Midfielder
Queens Park Rangers, Joey Barton mendiskreditkan kapasitas Zlatan
Ibrahimovic. Ibrahimovic diyakini tak laik merebut penghargaan Ballon
d'Or.
Ibrahimovic masuk dalam daftar 23 nama calon nominasi untuk edisi tahun ini. Legiun asal Swedia itu bersanding dengan nama-nama tenar semisal Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Franck Ribery dan Robin van Persie.
"Tidak. Dia tidak pantas untuk Ballon d'Or. Dia bukanlah pemain terbaik di dunia," ucap Barton dalam wawancara bersama RMC.
Bukan rahasia lagi, Barton yang membela Olympique Marseille musim lalu, kerap bentrok dengan Ibrahimovic. Terlebih, pertemuan keduanya dipanaskan oleh duel sarat rivalitas, Le Classique.
"Aku tidak memiliki masalah dengan Zlatan. Dia merupakan seorang pemain hebat dengan kepribadian menari. Dia adalah pencetak gol luar biasa dan sepak bola membutuhkan pemain sepertnya," tambah Barton.
Sumber: DuniaSoccer
Ibrahimovic masuk dalam daftar 23 nama calon nominasi untuk edisi tahun ini. Legiun asal Swedia itu bersanding dengan nama-nama tenar semisal Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Franck Ribery dan Robin van Persie.
"Tidak. Dia tidak pantas untuk Ballon d'Or. Dia bukanlah pemain terbaik di dunia," ucap Barton dalam wawancara bersama RMC.
Bukan rahasia lagi, Barton yang membela Olympique Marseille musim lalu, kerap bentrok dengan Ibrahimovic. Terlebih, pertemuan keduanya dipanaskan oleh duel sarat rivalitas, Le Classique.
"Aku tidak memiliki masalah dengan Zlatan. Dia merupakan seorang pemain hebat dengan kepribadian menari. Dia adalah pencetak gol luar biasa dan sepak bola membutuhkan pemain sepertnya," tambah Barton.
Sumber: DuniaSoccer
Beckham Segera Miliki Klub di Miami
Eks bintang dan kapten tim nasional Inggris, David Beckham dikabarkan
telah memilih Miami sebagai tempat untuknya membuat sebuah klub yang
bakal berkompetisi diMajor League Soccer, Amerika Serikat. Pemilihan
Miami sebagai kota yang ingin dibuat sebuah klub sepak bola oleh Beckham
tak lepas dari bahwa daerah tersebut menjadi target ekspansi MLS.
Saat masih bermain di Los Angeles Galaxy Beckham memiliki klausul kontrak pada tahun 2007 lalu yang di dalamnya terdapat pernyataan bahwa Beckham bisa membeli sebuah klub MLS dengan potongan harga hingga 25 juta dolla Amerika. Pemain yang mengakhiri karier di klub Prancis, Paris Saint-Germain itu pun mengaku tertarik untuk membangun sebuah klub di Amerika.
"Kenapa Amerika? Karena saat saya bergabung dengan LA Galaxy saya selalu berkomitmen kepada MLS dan saya juga berjanji untuk memabntu mengembangkan olahraga ini di negara itu," ujar Beckham kepada BBC.
"Saya pikir hal ini tidak akan mencapai pada fase di mana sepak bola akan mengalahkan basket dan menjadi olahraga nomor satu di sana," tambah dia.
Saat ini, MLS masih memiliki 19 tim yang ikut berkompetisi, akan tetapi kompetisi teratas Amerika Serikat itu berencana mengembangkan kompetisi itu menjadi 24 klub yang akan bermain pada tahun 2020 nanti.
Sumber: DuniaSoccer
Saat masih bermain di Los Angeles Galaxy Beckham memiliki klausul kontrak pada tahun 2007 lalu yang di dalamnya terdapat pernyataan bahwa Beckham bisa membeli sebuah klub MLS dengan potongan harga hingga 25 juta dolla Amerika. Pemain yang mengakhiri karier di klub Prancis, Paris Saint-Germain itu pun mengaku tertarik untuk membangun sebuah klub di Amerika.
"Kenapa Amerika? Karena saat saya bergabung dengan LA Galaxy saya selalu berkomitmen kepada MLS dan saya juga berjanji untuk memabntu mengembangkan olahraga ini di negara itu," ujar Beckham kepada BBC.
"Saya pikir hal ini tidak akan mencapai pada fase di mana sepak bola akan mengalahkan basket dan menjadi olahraga nomor satu di sana," tambah dia.
Saat ini, MLS masih memiliki 19 tim yang ikut berkompetisi, akan tetapi kompetisi teratas Amerika Serikat itu berencana mengembangkan kompetisi itu menjadi 24 klub yang akan bermain pada tahun 2020 nanti.
Sumber: DuniaSoccer
Pilih Spanyol, Costa Didukung Simeone
Keputusan Diego Costa memilih Spanyol daripada Brasil sebagai tim
yang akan dibelanya sempat mendapat banyak kritikan. Akan tetapi,
pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mendukung keputusan sang striker
haus gol tersebut.
Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF) menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan Costa. Pelatih tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari pun mengatakan bahwa Costa telah mengkhianati mimpi jutaan rakyat Brasil.
Kendati begitu, Simeone mendukung langkah yang telah diambil oleh Costa. Pelatih berkebangsaan Argentina itu juga menyangkal bahwa memengaruhi keputusan striker 25 tahun tersebut.
"Saya tak pernah memengaruhinya secara personal, dia selalu terpengaruh apa yang dibutuhkan oleh tim," ujar Simeone mengomentari keputusan Costa.
"Tentu saja ini akan memberikan dia ketenangan untuk lebih fokus apa yang akan dia lakukan ke depannya bersama tim nasional Spanyol dan kami," tambah dia.
Menurut Simeone, Costa mengambil keputusan ini berdasarkan pertimbangan yang matang. Dia pun percaya bahwa striker yang telah mengoleksi 11 gol di Liga BBVA itu akan semakin berusaha lebih baik lagi.
"Keputusan sudah dibuat. Saat seseorang telah membuat keputusan, dia sebelumnya sudah mengevaluasi alasan untuk mengambil pilihannya. Diego menunjukkan hal itu dan dia ingin terus bekerja keras setiap harinya," tutup Simeone.
Sumber: DuniaSoccer
Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF) menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan Costa. Pelatih tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari pun mengatakan bahwa Costa telah mengkhianati mimpi jutaan rakyat Brasil.
Kendati begitu, Simeone mendukung langkah yang telah diambil oleh Costa. Pelatih berkebangsaan Argentina itu juga menyangkal bahwa memengaruhi keputusan striker 25 tahun tersebut.
"Saya tak pernah memengaruhinya secara personal, dia selalu terpengaruh apa yang dibutuhkan oleh tim," ujar Simeone mengomentari keputusan Costa.
"Tentu saja ini akan memberikan dia ketenangan untuk lebih fokus apa yang akan dia lakukan ke depannya bersama tim nasional Spanyol dan kami," tambah dia.
Menurut Simeone, Costa mengambil keputusan ini berdasarkan pertimbangan yang matang. Dia pun percaya bahwa striker yang telah mengoleksi 11 gol di Liga BBVA itu akan semakin berusaha lebih baik lagi.
"Keputusan sudah dibuat. Saat seseorang telah membuat keputusan, dia sebelumnya sudah mengevaluasi alasan untuk mengambil pilihannya. Diego menunjukkan hal itu dan dia ingin terus bekerja keras setiap harinya," tutup Simeone.
Sumber: DuniaSoccer
Maradona: Aguero Seorang Pengecut!
Diego Maradona merayakan ulang tahunnya yang ke-53 pada Rabu (30/10)
dengan mengomentari menantunya, Sergio Aguero. Sosok yang menjadi
legenda hidup Argentina itu menyebut bahwa striker Manchester City
sebagai seorang pengecut. Aguero dan anak Maradona, Giannina Maradona
berpisah pada Januari lalu dan anak mereka, Ben memilih bersama dengan
sang ibu di Buenos Aires.
Maradona tak bias menyembunyikan kemarahannya setelah Aguero menyatakan bahwa tidak takut kepada siapapun. Namun, eks striker Atletico Madrid itu ternyata menghindari pertemuan dengan Maradona.
"Dia (Aguero) berujar kepada Giannina:'Aku tidak takut kepada siapapun'. Di pertemuan selanjutnya dengan pengacara saya ingin bersama dengan putriku untuk melihat apakah dia memiliki keberanian untuk mengatakan hal itu lagi," ungkap Maradona kepada Metro Radio.
Sayang, saat pertemuan kedua digelar Aguero memilih waktu yang Maradona tak bisa hadir. Saat itu Maradona sedang berlibur ke Dubai, maka sang legenda tak bisa menghadiri pertemuan tersebut.
"Saya sangat marah. Dia pribadi yang lemah. Dia tahu bahwa saya sedang berada di Dubai, itulah mengapa dia datang ke pertemuan tersebut," rutuk Maradona.
Sumber: DuniaSoccer
Maradona tak bias menyembunyikan kemarahannya setelah Aguero menyatakan bahwa tidak takut kepada siapapun. Namun, eks striker Atletico Madrid itu ternyata menghindari pertemuan dengan Maradona.
"Dia (Aguero) berujar kepada Giannina:'Aku tidak takut kepada siapapun'. Di pertemuan selanjutnya dengan pengacara saya ingin bersama dengan putriku untuk melihat apakah dia memiliki keberanian untuk mengatakan hal itu lagi," ungkap Maradona kepada Metro Radio.
Sayang, saat pertemuan kedua digelar Aguero memilih waktu yang Maradona tak bisa hadir. Saat itu Maradona sedang berlibur ke Dubai, maka sang legenda tak bisa menghadiri pertemuan tersebut.
"Saya sangat marah. Dia pribadi yang lemah. Dia tahu bahwa saya sedang berada di Dubai, itulah mengapa dia datang ke pertemuan tersebut," rutuk Maradona.
Sumber: DuniaSoccer
Alonso: Beri Waktu bagi Bale!
Hijrah ke Real Madrid sebagai pemain termahal dunia, Gareth Bale
sempat terlihat kesulitan menunjukkan performa terbaik. Namun, dia
berhasil membuktikan kualitasnya saat melawan Sevilla (30/10). Bale
mampu mencetak dua gol pada laga itu.
Tentu pujian sontak dilayangkan bagi mantan bintang Tottenham Hotspur tersebut. Salah satunya dari gelandang Xabi Alonso. Dia yakin Bale akan semakin tajam seiring berjalannya waktu.
"Kualitas Bale sangat jelas di mata kami. Dia akan jauh lebih berkembang ketika telah benar-benar beradaptasi," tutur Alonso kepada situs resmi klub.
"Dia butuh waktu penyesuaian di Liga BBVA lantaran semuanya sangat berbedan dengan Premier League. Kami butuh waktu untuk terbiasa dengan Bale, begitu juga sebaliknya," lanjut pemain berusia 31 tahun itu.
Bale sebelumnya memang sempat mengalami masalah dengan kebugaran sejak didatangkan dari Inggris. Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti pun sempat beberapa kali memarkirnya.
Sumber: DuniaSoccer
Tentu pujian sontak dilayangkan bagi mantan bintang Tottenham Hotspur tersebut. Salah satunya dari gelandang Xabi Alonso. Dia yakin Bale akan semakin tajam seiring berjalannya waktu.
"Kualitas Bale sangat jelas di mata kami. Dia akan jauh lebih berkembang ketika telah benar-benar beradaptasi," tutur Alonso kepada situs resmi klub.
"Dia butuh waktu penyesuaian di Liga BBVA lantaran semuanya sangat berbedan dengan Premier League. Kami butuh waktu untuk terbiasa dengan Bale, begitu juga sebaliknya," lanjut pemain berusia 31 tahun itu.
Bale sebelumnya memang sempat mengalami masalah dengan kebugaran sejak didatangkan dari Inggris. Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti pun sempat beberapa kali memarkirnya.
Sumber: DuniaSoccer
Comeback, Gelandang Andalan Madrid Girang
Sejak terjerat cedera cukup panjang, Xabi Alonso akhirnya kembali
membela Real Madrid saat menghadapi Sevilla pada Rabu (30/10) kemarin.
Alonso pun mengaku sangat bahagia dapat comeback,
terlebih Madrid sanggup menang 7-3 pada laga tersebut.
"Aku sangat senang. Kini aku sudah tak mempunyai masalah dan berharap supaya aku terus bisa membantu tim secara perlahan," ungkapnya kepada situs resmi klub.
Alonso pula menilai pasukan Carlo Ancelotti sudah bermain cukup bagus sejak awal musim. Namun, dia ingin Cristiano Ronaldo cs tetap fokus dan mengevaluasi penampilan.
"Rasanya tim sudah kembali terbentuk dengan baik, tetapi masih ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki. Dengan terus mempertahankan perorma apik serta mengoreksi diri, kami pasti dapat jauh lebih baik. Semoga saja kami bisa melangkah jauh sesuai harapan," lanjut Alonso.
Madrid kini bercokol di peringkat tiga klasemen Liga BBVA. Mereka tertinggal enam poin dari sang rival abadi, Barcelona yang tengah kokoh di puncak.
Sumber: DuniaSoccer
"Aku sangat senang. Kini aku sudah tak mempunyai masalah dan berharap supaya aku terus bisa membantu tim secara perlahan," ungkapnya kepada situs resmi klub.
Alonso pula menilai pasukan Carlo Ancelotti sudah bermain cukup bagus sejak awal musim. Namun, dia ingin Cristiano Ronaldo cs tetap fokus dan mengevaluasi penampilan.
"Rasanya tim sudah kembali terbentuk dengan baik, tetapi masih ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki. Dengan terus mempertahankan perorma apik serta mengoreksi diri, kami pasti dapat jauh lebih baik. Semoga saja kami bisa melangkah jauh sesuai harapan," lanjut Alonso.
Madrid kini bercokol di peringkat tiga klasemen Liga BBVA. Mereka tertinggal enam poin dari sang rival abadi, Barcelona yang tengah kokoh di puncak.
Sumber: DuniaSoccer
Boyong Mata, PSG Siapkan Rp624 Miliar
Sukses menjadi salah satu penggawa sentral terbaik yang dimiliki
Chelsea sepanjang musim lalu, Juan Mata justru kesulitan mendapat posisi
dalam tim inti di bawah rezim Jose Mourinho.
Kenyataan ini pun lantas memunculkan rumor tentang adanya ketertarikan Paris Saint-Germain (PSG) terhadap sang pemain. Tak tanggung-tanggung, PSG rela menghamburkan dana sebesar 41 juta euro (setara dengan Rp624 miliar) demi memboyong sang playmaker.
Mata sendiri mengaku bahagia di Stamford Bridge. Dia senang dengan perlakuan para fans The Blues, tetapi dia tak memungkiri keinginannya untuk terus bermain secara reguler.
"Aku senang di Chelsea. Aku selalu merasakan dukungan dari para fans di setiap laga atau pun di jalan-jalan. Aku selalu berusaha untuk mencetak gol dan membuat mereka bahagia. Tentu aku ingin bermain sebanyak yang aku bisa," ungkapnya kepada Tuttosport.
Mata sendiri berhasil mendulang gol saat Chelsea menghadapi Arsenal pada ajang Capital One Cup pada Selasa (29/10) lalu. Namun, jika Mou terus mengesampingkan sang pemain, bukan tak mungkin Mata bakal hijrah ke klub lain. PSG sendiri diberitakan menjadi kandidat terkuat sebagai calon pembeli Mata untuk bursa transfer musim dingin mendatang.
Sumber: DuniaSoccer
Kenyataan ini pun lantas memunculkan rumor tentang adanya ketertarikan Paris Saint-Germain (PSG) terhadap sang pemain. Tak tanggung-tanggung, PSG rela menghamburkan dana sebesar 41 juta euro (setara dengan Rp624 miliar) demi memboyong sang playmaker.
Mata sendiri mengaku bahagia di Stamford Bridge. Dia senang dengan perlakuan para fans The Blues, tetapi dia tak memungkiri keinginannya untuk terus bermain secara reguler.
"Aku senang di Chelsea. Aku selalu merasakan dukungan dari para fans di setiap laga atau pun di jalan-jalan. Aku selalu berusaha untuk mencetak gol dan membuat mereka bahagia. Tentu aku ingin bermain sebanyak yang aku bisa," ungkapnya kepada Tuttosport.
Mata sendiri berhasil mendulang gol saat Chelsea menghadapi Arsenal pada ajang Capital One Cup pada Selasa (29/10) lalu. Namun, jika Mou terus mengesampingkan sang pemain, bukan tak mungkin Mata bakal hijrah ke klub lain. PSG sendiri diberitakan menjadi kandidat terkuat sebagai calon pembeli Mata untuk bursa transfer musim dingin mendatang.
Sumber: DuniaSoccer
Rekor-rekor di Bernabeu Semalam
Kemenangan 7-3 yang diraih oleh Real Madrid atas Sevilla semalam membuahkan beberapa rekor. Apa sajakah rekor-rekor tersebut?
Pada pertandingan yang dihelat di Santiago Bernabeu, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB, Madrid menang berkat tiga gol dari Cristiano Ronaldo, dua gol dari Karim Benzema, dan dua gol dari Gareth Bale.
Sementara, tiga gol Sevilla dihasilkan oleh Ivan Rakitic (dua gol) dan Carlos Bacca.
Kendati menang telak, Carlo Ancelotti menyebut bahwa Madrid masih butuh perbaikan. Kebobolan tiga gol menunjukkan bahwa Los Blancos masih kurang seimbang dalam menyerang dan bertahan.
Toh, tetap saja kemenangan 7-3 itu adalah kemenangan yang terbilang impresif.
Dalam catatan InfoStrada, ini adalah pertama kalinya dalam 46 tahun terakhir tercipta 10 atau lebih gol di Bernabeu. Rekor sebelumnya adalah ketika Madrid mengalahkan Real Sociedad 9-1 pada 1967.
Rekor lainnya adalah untuk Sevilla. Bagi tim asal Andalusia tersebut, ini adalah kekalahan paling telak yang pernah mereka dapatkan di liga. Rekor sebelumnya adalah ketika mereka takluk 3-6 dari Osasuna tahun 1935.
Kemenangan ini masih belum mengubah posisi Madrid di klasemen. Madrid masih tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi nilai 25, tertinggal dua angka dari Atletico Madrid dan enam angka dari Barcelona.
Sumber: detiksport
Pada pertandingan yang dihelat di Santiago Bernabeu, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB, Madrid menang berkat tiga gol dari Cristiano Ronaldo, dua gol dari Karim Benzema, dan dua gol dari Gareth Bale.
Sementara, tiga gol Sevilla dihasilkan oleh Ivan Rakitic (dua gol) dan Carlos Bacca.
Kendati menang telak, Carlo Ancelotti menyebut bahwa Madrid masih butuh perbaikan. Kebobolan tiga gol menunjukkan bahwa Los Blancos masih kurang seimbang dalam menyerang dan bertahan.
Toh, tetap saja kemenangan 7-3 itu adalah kemenangan yang terbilang impresif.
Dalam catatan InfoStrada, ini adalah pertama kalinya dalam 46 tahun terakhir tercipta 10 atau lebih gol di Bernabeu. Rekor sebelumnya adalah ketika Madrid mengalahkan Real Sociedad 9-1 pada 1967.
Rekor lainnya adalah untuk Sevilla. Bagi tim asal Andalusia tersebut, ini adalah kekalahan paling telak yang pernah mereka dapatkan di liga. Rekor sebelumnya adalah ketika mereka takluk 3-6 dari Osasuna tahun 1935.
Kemenangan ini masih belum mengubah posisi Madrid di klasemen. Madrid masih tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi nilai 25, tertinggal dua angka dari Atletico Madrid dan enam angka dari Barcelona.
Sumber: detiksport
Inikah Trio Idealmu, Ancelotti?
Kemenangan 7-3 yang diraih Real Madrid atas Sevilla menunjukkan satu hal
yang begitu jelas: Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale
tampil begitu impresif di lini depan.
Sebelum pertandingan, Ancelotti mengatakan bahwa Benzema, yang sudah lama tidak mencetak gol sebelumnya, sudah pasti mendapatkan tempat di starting XI. Siapa dua pemain depan lainnya, dia tidak mau menyebutkan.
Ketika starting XI diumumkan, jelas siapa dua pemain lainnya --dan tidak begitu mengejutkan: Ronaldo dan Bale. Keduanya ditaruh sebagai flank di sisi kiri dan kanan. Sementara, Isco ditaruh sebagai gelandang serang di tengah, ditemani oleh Sami Khedira dan Asier Illarramendi sebagai gelandang bertahan.
Ronaldo, Benzema, dan Bale kemudian menunjukkan mengapa keputusan Ancelotti tersebut terbilang tepat. Secara kasat mata adalah statistik dari ketiganya: Ronaldo sukses mencetak hat-trick, sementara Benzema dan Bale menyumbang dua gol. Tidak hanya itu, Benzema dan Bale juga menyumbang dua assist.
Statistik lainnya, Ronaldo dan Bale juga jadi pemain Madrid yang paling agresif. Ronaldo melepaskan 6 attempts (4 on target) sepanjang laga, sementara Bale melepaskan 4 attempts (3 on target). Benzema lebih efektif: 2 attempts (2 on target) dan dua-duanya berbuah jadi gol.
Itu baru dari catatan statistik. Dari segi permainan, ketiganya juga terbilang cair dalam bergerak dan berpindah posisi. Hal ini terlihat dari bagaimana gol pertama Bale tercipta.
Pada gol tersebut, Benzema, yang tadinya berada di tengah, bergerak ke sisi kiri untuk menerima bola. Sementara Benzema menerima bola, Ronaldo, yang tadinya ada di sisi kiri, berlari masuk ke dalam kotak penalti, mengisi ruang kosong di sisi tiang jauh. Sedangkan Bale, yang tadinya berada di sisi kiri, masuk ke tengah mengisi ruang kosong yang ditinggalkan Benzema.
Gol itu berakhir dengan sederhana: Benzema memberikan bola kepada Bale, yang lantas melepaskan sepakan kaki kiri terarah. Kendati sederhana, pergerakan ketiganya terbilang menarik --dan demikianlah yang terjadi sepanjang laga.
Salah satu gol Benzema juga memperlihatkan bagaimana Bale sukses melihat pergerakan Benzema sebelum akhirnya memberikan umpan tarik kepada bomber asal Prancis tersebut.
Dengan ketiganya, Madrid bermain dengan kecepatan penuh. Mereka menekan tinggi pertahanan Sevilla dan tiap kali merebut bola langsung melakukan serangan balik cepat. Adanya Ronaldo dan Bale memungkinkan Los Blancos bermain dengan gaya ini.
"Kami memang ingin bermain dengan tempo cepat dan kami sudah membicarakannya di ruang ganti. Kami kemudian mencoba melakukannya dan semuanya berjalan dengan baik," ujar Asier Illarramendi di situs resmi klub.
Di sisi lain, pertahanan Madrid terbilang mengkhawatirkan. Dalam dua laga terakhir di liga, gawang mereka kebobolan lima gol. Ancelotti pun menyebut bahwa timnya kurang seimbang dalam bertahan dan menyerang. Ini pun jadi pekerjaan rumah baru untuknya.
Sumber: detiksport
Sebelum pertandingan, Ancelotti mengatakan bahwa Benzema, yang sudah lama tidak mencetak gol sebelumnya, sudah pasti mendapatkan tempat di starting XI. Siapa dua pemain depan lainnya, dia tidak mau menyebutkan.
Ketika starting XI diumumkan, jelas siapa dua pemain lainnya --dan tidak begitu mengejutkan: Ronaldo dan Bale. Keduanya ditaruh sebagai flank di sisi kiri dan kanan. Sementara, Isco ditaruh sebagai gelandang serang di tengah, ditemani oleh Sami Khedira dan Asier Illarramendi sebagai gelandang bertahan.
Ronaldo, Benzema, dan Bale kemudian menunjukkan mengapa keputusan Ancelotti tersebut terbilang tepat. Secara kasat mata adalah statistik dari ketiganya: Ronaldo sukses mencetak hat-trick, sementara Benzema dan Bale menyumbang dua gol. Tidak hanya itu, Benzema dan Bale juga menyumbang dua assist.
Statistik lainnya, Ronaldo dan Bale juga jadi pemain Madrid yang paling agresif. Ronaldo melepaskan 6 attempts (4 on target) sepanjang laga, sementara Bale melepaskan 4 attempts (3 on target). Benzema lebih efektif: 2 attempts (2 on target) dan dua-duanya berbuah jadi gol.
Itu baru dari catatan statistik. Dari segi permainan, ketiganya juga terbilang cair dalam bergerak dan berpindah posisi. Hal ini terlihat dari bagaimana gol pertama Bale tercipta.
Pada gol tersebut, Benzema, yang tadinya berada di tengah, bergerak ke sisi kiri untuk menerima bola. Sementara Benzema menerima bola, Ronaldo, yang tadinya ada di sisi kiri, berlari masuk ke dalam kotak penalti, mengisi ruang kosong di sisi tiang jauh. Sedangkan Bale, yang tadinya berada di sisi kiri, masuk ke tengah mengisi ruang kosong yang ditinggalkan Benzema.
Gol itu berakhir dengan sederhana: Benzema memberikan bola kepada Bale, yang lantas melepaskan sepakan kaki kiri terarah. Kendati sederhana, pergerakan ketiganya terbilang menarik --dan demikianlah yang terjadi sepanjang laga.
Salah satu gol Benzema juga memperlihatkan bagaimana Bale sukses melihat pergerakan Benzema sebelum akhirnya memberikan umpan tarik kepada bomber asal Prancis tersebut.
Dengan ketiganya, Madrid bermain dengan kecepatan penuh. Mereka menekan tinggi pertahanan Sevilla dan tiap kali merebut bola langsung melakukan serangan balik cepat. Adanya Ronaldo dan Bale memungkinkan Los Blancos bermain dengan gaya ini.
"Kami memang ingin bermain dengan tempo cepat dan kami sudah membicarakannya di ruang ganti. Kami kemudian mencoba melakukannya dan semuanya berjalan dengan baik," ujar Asier Illarramendi di situs resmi klub.
Di sisi lain, pertahanan Madrid terbilang mengkhawatirkan. Dalam dua laga terakhir di liga, gawang mereka kebobolan lima gol. Ancelotti pun menyebut bahwa timnya kurang seimbang dalam bertahan dan menyerang. Ini pun jadi pekerjaan rumah baru untuknya.
Sumber: detiksport
Setelah Dua Bulan, Benzema Akhirnya Bikin Gol Lagi di La Liga
Setelah cukup lama tak bikin gol untuk Real Madrid, Karim Benzema
akhirnya mengakhiri puasanya itu. Ia langsung menandainya dengan dua
gol.
Gol-gol dari penyerang Prancis berusia 25 tahun itu lahir dalam kemenangan 7-3 yang dipetik Madrid atas Sevilla dalam laga La Liga Primera, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB.
Ini mengakhiri puasa gol Benzema bersama Madrid selama dua bulan lebih di La Liga, mengingat kali terakhir ia melakukannya adalah saat mencetak gol tunggal kemenangan El Real atas Granada tanggal 26 Agustus lalu--di ajang Liga Champions Benzema sempat bikin dua gol ke gawang Galatasaray pada tanggal 17 September lalu.
Selain gol, ada nilai tambah untuk Benzema dalam laga lawan Sevilla tersebut karena ia juga berhasil mencatatkan dua assist sebagaimana dicatat ESPN.
Menilik catatan tersebut maka yang lega dan gembira niscaya bukan cuma Benzema, melainkan juga Entrenador Carlo Ancelotti karena penyerang tengah andalannya itu sudah tampil oke.
"Itu adalah sebuah laga yang gila. Kami memulai dengan sangat baik kemudian kehilangan kendali, tapi kami akhirnya mencetak banyak gol dan ada performa sip terutama dari tiga pemain depan. Kami bermain lebih cepat, kami tampil lebih vertikal. (Gareth) Bale, (Cristiano) Ronaldo, dan Benzema berkombinasi dengan amat baik," kata Ancelotti di Daily Mail.
Di laga tersebut Bale mencetak dua gol dan Ronaldo membukukan trigol.
Tentu saja kini Madrid dan Ancelotti berharap Benzema akan bisa tampil lebih konsisten sehingga tak perlu lagi menunggu satu atau bahkan dua bulan untuk kemunculan gol berikutnya.
Sumber: detiksport
Gol-gol dari penyerang Prancis berusia 25 tahun itu lahir dalam kemenangan 7-3 yang dipetik Madrid atas Sevilla dalam laga La Liga Primera, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB.
Ini mengakhiri puasa gol Benzema bersama Madrid selama dua bulan lebih di La Liga, mengingat kali terakhir ia melakukannya adalah saat mencetak gol tunggal kemenangan El Real atas Granada tanggal 26 Agustus lalu--di ajang Liga Champions Benzema sempat bikin dua gol ke gawang Galatasaray pada tanggal 17 September lalu.
Selain gol, ada nilai tambah untuk Benzema dalam laga lawan Sevilla tersebut karena ia juga berhasil mencatatkan dua assist sebagaimana dicatat ESPN.
Menilik catatan tersebut maka yang lega dan gembira niscaya bukan cuma Benzema, melainkan juga Entrenador Carlo Ancelotti karena penyerang tengah andalannya itu sudah tampil oke.
"Itu adalah sebuah laga yang gila. Kami memulai dengan sangat baik kemudian kehilangan kendali, tapi kami akhirnya mencetak banyak gol dan ada performa sip terutama dari tiga pemain depan. Kami bermain lebih cepat, kami tampil lebih vertikal. (Gareth) Bale, (Cristiano) Ronaldo, dan Benzema berkombinasi dengan amat baik," kata Ancelotti di Daily Mail.
Di laga tersebut Bale mencetak dua gol dan Ronaldo membukukan trigol.
Tentu saja kini Madrid dan Ancelotti berharap Benzema akan bisa tampil lebih konsisten sehingga tak perlu lagi menunggu satu atau bahkan dua bulan untuk kemunculan gol berikutnya.
Sumber: detiksport
Capital One Cup: 7 Tim Premier League Kepung 1 Tim Divisi Championship
Piala Liga babak keempat hampir rampung. Tujuh tiket ke perempat final telah ludes.
Satu tiket bersisa akan diperebutkan oleh Sunderland dan Southampton. Laga tersebut baru akan dimainkan oleh dua tim belang merah-putih itu pada 6 November mendatang.
Tujuh tiket sisa lainnya sudah didapatkan Manchester City, Leicester City, Stoke City, Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan West Ham United.
Menarik melihat keberhasilan Leicester City menyeruak ke perempat final setelah menyisihkan Fulham. The Foxes menjadi satu-satunya wakil Football League (non-Premier League) yang tersisa.
Tantangan berat akan dihadapi di perempat final. Sebab, Leicester akan ditantang tim bertabur bintang, Manchester City di Stadion King Power. (jalu)
Jadwal Perempat Final (16 Desember 2013):
Leicester vs Man. City
Stoke vs Man. United
Sunderland/Southampton vs Chelsea
Tottenham vs West Ham
Sumber: detiksport
Satu tiket bersisa akan diperebutkan oleh Sunderland dan Southampton. Laga tersebut baru akan dimainkan oleh dua tim belang merah-putih itu pada 6 November mendatang.
Tujuh tiket sisa lainnya sudah didapatkan Manchester City, Leicester City, Stoke City, Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan West Ham United.
Menarik melihat keberhasilan Leicester City menyeruak ke perempat final setelah menyisihkan Fulham. The Foxes menjadi satu-satunya wakil Football League (non-Premier League) yang tersisa.
Tantangan berat akan dihadapi di perempat final. Sebab, Leicester akan ditantang tim bertabur bintang, Manchester City di Stadion King Power. (jalu)
Jadwal Perempat Final (16 Desember 2013):
Leicester vs Man. City
Stoke vs Man. United
Sunderland/Southampton vs Chelsea
Tottenham vs West Ham
Sumber: detiksport
Illaramendi Sambut Gembira Kembalinya Xabi Alonso
Setelah absen berbulan-bulan, Xabi Alonso akhirnya bermain lagi. Asier
Illarramendi menyambut gembira kembalinya gelandang internasional
Spanyol itu.
Xabi udah absen sejak akhir musim lalu karena menjalani operasi pemulihan cedera pangkal paha. Namun belum sempat bermain di musim yang baru, dia kembali diterpa cedera patah tulang metatarsal Agustus lalu.
Pada laga melawan Sevilla di Santiago Bernabeu, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB, Xabi tidak tampil sebagai starter. Dia baru masuk pada menit ke-64 menggantikan Illarramendi.
"Dia adalah pemain penting buat kami. Dia sudah lama berada di sini dan selalu jadi pemain penting," ujar Illarramendi di situs resmi klub.
Carlo Ancelotti menyebut bahwa Illarramendi dan Xabi sulit untuk dimainkan bersamaan. Kendati demikian, Illarramendi tidak khawatir. Dia yakin dengan pulihnya Xabi dia tidak akan kehilangan kesempatan.
"Akan ada kompetisi yang lebih ketat di sini dan itu bagus untuk kami. Itu akan membantu kami berkembang."
"Kami akan bertanding setiap tiga hari sekali dan harus melakukan rotasi supaya pemain bisa mendapatkan rehat. Yang paling penting adalah bermain seperti gaya kami saat ini, siapapun yang dimainkan di lapangan," kata Illarramendi.
Sumber: detiksport
Xabi udah absen sejak akhir musim lalu karena menjalani operasi pemulihan cedera pangkal paha. Namun belum sempat bermain di musim yang baru, dia kembali diterpa cedera patah tulang metatarsal Agustus lalu.
Pada laga melawan Sevilla di Santiago Bernabeu, Kamis (31/10/2013) dinihari WIB, Xabi tidak tampil sebagai starter. Dia baru masuk pada menit ke-64 menggantikan Illarramendi.
"Dia adalah pemain penting buat kami. Dia sudah lama berada di sini dan selalu jadi pemain penting," ujar Illarramendi di situs resmi klub.
Carlo Ancelotti menyebut bahwa Illarramendi dan Xabi sulit untuk dimainkan bersamaan. Kendati demikian, Illarramendi tidak khawatir. Dia yakin dengan pulihnya Xabi dia tidak akan kehilangan kesempatan.
"Akan ada kompetisi yang lebih ketat di sini dan itu bagus untuk kami. Itu akan membantu kami berkembang."
"Kami akan bertanding setiap tiga hari sekali dan harus melakukan rotasi supaya pemain bisa mendapatkan rehat. Yang paling penting adalah bermain seperti gaya kami saat ini, siapapun yang dimainkan di lapangan," kata Illarramendi.
Sumber: detiksport
Gantikan Hart, Pantilimon Tuai Pujian
Posisi kiper utama Manchester City pada laga Piala Liga versus
Newcastle United ditempati Costel Pantilimon. Kiper jangkung asal
Rumania itu tampil apik dan menghindarkan gawangnya dari kemasukan.
Sejumlah pujian diterima Pantilimon. Mereka menilai Pantilimon memang pantas diberikan kepercayaan untuk tampil.
"Pantilimon hebat. Dia telah bekerja keras saat latihan. Ini adalah kali kedua dia tak memasukan pada pertandingan Piala Liga. Dia menunjukkan perkembangan," puji striker Edin Dzeko.
Manajer Manuel Pellegrini juga gembira dengan performa sang pemain. Namun, dia tak kaget karena memang mengetahui kualitas Pantilimon.
"Pantilimon selalu mendapatkan kepercayaan dari saya maupun tim. Dia pemain bagus. Karena itulah, dia membela klub ini," sanjung Pellegrini.
"Dia mungkin tak banyak mendapatkan kesempatan bermain karena ada Joe Hart. Tapi, saya tetap memercayainya," tambah manajer asal Cile itu.
Penampilan apik Pantilimon ini tentu bisa mengancam posisi Hart. Apalagi, kiper timnas Inggris itu membuat blunder saat kalah dari Chelsea, akhir pekan lalu.
Sumber: DuniaSoccer.com
Sejumlah pujian diterima Pantilimon. Mereka menilai Pantilimon memang pantas diberikan kepercayaan untuk tampil.
"Pantilimon hebat. Dia telah bekerja keras saat latihan. Ini adalah kali kedua dia tak memasukan pada pertandingan Piala Liga. Dia menunjukkan perkembangan," puji striker Edin Dzeko.
Manajer Manuel Pellegrini juga gembira dengan performa sang pemain. Namun, dia tak kaget karena memang mengetahui kualitas Pantilimon.
"Pantilimon selalu mendapatkan kepercayaan dari saya maupun tim. Dia pemain bagus. Karena itulah, dia membela klub ini," sanjung Pellegrini.
"Dia mungkin tak banyak mendapatkan kesempatan bermain karena ada Joe Hart. Tapi, saya tetap memercayainya," tambah manajer asal Cile itu.
Penampilan apik Pantilimon ini tentu bisa mengancam posisi Hart. Apalagi, kiper timnas Inggris itu membuat blunder saat kalah dari Chelsea, akhir pekan lalu.
Sumber: DuniaSoccer.com
Adu Kuat Arsenal-Liverpool di Emirates Akhir Pekan Ini
Akhir pekan ini big match Liga Inggris adalah Arsenal versus
Liverpool. Mereka akan bertempur di Emirates Stadium dalam posisi yang
berdekatan di papan atas.
Sama-sama baru kalah satu kali dari sembilan pertandingan, The Gunners sedang di puncak klasemen, sedangkan The Reds di urutan ketiga dengan jarak hanya dua poin. Tim yang berada di antara mereka, Chelsea, akan melawat ke markas Newcastle United.
Bagi Arsenal ini akan menjadi laga besar keduanya di liga musim ini. Kala menghadapi tetangga terdekatnya, Tottenham Hotspur, mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0.
Kemarin Per Mertesacker dkk. memang kalah dari Chelsea, tapi itu di Piala Liga, yang memang terlanjur dianggap kurang penting oleh mereka. Hanya saja, kekalahan itu tetap saja mengurangi sebuah trofi yang bisa dimenangi di musim ini.
Selain menghibur fans yang tak suka timnya dikalahkan Chelsea, kemenangan atas Liverpool hari Sabtu (2/11/2013) lusa akan menggaransi Arsenal untuk tetap bercokol sebagai pimpinan kompetisi. Jika berhasil, maka itu akan menjadi modal psikologis yang sangat baik karena selanjutnya Arsenal akan menghadapi Borussia Dortmund di Liga Champions dan Manchester United pekan depan.
Di sisi Liverpool, inilah big match kedua mereka di liga musim ini, setelah pada 1 September sukses menaklukkan MU 1-0 di Anfield -- walaupun 24 hari kemudian dikalahkan tim yang sama, juga dengan skor 0-1, di Capital One Cup.
Pendukung Liverpool sedang dalam gairah yang sangat tinggi karena sejauh ini pasukan Brendan Rodgers tampil bagus. Penyerangan mereka juga sedang ciamik, dengan menghasilkan rata-rata tiga gol per game dalam empat laga terakhir. Dan dua ujung tombak mereka, Luis Suarez dan Daniel Sturridge, tengah memperlihatkan sesuatu yang menyenangkan.
Musim lalu Liverpool tak bisa mengalahkan lawannya itu. Mereka tumbang 0-2 di Anfield, dan hanya mampu bermain imbang 2-2 di Emirates.
Prediksi Anda, apa hasil pertandingan nanti?
Sumber: detiksport
Sama-sama baru kalah satu kali dari sembilan pertandingan, The Gunners sedang di puncak klasemen, sedangkan The Reds di urutan ketiga dengan jarak hanya dua poin. Tim yang berada di antara mereka, Chelsea, akan melawat ke markas Newcastle United.
Bagi Arsenal ini akan menjadi laga besar keduanya di liga musim ini. Kala menghadapi tetangga terdekatnya, Tottenham Hotspur, mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0.
Kemarin Per Mertesacker dkk. memang kalah dari Chelsea, tapi itu di Piala Liga, yang memang terlanjur dianggap kurang penting oleh mereka. Hanya saja, kekalahan itu tetap saja mengurangi sebuah trofi yang bisa dimenangi di musim ini.
Selain menghibur fans yang tak suka timnya dikalahkan Chelsea, kemenangan atas Liverpool hari Sabtu (2/11/2013) lusa akan menggaransi Arsenal untuk tetap bercokol sebagai pimpinan kompetisi. Jika berhasil, maka itu akan menjadi modal psikologis yang sangat baik karena selanjutnya Arsenal akan menghadapi Borussia Dortmund di Liga Champions dan Manchester United pekan depan.
Di sisi Liverpool, inilah big match kedua mereka di liga musim ini, setelah pada 1 September sukses menaklukkan MU 1-0 di Anfield -- walaupun 24 hari kemudian dikalahkan tim yang sama, juga dengan skor 0-1, di Capital One Cup.
Pendukung Liverpool sedang dalam gairah yang sangat tinggi karena sejauh ini pasukan Brendan Rodgers tampil bagus. Penyerangan mereka juga sedang ciamik, dengan menghasilkan rata-rata tiga gol per game dalam empat laga terakhir. Dan dua ujung tombak mereka, Luis Suarez dan Daniel Sturridge, tengah memperlihatkan sesuatu yang menyenangkan.
Musim lalu Liverpool tak bisa mengalahkan lawannya itu. Mereka tumbang 0-2 di Anfield, dan hanya mampu bermain imbang 2-2 di Emirates.
Prediksi Anda, apa hasil pertandingan nanti?
Sumber: detiksport
Andik Ingin Segera Bermain di J-League
Bintang tim nasional Indonesia U-23, Andik Vermansyah menyatakan
hasratnya untuk berkompetisi di liga teratas Jepang, J-League. Pemain
yang memiliki keunggulan dalam kecepatan itu sebelumnya memang telah
melakukan uji coba dengan klub Jepang, Ventforet Kofu.
Pada uji coba yang dilakukan bulan lalu kontra Shimizu S-Pulse Andik berhasil mencetak gol. Namun, di laga uji coba itu tim Andik harus menelan kekalahan 3-1. Andik pun berharap bisa menandatangani kontrak profesional dengan Ventforet. Baginya, bermain di kompetisi J-League akan membuat dirinya lebih berkembang.
"Aku berharap pindah ke J-League, meskipun semuanya kini bergantung dengan Tuhan, dan pelatih Ventforet akan memutuskan apakah aku akan dikontrak atau tidak," ungkap Andik, seperti dilansir situs resmi FIFA.
"Ini adalah klub hebat dan aku merasa disambut di sini. Level permainan di Jepang sangat tinggi, pertandingan sangat ketat dan cepat. Anda pun tidak diberikan banyak ruang untuk men-dribble bola seperti di Indonesia. Aku yakin akan berkembang pesat jika bermain di sini," jelas Andik lebih jauh.
Saat ditanya tentang kesempatannya untuk melewati pencapaian dua legenda sepak bola Indonesia, Ramang dan Bambang Pamungkas, Andik tak ingin tergesa-gesa. Menurutnya, saat ini dia ingin menjadi pesepak bola yang baik.
"Itu bukanlah tujuanku saat ini. Aku hanya memikirkan bagaimana caranya menjadi seorang pemain yang bagus dan bermain konsisten. Aku harap bisa menyamai pencapaian mereka," tukas Andik.
Sumber: DuniaSoccer.com
Pada uji coba yang dilakukan bulan lalu kontra Shimizu S-Pulse Andik berhasil mencetak gol. Namun, di laga uji coba itu tim Andik harus menelan kekalahan 3-1. Andik pun berharap bisa menandatangani kontrak profesional dengan Ventforet. Baginya, bermain di kompetisi J-League akan membuat dirinya lebih berkembang.
"Aku berharap pindah ke J-League, meskipun semuanya kini bergantung dengan Tuhan, dan pelatih Ventforet akan memutuskan apakah aku akan dikontrak atau tidak," ungkap Andik, seperti dilansir situs resmi FIFA.
"Ini adalah klub hebat dan aku merasa disambut di sini. Level permainan di Jepang sangat tinggi, pertandingan sangat ketat dan cepat. Anda pun tidak diberikan banyak ruang untuk men-dribble bola seperti di Indonesia. Aku yakin akan berkembang pesat jika bermain di sini," jelas Andik lebih jauh.
Saat ditanya tentang kesempatannya untuk melewati pencapaian dua legenda sepak bola Indonesia, Ramang dan Bambang Pamungkas, Andik tak ingin tergesa-gesa. Menurutnya, saat ini dia ingin menjadi pesepak bola yang baik.
"Itu bukanlah tujuanku saat ini. Aku hanya memikirkan bagaimana caranya menjadi seorang pemain yang bagus dan bermain konsisten. Aku harap bisa menyamai pencapaian mereka," tukas Andik.
Sumber: DuniaSoccer.com
Gol Tandukan Keenam Batalkan Kemenangan Milan
Setelah ditaklukkan Parma, Milan tak jua keluar dari tren negatif.
Armada Massimiliano Allegri harus tertahan saat menjamu Lazio, Rabu
(30/10). Pada laga ini, pertahanan tuan rumah mempertegas rapor merah
dalam duel udara.
I Rossoneri menebar dua ancaman beruntun pada 20 menit pertama. Aktornya serupa, yakni Ricardo Kaka. Sayang, percobaan Kaka masih bisa dimentahkan Federico Marchetti dan melebar di sisi gawang.
Pada sisa paruh pertama, kedua tim lebih banyak berjibaku di lini tengah. Alhasil, skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Sembilan menit usai kick-off babak kedua, kebuntuan tuan rumah baru terpecahkan. Dari pinggir lapangan, Balotelli menyodorkan bola kepada Kaka. Nama terakhir mendekati tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan ke pojok kiri atas gawang Lazio. Federico Marchetti pun cuma bisa terdiam melihat bola menggetarkan jalanya.
Namun, Milan lengah dan tak mampu mempertahankan keunggulan. Pada menit ke-72, Antonio Candreva mengirim umpan silang dari sisi kanan. Meski diadang oleh Nigel De Jong, Michael Ciani sukses menanduk bola ke tiang dekat. Inilah gol tandukan keenam yang diderita di Serie-A musim ini.
Tiga menit berselang, Massimiliano Allegri bereaksi dengan dua pergantian sekaligus. Sulley Muntari dan Valter Birsa ditarik keluar. Sedangkan Andrea Poli dan Alessandro Matri masuk mengisi kekosongan.
Alih-alih bangkit, Milan justru semakin terkurung. Skenario comeback hampir saja terjadi andai Gabriel tak mengantisipasi percobaan Miroslav Klose dan Candreva pada sepuluh menit terakhir laga. Tak ayal, tiada gol tambahan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Milan turun satu strip ke posisi sebelas klasemen sementara. Sementara itu, Udinese yang sukses menaklukkan Sassuolo, berhak menggusur Milan.
Sumber: DuniaSoccer.com
I Rossoneri menebar dua ancaman beruntun pada 20 menit pertama. Aktornya serupa, yakni Ricardo Kaka. Sayang, percobaan Kaka masih bisa dimentahkan Federico Marchetti dan melebar di sisi gawang.
Pada sisa paruh pertama, kedua tim lebih banyak berjibaku di lini tengah. Alhasil, skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Sembilan menit usai kick-off babak kedua, kebuntuan tuan rumah baru terpecahkan. Dari pinggir lapangan, Balotelli menyodorkan bola kepada Kaka. Nama terakhir mendekati tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan ke pojok kiri atas gawang Lazio. Federico Marchetti pun cuma bisa terdiam melihat bola menggetarkan jalanya.
Namun, Milan lengah dan tak mampu mempertahankan keunggulan. Pada menit ke-72, Antonio Candreva mengirim umpan silang dari sisi kanan. Meski diadang oleh Nigel De Jong, Michael Ciani sukses menanduk bola ke tiang dekat. Inilah gol tandukan keenam yang diderita di Serie-A musim ini.
Tiga menit berselang, Massimiliano Allegri bereaksi dengan dua pergantian sekaligus. Sulley Muntari dan Valter Birsa ditarik keluar. Sedangkan Andrea Poli dan Alessandro Matri masuk mengisi kekosongan.
Alih-alih bangkit, Milan justru semakin terkurung. Skenario comeback hampir saja terjadi andai Gabriel tak mengantisipasi percobaan Miroslav Klose dan Candreva pada sepuluh menit terakhir laga. Tak ayal, tiada gol tambahan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Milan turun satu strip ke posisi sebelas klasemen sementara. Sementara itu, Udinese yang sukses menaklukkan Sassuolo, berhak menggusur Milan.
Sumber: DuniaSoccer.com
Juventus Gasak Catania, Napoli Bungkam Fiorentina
Juventus tampil superior dalam giornata ke-10, Rabu (30/10). Menjamu
Catania di Juventus Stadium, tim asuhan Antonio Conte menuai kemenangan
besar.
Catania punya rekor bermain yang cukup apik saat bertemu Juventus. Dalam 12 pertemuan sejak 2006-07, Catania tidak pernah kalah dari Juventus sebelum laga ini digelar.
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-26. Arturo Vidal menghujam gawang Catania dengan tendangan mendatar setelah menerima assist Carlos Tevez.
Delapan menit berselang, Tevez dilanggar pemain Catania tak jauh dari luar kotak penalti. Andrea Pirlo yang ditunjuk sebagai eksekutor tendangan bebas sukses melakukan tugasnya.
Pada babak kedua, I Bianconeri memperlebar jarak dari Catania. Kini giliran Tevez yang mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-65 setelah bekerja sama dengan Fernando Llorente.
Hanya butuh empat menit bagi Juventus untuk mencetak gol keempat. Leonardo Bonucci menyarangkan bola ke gawang tim tamu setelah menerima umpan silang Sebastian Giovinco hasil operan pendek Pirlo dari sepak pojok.
Bak jatuh tertimpa tangga, Catania harus bermain sepuluh orang setelah Tiberio Guarente mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-84.
Juventus tak membiarkan Catania memperoleh gol penghibur. Hingga wasit meniup peluit panjang, La Vechia Signora sukses menjaga keunggulan 4-0 atas Catania.
Tambahan tiga poin dari laga ini membuat posisi Juventus mantap di peringkat ketiga klasemen Serie-A. Anak asuh Antonio Conte meraih 25 poin dari sepuluh laga, menyamai perolehan Napoli yang menghuni peringkat kedua.
Di pertandingan lain, Napoli juga mengamankan tiga poin saat bertandang ke markas Napoli, Stadion San Paolo, berkat kemenangan dengan skor 2-1.
Napoli unggul lebih dulu pada menit ke-12. Winger asal Spanyol, Jose Callejon merobek gawang Fiorentina yang dikawal oleh Neto berkat assist Gonzalo Higuain.
Namun Fiorentina mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-28 lewat gol Giuseppe Rossi dari titik putih. Poin maksimal direbut Napoli setelah Dries Mertens mencetak gol, kembali dari assist Higuain.
Sumber: DuniaSoccer.com
Catania punya rekor bermain yang cukup apik saat bertemu Juventus. Dalam 12 pertemuan sejak 2006-07, Catania tidak pernah kalah dari Juventus sebelum laga ini digelar.
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-26. Arturo Vidal menghujam gawang Catania dengan tendangan mendatar setelah menerima assist Carlos Tevez.
Delapan menit berselang, Tevez dilanggar pemain Catania tak jauh dari luar kotak penalti. Andrea Pirlo yang ditunjuk sebagai eksekutor tendangan bebas sukses melakukan tugasnya.
Pada babak kedua, I Bianconeri memperlebar jarak dari Catania. Kini giliran Tevez yang mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-65 setelah bekerja sama dengan Fernando Llorente.
Hanya butuh empat menit bagi Juventus untuk mencetak gol keempat. Leonardo Bonucci menyarangkan bola ke gawang tim tamu setelah menerima umpan silang Sebastian Giovinco hasil operan pendek Pirlo dari sepak pojok.
Bak jatuh tertimpa tangga, Catania harus bermain sepuluh orang setelah Tiberio Guarente mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-84.
Juventus tak membiarkan Catania memperoleh gol penghibur. Hingga wasit meniup peluit panjang, La Vechia Signora sukses menjaga keunggulan 4-0 atas Catania.
Tambahan tiga poin dari laga ini membuat posisi Juventus mantap di peringkat ketiga klasemen Serie-A. Anak asuh Antonio Conte meraih 25 poin dari sepuluh laga, menyamai perolehan Napoli yang menghuni peringkat kedua.
Di pertandingan lain, Napoli juga mengamankan tiga poin saat bertandang ke markas Napoli, Stadion San Paolo, berkat kemenangan dengan skor 2-1.
Napoli unggul lebih dulu pada menit ke-12. Winger asal Spanyol, Jose Callejon merobek gawang Fiorentina yang dikawal oleh Neto berkat assist Gonzalo Higuain.
Namun Fiorentina mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-28 lewat gol Giuseppe Rossi dari titik putih. Poin maksimal direbut Napoli setelah Dries Mertens mencetak gol, kembali dari assist Higuain.
Sumber: DuniaSoccer.com
120 Menit, Negredo & Dzeko Empaskan The Magpies
Manchester City bangkit usai kekalahan dari Chelsea. Saat bertandang
ke markas Newcastle United dalam rangka Capital One Cup, Rabu (30/10),
pasukan Manuel Pellegrini menuai hasil lewat gol Alvaro Negredo dan Edin
Dzeko.
Sejatinya, publik St James Park sempat mendapat asa saat tandukan Papiss Cisse menggetarkan gawang Costel Pantilimon pada menit ke-32. Namun, hakim garis mengangkat bendera sebagai penanda posisi offside untuk Cisse.
Tim tamu balas menebar lebih banyak ancaman pada paruh kedua. Sayang, saat berhadapan satu lawan satu dengan Tim Krul pada menit ke-63, tembakan Jesus Navas masih melambung di atas mistar.
Pun demikian dengan peluang Alvaro Negredo sembilan menit berselang. Striker asal Spanyol tersebut terlalu lama menahan bola. Alhasil, tembakannya masih bisa diblok pemain belakang The Magpies. Skor kacamata bertahan hingga waktu normal berakhir.
Kebuntuan tim tamu baru terpecahkan saat extra-time berlangsung sembilan menit. Edin Dzeko coba menggiring bola ke daerah enam yard terakhir. Bola bergulir dan disambar Negredo hingga menggetarkan gawang Krul.
Gol ini memantik semangat The Citizens. Enam menit berselang, Dzeko ikut mencatatkan nama di papan skor setelah melakukan kerja sama satu dua dengan David Silva.
Skor 0-2 bertahan hingga peluit panjang. Armada Manuel Pellegrini pun berhak melaju ke babak kelima
Sumber: DuniaSoccer.com
Sejatinya, publik St James Park sempat mendapat asa saat tandukan Papiss Cisse menggetarkan gawang Costel Pantilimon pada menit ke-32. Namun, hakim garis mengangkat bendera sebagai penanda posisi offside untuk Cisse.
Tim tamu balas menebar lebih banyak ancaman pada paruh kedua. Sayang, saat berhadapan satu lawan satu dengan Tim Krul pada menit ke-63, tembakan Jesus Navas masih melambung di atas mistar.
Pun demikian dengan peluang Alvaro Negredo sembilan menit berselang. Striker asal Spanyol tersebut terlalu lama menahan bola. Alhasil, tembakannya masih bisa diblok pemain belakang The Magpies. Skor kacamata bertahan hingga waktu normal berakhir.
Kebuntuan tim tamu baru terpecahkan saat extra-time berlangsung sembilan menit. Edin Dzeko coba menggiring bola ke daerah enam yard terakhir. Bola bergulir dan disambar Negredo hingga menggetarkan gawang Krul.
Gol ini memantik semangat The Citizens. Enam menit berselang, Dzeko ikut mencatatkan nama di papan skor setelah melakukan kerja sama satu dua dengan David Silva.
Skor 0-2 bertahan hingga peluit panjang. Armada Manuel Pellegrini pun berhak melaju ke babak kelima
Sumber: DuniaSoccer.com
Drama 10 Gol, Ronaldo Lampaui Bale
Gareth Bale mencetak dua gol dan mewarnai kemenangan hujan gol yang
terjadi pada partai Real Madrid kontra Sevilla, Rabu (30/10). Namun,
dengan torehan trigol, Cristiano Ronaldo membalap capaian Bale.
Bale mengawali hujan gol pada partai ini. Saat laga belum genap 15 menit, legiun asal Wales ini menerima sodoran Karim Benzema dan mengarahkan bola ke pojok kiri gawang Antonio Alberto.
Tiga belas menit berselang, Bale menambah pundi-pundi golnya. Cristiano Ronaldo memberi eksekusi free-kick untuk Bale. Benar saja, bola hasil percobaan Bale sempat membentur pagar sebelum bergulir melewati garis gawang.
Los Blancos hanya butuh lima menit untuk menggenapkan keunggulan tiga gol. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran terhadap Isco di kotak terlarang. Kali ini, Ronaldo mengambil sendiri eksekusi dan menembak bola ke pojok kanan bawah.
Hanya saja, pertahanan tuan rumah pada tujuh menit terakhir paruh pertama. Ivan Rakitic memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti yang dipicu pelanggaran Sergio Ramos. Dua menit berselang tembakan Carlos Bacca dari jarak enam yards mengubah kedudukan menjadi 3-2, yang bertahan hingga turun minum.
Drama lima gol tampaknya belum cukup bagi kedua tin. Terutama untuk Madrid, yang ingin mencari ajang pelampiasan usai luka di El Clasico.
Alhasil, delapan menit setelah kick-off, Bale mengirim umpan silang ke tiang dekat dan disontek Benzema ke pojok bawah gawang.
Ronaldo ambil giliran lagi pada menit ke-60. Namun, sorotan tertuju kepada Bale. Nama terakhir sempat mengelabui beberapa pemain sebelum melepaskan umpan yang disambut tembakan keras Ronaldo.
Rakitic kembali memperkecil kedudukan tiga menit berselang. Setelah menerima umpan matang Diego Perotti, Rakitic melancarkan tembakan keras ke pojok atas gawang Diego Lopez.
Ronaldo mempertegas predikat sebagai top skorer pada laga ini. Pada menit ke-71, dia menerima bola di sisi kanan dan melancarkan cut-inside. Ronaldo pun menutupnya dengan tendangan lambung yang gagal dijangkau Antonio Alberto.
Sepuluh menit jelang waktu normal berakhir, Benzema menggenapkan laga jadi drama 10 gol. Memanfaatkan umpan silang Marcelo dari sisi kiri, tandukan Benzema bermukim di gawang Sevilla. Lesakan Benzema sekaligus menjadi penutup.
Dengan hasil ini, Madrid sukses memangkas jarak dengan Atletico Madrid. Namun, selisih bisa kembali melebar bila Atletico menaklukkan Granada, Kamis (31/10).
Sumber: DuniaSoccer.com
Bale mengawali hujan gol pada partai ini. Saat laga belum genap 15 menit, legiun asal Wales ini menerima sodoran Karim Benzema dan mengarahkan bola ke pojok kiri gawang Antonio Alberto.
Tiga belas menit berselang, Bale menambah pundi-pundi golnya. Cristiano Ronaldo memberi eksekusi free-kick untuk Bale. Benar saja, bola hasil percobaan Bale sempat membentur pagar sebelum bergulir melewati garis gawang.
Los Blancos hanya butuh lima menit untuk menggenapkan keunggulan tiga gol. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran terhadap Isco di kotak terlarang. Kali ini, Ronaldo mengambil sendiri eksekusi dan menembak bola ke pojok kanan bawah.
Hanya saja, pertahanan tuan rumah pada tujuh menit terakhir paruh pertama. Ivan Rakitic memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti yang dipicu pelanggaran Sergio Ramos. Dua menit berselang tembakan Carlos Bacca dari jarak enam yards mengubah kedudukan menjadi 3-2, yang bertahan hingga turun minum.
Drama lima gol tampaknya belum cukup bagi kedua tin. Terutama untuk Madrid, yang ingin mencari ajang pelampiasan usai luka di El Clasico.
Alhasil, delapan menit setelah kick-off, Bale mengirim umpan silang ke tiang dekat dan disontek Benzema ke pojok bawah gawang.
Ronaldo ambil giliran lagi pada menit ke-60. Namun, sorotan tertuju kepada Bale. Nama terakhir sempat mengelabui beberapa pemain sebelum melepaskan umpan yang disambut tembakan keras Ronaldo.
Rakitic kembali memperkecil kedudukan tiga menit berselang. Setelah menerima umpan matang Diego Perotti, Rakitic melancarkan tembakan keras ke pojok atas gawang Diego Lopez.
Ronaldo mempertegas predikat sebagai top skorer pada laga ini. Pada menit ke-71, dia menerima bola di sisi kanan dan melancarkan cut-inside. Ronaldo pun menutupnya dengan tendangan lambung yang gagal dijangkau Antonio Alberto.
Sepuluh menit jelang waktu normal berakhir, Benzema menggenapkan laga jadi drama 10 gol. Memanfaatkan umpan silang Marcelo dari sisi kiri, tandukan Benzema bermukim di gawang Sevilla. Lesakan Benzema sekaligus menjadi penutup.
Dengan hasil ini, Madrid sukses memangkas jarak dengan Atletico Madrid. Namun, selisih bisa kembali melebar bila Atletico menaklukkan Granada, Kamis (31/10).
Sumber: DuniaSoccer.com
Langganan:
Postingan (Atom)